Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens serta alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive Moderation. Berikut hasilnya:
Klip video pertama yang memperlihatkan konvoi kendaraan dan bendera China mirip dengan unggahan kanal YouTube Guardian News pada tahun 2019. Peristiwa tersebut merupakan momen Presiden Xi Jinping melakukan inspeksi pasukan di Jalan Chang'an, Beijing dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video kedua yang memperlihatkan konvoi kendaraan rudal mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Peristiwa tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video ketiga yang memperlihatkan pasukan militer tersebut mirip dengan unggahan kanal YouTube New China TV pada tahun 2019. Video tersebut merupakan siaran langsung parade dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video keempat yang memperlihatkan iring-iringan tank baja mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Video tersebut juga berasal dari parade militer peringatan Hari Nasional ke-70 China.
Klip video kelima yang memperlihatkan pertemuan Khamenei, Putin dan Kim Jong Un merupakan hasil rekayasa AI. Berdasarkan analisis Hive Moderation, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,3 persen.
Faktanya, video yang beredar merupakan gabungan dari beberapa klip video yang tidak berkaitan dengan konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Unggahan berisi klaim “China kirim personel dan alat tempur untuk Iran” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).