Tim Pemeriksa Fakta (TurnBackHoax) mengunduh foto tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, Deep AI. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 53 persen.
TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian dengan memasukkan kata kunci “kantor kedubes AS di Arab Saudi diserang Iran” ke mesin pencarian Google. Hasilnya tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.
Sementara itu, gambar yang beredar bukan merupakan kantor kedutaan besar Amerika Serikat, melainkan fasilitas radar milik Amerika Serikat. Berdasarkan penelusuran menggunakan Google Maps, lokasi fasilitas tersebut berada di dekat wilayah Lehnaizeeba, Qatar.
Dilansir dari UOL.com, fasilitas tersebut dihancurkan melalui serangan rudal presisi. Namun, pemerintah Qatar hanya mengkonfirmasi bahwa perangkat tersebut terkena serangan, tanpa merinci tingkat kerusakannya.
Faktanya, foto yang beredar merupakan hasil manipulasi AI dengan probabilitas mencapai 53 persen. Unggahan berisi klaim “kantor Kedubes AS di Arab Saudi diserang Iran ” adalah konten palsu (fabricated content).