tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Instagram yang mengklaim mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebutkan bahwa Joko Widodo, Presiden ke-7 RI, menerima uang suap dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar Rp2 triliun dan mengaku memiliki bukti transfer uang tersebut.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @riodonadonytanjung (arsip) pada Sabtu (06/06/2026). Dalam unggahan video berdurasi 39 detik tersebut, Dadan menampilkan cuplikan pelantikan Dadan sebagai Kepala BGN lalu bersalaman dengan Jokowi. Klip itu juga menyambungkan beberapa audio dengan suara pidato Prabowo terkait inisiasi program MBG serta suara Ustaz Das’ad Latif yang pernah viral mengkritik sapi MBG.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Selanjutnya saudara Dadan Hindayana sebagai kepala Badan Gizi Nasional. Siapa yang membentuk badan gizi nasional siapa yang tanda tangan sebelum oktober 20 yang bentuk adalah Pak Joko Widodo. Katanya 19 ribu seekor sapi tiap hari tapi kita tidak pernah lihat sapi yang MBG setan.” Begitu narasi diucapkan dalam unggahan.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Pengunggah juga menuliskan keterangan dalam unggahan: "Dadan Hindayana sebut nama Joko Widodo menerima uang suap MBG sebesar 2 triliun, saya punya cek nota transfernya ujar Dadan #jokowi #dadanhindayana #mbg.”
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (12/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2 likes dan 5810 kali ditayangkan.
Lantas, benarkah Dadan menyebut Jokowi menerima uang suap MBG sebesar Rp2 triliun?
Baca juga:Kepala BGN Lapor Evaluasi MBG ke Prabowo, Ini yang Dibahas
Periksa Fakta Jokowi Terima Uang Suap MBG. FOTO/Hotline Periksa Fakta Tirto
(GFD-2026-35193) Salah, Dadan Hindayana Sebut Jokowi Terima Suap MBG Rp 2 Triliun
Sumber:Tanggal publish: 13/06/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Kami justru diarahkan ke laman YouTube SINDOnews yang menampilkan video serupa terkait Pelantikan Kepala BGN. Faktanya, Joko Widodo memang mengangkat Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 20 Agustus 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Benarkah Dadan sebut Jokowi terima suap MBG Rp2 triliun?” Hasil penelusuran mengarah ke laman Kompas yang menjelaskan bahwa klaim Dadan dikabarkan menyebut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima uang suap Rp2 triliun muncul dalam tangkapan layar artikel berjudul “Dadan Hindayana Sebut Nama Joko Widodo Menerima uang Suap MBG Sebesar 2 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transfernya” yang diterbitkan Gelora News pada 3 Juni 2025. Seperti diunggah pada akun X @atipsthahir.
Namun, setelah ditelusuri pada laman Gelora News, tidak ditemukan artikel terkait klaim Dadan menybut Jokowi menerima suap MBG. Dalam laman Gelora News itu justru ditemukan artikel berjudul “Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung!” yang identik dengan foto penangkapan Dadan, namun artikel itu membahas soal penahanan Dadan serta mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya atas kasus dugaan korupsi MBG. Tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Dadan menyebut Jokowi menerima uang suap MBG Rp 2 triliun.
Melansir YouTube Kompas, Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menyebut jasa Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dalam mensukseskan program bergizi gratis miliknya. Menurutnya, program MBG tidak akan sukses tanpa andil dari Jokowi, salah satunya adalah pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dibentuk pada 15 Agustus 2024 tersebut diresmikan oleh Jokowi, sebelum Presiden Prabowo menjabat.
Warta Ekonomimelaporkan,adapun perkataan Ustaz Das’ad Latif dalam video merupakan pertanyaan yang diucapkannya terkait angka penyembelihan sapi harian untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan pernah mengutarakan hal tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Dadan mengklaim gizi anak-anak dalam program ini terpenuhi karena BGN melakukan pemotongan 19 juta ekor sapi setiap hari di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu sempat menjadi sorotan publik hingga pakar karena jarang ada menu daging dalam sajian MBG. Pendakwah kondang Ustaz Das'ad Latif pun mempertanyakan akurasi data tersebut karena merasa menu daging sapi justru absen dalam pelaksanaan MBG di lapangan.
“Katanya 19 ribu ekor sapi tiap hari, tapi kita tidak pernah lihat daging sapi di MBG, setan!” begitu kritik Ustad Das'ad Latif.
Video yang beredar merupakan hasil rekayasa yang menggabungkan beberapa audio yang diucapkan Prabowo dan Ustad Das’ad Latif yang dikaitkan dengan klaim yang mencatut Dadan sebutkan Jokowi terima suap uang MBG Rp2 triliun. Padahal audio tersebut tidak berkaitan dan tidak ada yang menyatakan klaim tersebut.
Dengan demikian, video yang mengklaim Dadan menyebut Jokowi terima suap uang MBG sebesar Rp2 triliun adalah tidak benar dan tidak didukung oleh informasi dari media kredibel.
Baca juga:MBG untuk Sekolah Elite Akan Dievaluasi Pemerintah Bulan Ini
Kami justru diarahkan ke laman YouTube SINDOnews yang menampilkan video serupa terkait Pelantikan Kepala BGN. Faktanya, Joko Widodo memang mengangkat Dadan sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 20 Agustus 2026 di Istana Negara, Jakarta.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Benarkah Dadan sebut Jokowi terima suap MBG Rp2 triliun?” Hasil penelusuran mengarah ke laman Kompas yang menjelaskan bahwa klaim Dadan dikabarkan menyebut mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima uang suap Rp2 triliun muncul dalam tangkapan layar artikel berjudul “Dadan Hindayana Sebut Nama Joko Widodo Menerima uang Suap MBG Sebesar 2 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transfernya” yang diterbitkan Gelora News pada 3 Juni 2025. Seperti diunggah pada akun X @atipsthahir.
Namun, setelah ditelusuri pada laman Gelora News, tidak ditemukan artikel terkait klaim Dadan menybut Jokowi menerima suap MBG. Dalam laman Gelora News itu justru ditemukan artikel berjudul “Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung!” yang identik dengan foto penangkapan Dadan, namun artikel itu membahas soal penahanan Dadan serta mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya atas kasus dugaan korupsi MBG. Tidak ada informasi valid yang menyatakan bahwa Dadan menyebut Jokowi menerima uang suap MBG Rp 2 triliun.
Melansir YouTube Kompas, Presiden Prabowo Subianto secara blak-blakan menyebut jasa Presiden sebelumnya, Joko Widodo, dalam mensukseskan program bergizi gratis miliknya. Menurutnya, program MBG tidak akan sukses tanpa andil dari Jokowi, salah satunya adalah pembentukan Badan Gizi Nasional (BGN) yang dibentuk pada 15 Agustus 2024 tersebut diresmikan oleh Jokowi, sebelum Presiden Prabowo menjabat.
Warta Ekonomimelaporkan,adapun perkataan Ustaz Das’ad Latif dalam video merupakan pertanyaan yang diucapkannya terkait angka penyembelihan sapi harian untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dadan pernah mengutarakan hal tersebut di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Dadan mengklaim gizi anak-anak dalam program ini terpenuhi karena BGN melakukan pemotongan 19 juta ekor sapi setiap hari di seluruh Indonesia.
Pernyataan itu sempat menjadi sorotan publik hingga pakar karena jarang ada menu daging dalam sajian MBG. Pendakwah kondang Ustaz Das'ad Latif pun mempertanyakan akurasi data tersebut karena merasa menu daging sapi justru absen dalam pelaksanaan MBG di lapangan.
“Katanya 19 ribu ekor sapi tiap hari, tapi kita tidak pernah lihat daging sapi di MBG, setan!” begitu kritik Ustad Das'ad Latif.
Video yang beredar merupakan hasil rekayasa yang menggabungkan beberapa audio yang diucapkan Prabowo dan Ustad Das’ad Latif yang dikaitkan dengan klaim yang mencatut Dadan sebutkan Jokowi terima suap uang MBG Rp2 triliun. Padahal audio tersebut tidak berkaitan dan tidak ada yang menyatakan klaim tersebut.
Dengan demikian, video yang mengklaim Dadan menyebut Jokowi terima suap uang MBG sebesar Rp2 triliun adalah tidak benar dan tidak didukung oleh informasi dari media kredibel.
Baca juga:MBG untuk Sekolah Elite Akan Dievaluasi Pemerintah Bulan Ini
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, video yang mengklaim Dadan menyebut Jokowi menerima suap uang MBG Rp2 triliun adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).
Gelora News tidak pernah menuliskan klaim terkait Dadan yang menyebut Jokowi menerima suap MBG Rp2 triliun. Faktanya, artikel asli yang ditulis berjudul “Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung!”.
Cuplikan video yang beredar merupakan hasil rekayasa yang menggabungkan beberapa audio yang tidak berkaitan. Sampai saat ini tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Gelora News tidak pernah menuliskan klaim terkait Dadan yang menyebut Jokowi menerima suap MBG Rp2 triliun. Faktanya, artikel asli yang ditulis berjudul “Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Ditahan Kejagung!”.
Cuplikan video yang beredar merupakan hasil rekayasa yang menggabungkan beberapa audio yang tidak berkaitan. Sampai saat ini tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/DZOmKwQjf6e/
- https://archive.today/hUSDc
- https://tirto.id/kepala-bgn-lapor-evaluasi-mbg-ke-prabowo-ini-yang-dibahas-hxMr
- https://www.youtube.com/watch?v=7SnqWxaLfg0
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/06/05/111100182/-hoaks-artikel-dadan-hindayana-sebut-jokowi-terima-uang-suap-mbg-rp-2
- https://x.com/atipsthahir/status/2062280032765288706?s=20
- https://www.gelora.co/2026/06/dadan-hindayana-dan-dua-eks-wakil.html?m=1
- https://www.youtube.com/watch?v=3PhyBwSR0Yo
- https://wartaekonomi.co.id/read615941/ustaz-dasad-latif-katanya-19000-ekor-sapi-tiap-hari-tapi-kita-tak-pernah-lihat-di-mbg-setan#google_vignette
- https://tirto.id/mbg-untuk-sekolah-elite-akan-dievaluasi-pemerintah-bulan-ini-hxMo

