Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis video menggunakan alat deteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, foto merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “ratusan tentara Israel terbunuh di perbatasan Selat Hormuz” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel kompas.com “Konten AI, Foto Ratusan Tentara Israel Terbunuh di Perbatasan Selat Hormuz” yang tayang Rabu (18/5/2026). Artikel ini melaporkan bahwa foto merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “ratusan tentara Israel terbunuh di perbatasan Selat Hormuz”.
Faktanya, konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,8 persen. Unggahan berisi narasi “ratusan tentara Israel terbunuh di perbatasan Selat Hormuz” merupakan konten palsu (fabricated content).