Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “PBB kirim tim investigasi ke Aceh menelusuri penyebab banjir”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Sebagai informasi, sebanyak 18 kabupaten/kota di Aceh dilanda bencana banjir dan longsor pada akhir November 2025. Dilansir detik.com, Pemerintah Provinsi Aceh sempat bersurat ke lembaga PBB UNDP (United Nations Development Programme) dan Unicef (United Nations Children's Fund) untuk meminta bantuan. Kedua lembaga itu dianggap punya pengalaman dalam membantu Aceh saat bencana.
TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari akun instagram “aljazeeramubasher” yang diunggah pada Jumat (19/12/2025).
Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyerahkan area bekas ladang ranjau yang telah dinyatakan aman kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) pada Jumat (19/12/2025). Sebanyak 393 ranjau berhasil dijinakkan di dekat garis perbatasan Blue Line, wilayah Blida, Lebanon bagian tenggara. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan Aceh.
Konteks asli dokumentasi adalah momen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyerahkan area bekas ladang ranjau yang telah dinyatakan aman kepada Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) pada Desember 2025. Jadi, unggahan video berisi klaim “PBB kirim tim investigasi ke Aceh untuk menelusuri penyebab banjir” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).