Untuk terhindar dari modus ini, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Berikut tipsnya:
1. Jika kartu SIM ponsel Anda mendadak tidak bisa digunakan, laporkan secepatnya ke operator selular Anda.
2. Jika ada telepon atau SMS tidak jelas yang meminta Anda untuk mematikan sementara ponsel Anda, abaikan. Biasanya itu adalah saat pelaku kejahatan melakukan penggantian kartu SIM di operator seluler.
3. Jika menerima SMSatau email yang meminta Anda untuk mengklik tautan ke situs yang tidak jelas jangan mengklik tautan tersebut.
4. Jika Anda menggunakan layanan internet banking pastikan situs tersebut adalah benar milik bank dan bukan situs phishing, dengan cara mengklik sertifikat keamanan situs tersebut. Caranya adalah dengan mengklik gambar gembok terkunci di samping tulisan “https” di kolom alamat (address bar), lalu periksa keterangan yang ada di sana.
5. Jangan pernah memberikan data rahasia perbankan Anda (password internet banking, m-banking, PIN ATM, PIN telepon) kepada siapapun atau melalui apapun.
6. Jangan pernah menjawab telepon yang menanyakan nomor kartu kredit, nomor rekening bank atau nomor ponsel yang digunakan untuk transaksi perbankan.
7. Jangan mempublikasikan nomor ponsel atau email yang digunakan untuk transaksi perbankan di media sosial. Sebaiknya gunakan nomor ponsel dan email khusus untuk keperluan akun perbankan Anda, yang hanya diketahui Anda dan bank Anda.
8. Aktifkan fitur layanan notifikasi SMS dan email alert (peringatan email) untuk menerima notifikasi transaksi finansial atau perubahan pada rekening Anda.
(GFD-2017-2307) [EDUKASI] Modus Kejahatan Menguras Rekening Bank Melalui Penukaran SIM Card Ponsel
Sumber:Tanggal publish: 18/02/2017
