TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Polri membantah ada intelijen polisi yang menyusup dalam demo di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada 10 Mei 2019, lalu memberikan makanan beracun dalam tas merah.
Hoak kabar polisi beri racun ke masyarakat.
(GFD-2020-4135) Polisi Buru Penyebar Hoaks Intel Beri Makanan Beracun di Bawaslu
Sumber: twitter.comTanggal publish: 22/06/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri akan mendalami penyebaran hoaks tersebut di media sosial. “Fakta-faktanya direkayasa, sudah saya kirim ke tim siber untuk didalami akun yang menyebarkan isu tersebut,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo, dihubungi, Senin, 13 Mei 2019.