• [SALAH] Hasil Sidang Menyatakan Ijazah Jokowi Terbukti Palsu

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 31/05/2026

    Berita

    Beredar unggahan gambar [arsip] dari akun Facebook “Murshid 2” pada Senin (25/5/2026) yang memuat narasi :

    “RICUH HASIL SIDANG IJAZAH JKW IJAZAH JOKOWI DITUNJUKAN, TERNYATA BENAR-BENAR PALSU!”

    Hingga Minggu (31/5/2026) unggahan telah mendapatkan lebih dari 1,400 tanda suka, 845 komentar dan telah dibagikan ulang 130 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencoba mencari apakah ada pernyataan resmi yang sesuai dengan narasi yang beredar tersebut. Penelusuran dimulai dengan memasukan kata kunci “hasil sidang menyatakan ijazah Jokowi palsu” ke kolom pencarian Google.

    Setelah ditelusuri tidak dapat ditemukan informasi yang membenarkan hal tersebut. Sebaliknya justru hanya ditemukan artikel-artikel yang membantah isu serupa, di antaranya:

    • Artikel Jala Hoaks berjudul “[HOAKS] - HASIL SIDANG BUKTIKAN IJAZAH PRESIDEN JOKOWI PALSU” yang tayang Senin (5/2/2024).

    • Artikel Kompas.com berjudul “Klarifikasi Tidak Benar PN Surakarta Menyatakan Ijazah Jokowi Palsu” yang tayang Kamis (15/1/2025).

    Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi maupun putusan dari pihak pengadilan manapun yang menyatakan ijazah Jokowi terbukti palsu.

    Kesimpulan

    Faktanya belum ada pernyataan resmi dari PN tentang hasil sidang ijazah Jokowi. Unggahan dengan klaim “Hasil sidang menyatakan ijazah Jokowi terbukti palsu” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Udang Gratis 2026

    Sumber: Mixed
    Tanggal publish: 31/05/2026

    Berita

    Akun Facebook “Nur Rahmayani” pada Minggu (3/5/2026) membagikan foto [arsip] disertai takarir:

    Saatnya masyarakat bangkit dan mandiri! Kami menghadirkan Program Bantuan Bibit Udang GRATIS sebagai upaya mendukung budidaya udang, ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini terbuka untuk warga yang serius ingin berusaha dan berkembang. Ayo daftar sekarang dan jadilah bagian dari perubahan!! Untuk pendaftaran silahkan klik link https://dftrsekarangjuga[dot]niliini[dot]com/

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan klaim serupa di akun TikTok “inspirasi_masyarakat” [arsip]. 

    Per Minggu (31/5/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 50 tanda suka, menuai 79 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 1 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pada unggahan akun Facebook “Nur Rahmayani”. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor telegram aktif yang berpotensi digunakan untuk pencurian data pribadi. 

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “bantuan bibit udang gratis” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah artikel, antara lain:

    • Artikel kompas.com “[HOAKS] Tautan untuk Klaim Bantuan Benih Udang dari Pemerintah”, tayang Rabu (20/4/2026). Artikel ini menyebut bahwa klaim tautan pendaftaran bantuan benih udang gratis dari pemerintah adalah hoaks.

    • Artikel tempo.co “Keliru: Tautan Pendaftaran Bantuan Bibit Ikan Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan”, tayang Senin (7/7/2025). Artikel ini menyebut bahwa klaim tautan pendaftaran bantuan bibit ikan dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) adalah hoaks.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan berisi klaim “tautan pendaftaran bantuan bibit udang gratis 2026” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Utang Whoosh Bakal Lunas dalam Dua Bulan, Pakai Dana Danantara

    Sumber: YouTube
    Tanggal publish: 31/05/2026

    Berita

    Kanal YouTube “dpcprikabbatang” pada April 2026 mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    Bikin kaget! Ternyata Pak Prabowo diam-diam lunasin hutang Whoosh! Kalau kalian bilang hutang Whoosh dibayar pakai APBN, kamu salah besar! Soalnya hutang Whoosh ini akan lunas dalam 2 bulan lagi dengan dana dari Danantara. Dulu Danantara buatan Pak Prabowo ini penuh dengan kritikan, dan Whoosh dianggap beban negara, tapi itulah mengapa Pak Prabowo menciptakan Danantara, karena di saat seperti ini kita bisa merasakan manfaatnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke laporan Cek Fakta Tempo yang tayang pada Minggu, (26/04/2026). 

    Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa istilah “dua bulan” yang beredar di media sosial sebenarnya merujuk pada tenggat pembahasan restrukturisasi utang proyek Whoosh, bukan pelunasan seluruh utang proyek. Hingga saat ini, pemerintah masih membahas skema penyelesaian pembiayaan dan belum menetapkan keputusan final mengenai mekanisme pembayaran utang tersebut. 

    TurnBackHoax juga menemukan laporan BBC News Indonesia yang tayang pada Senin (13/102025). Diketahui, proyek Kereta Cepat Whoosh masih berkutat dengan pembahasan pembiayaan jangka panjang dan restrukturisasi kewajiban proyek. Tidak terdapat pernyataan resmi yang menyebut bahwa seluruh utang proyek telah dilunasi dalam waktu singkat sebagaimana diklaim dalam unggahan yang beredar.

    Masih melansir laporan BBC News Indonesia, utang proyek Kereta Cepat Whoosh mencapai sekitar Rp118 triliun, sebagian besar berasal dari pinjaman China Development Bank. Utang ini bukan utang langsung pemerintah, melainkan dikelola oleh konsorsium perusahaan, terutama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Proyek ini sudah berjalan sejak 2016 dan masih dalam proses pengelolaan serta pembahasan, sehingga utangnya tidak mungkin dilunasi dalam waktu singkat.

    Kesimpulan

    Informasi tersebut keliru karena “dua bulan” hanya merujuk pada proses pembahasan restrukturisasi, sementara utang proyek masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait penyelesaiannya. Oleh karena itu, unggahan berisi klaim “utang Whoosh bakal lunas dalam dua bulan, pakai dana Danantara” merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Bantuan Bibit Ayam Periode 21 Mei - 30 Juni 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/05/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 27 Mei 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam
    Kuota nasional terbatas 5.000 peserta
    Fasilitas Bantuan :
    - DOC ( Day Old Chick )
    - Pakan Ternak
    - Imunisasi Dan Pelatihan Beternak
    - Modal Usaha
    Syarat Peserta:
    - Warga Negara Indonesia
    - Memiliki lahan atau kandang ternak
    - Bersedia irtengikuti pelatihan resmi
    - Mengisi formulir pendaftaran online
    PERIODE PENDAFTARAN:
    21 Mei - 30 juni 2026
    DAFTAR SEKARANG:👇
    https://h3.registrasi-2026.click/
    Pendaftaran Gratis!!!"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika menu tersebut diklik akan muncul link mengarah pada halaman situs yang meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026. Penelusuran mengarah pada postingan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui akun Instagram resminya @ditjen_pkh.
    Dalam postingannya, Ditjen PKH Kementan meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam. 
    "Hati-hati ya! Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi," tulis Ditjen PKH Kementan yang dikutip pada Minggu 31 Mei 2026.
    Masyarakat diminta jangan memberikan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, atau identitas penting lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
    Kementan juga mengingatkan bahwa informasi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.
    "Jangan isi formulir atau tautan pendaftaran dari sumber yang tidak terverifikasi."
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan bibit ayam dari pemerintah periode 21 Mei - 30 Juni 2026, tidak benar.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini