Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun depan pemerintah masih akan berutang untuk membayar bunga utang luar negeri. Hal ini dibuktikan dengan jumlah defisit primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar Rp109 triliun. “Kita akan kembali utang tahun depan untuk bayar bunga utang dan investasi,” kata dia di Jakarta, Kamis (2tujuh/10/2016).
Sri Mulyani juga menjelaskan bahwa itu juga termasuk pembayaran utang lama. “Utang lama ini tentunya akan kita bayar untuk tahun depan,” ujarnya. Seperti diketahui, keseimbangan primer adalah selisih dari total pendapatan negara dikurangi belanja negara di luar pembayaran bunga utang. Bila keseimbangan primer defisit, itu berarti pemerintah berutang untuk membayar bunga utang.
(GFD-2018-2173) [KLARIFIKASI] “Pemerintah Akan Ngutang Lagi untuk Bayar Bunga Utang”
Sumber: Media DaringTanggal publish: 15/02/2018
