(GFD-2020-4345) Hoaks Pasien Dugaan Terinfeksi Corona Kabur dari RSAL Mintohardjo

Sumber:
Tanggal publish: 14/07/2020

Berita

Merdeka.com - Informasi tentang pasien yang diduga terinfeksi virus corona atau Covid-19 yang kabur dari RSAL Mintohardjo beredar di aplikasi pesan WhatsApp. Informasi itu menjelaskan bahwa pasien tersebut kabur dari RSAL Mintohardjo yang akan dirujuk ke RS Wisma Atlet.

Pesan berantai pasien RSAL Mintohardjo kabur, pasien tersebut positif Covid 19, penjaga toko di tanah abang, kontrak di daerah kebon melati tanah abang Jakarta Pusat

Hasil Cek Fakta

Menurut penelusuran merdeka.com, kabar tentang pasien diduga terinfeksi Covid-19 adalah hoaks atau tidak benar. Direktur Utama RSAL Mintohardjo Wiweka menjelaskan bahwa pasien atas nama Eko Purwanto belum melakukan pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai pasien Covid-19.

Berikut penjelasan Dirut RSAL Mintoharjo:

Kronologi :

- Pada hari jumat 27 maret 2020 sekitar pukul 15.30 wib telah datang seseorang a.n. Eko Purwanto di posko covid-19 dg keluhan batuk sudah 2 hari tanpa disertai demam.

- Dari posko diarahkan utk melaksanakan pemeriksaan di IGD.

- Di ruang IGD rencana akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, namun belum sempat di lakukan pemeriksaan ybs meninggalkan ruang IGD tanpa seijin perawat.

- Sampai saat ini blm ada informasi tentang keberadaan ybs.

Catatan : bahwa Tn. Eko Purwanto belum dilakukan pemeriksaan dan belum ditetapkan sebagai pasien Covid 19. Jadi berita yang beredar bahwa ybs adalah PDP/Positif Covid-19 yg akan di rujuk ke wisma atlet adalah tdk benar.

Demikian sbg klarifikasi, terima kasih.

Dr Wiweka, MARS

Kemudian, pihakRSAL Mintohardjo menjelaskan, sampai saat iniRSAL Mintohardjo merawat 30 pasien Covid 19 baik yang Positif maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di Ruang Isolasi Tekanan Negatif dan Ruang Isolasi IGD.

RSAL Mintohardjomemiliki Ruang Isolasi Tekanan Negative standard minimal untuk kapasitas 29 tempat tidur dan sedang menyiapkan tambahan Ruang Isolasi Tekanan Negative Standar Minimal untuk 19 tempat tidur perawatan, 10 tempat tidur ICU serta 11 tempat tidur untuk Ruang Isolasi Standard WHO.

Rujukan