BINJAI, KabarMedan.com | Media sosial dihebohkan dengan adanya pesan berantai yang disebarkan melalui aplikasi WhatsApp, tentang kabar seorang pria di Kota Binjai yang positif virus corona, kemudian melarikan diri dan menjadi buronan.
Dalam postingan yang ramai dibagikan warganet, terdapat sebuah screenshot pesan WhatsApp dengan foto seorang pria bertuliskan “Si tantinya mninggal barusan.. Tdi mlm suaminya mo dijemput paksa lari duluan.. Suaminya bilang mo disebar biar jgn kluarganya aja yg trinfeksi..Skarang lgi buron.. Buron Covid 19”
Suaminya bilang mo disebar biar jgn keluarganya aja yg trinfeksi.. Skarang lgi buron
(GFD-2020-4461) [CEK FAKTA] Pria di Binjai Positif Virus Corona Melarikan Diri dan Jadi Buronan
Sumber:Tanggal publish: 27/07/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai, dr Sugianto menjelaskan, bahwa kabar warga Kota Binjai positif Covid-19 yang melarikan diri dan menjadi buronan tersebut tidak benar.
dr Sugianto mengatakan, kondisi terkini pria berinisial ‘D’ yang viral itu sedang dalam keadaan sehat tanpa adanya gejala positif virus corona.
“Informasi yang beredar di medsos itu hoax, pria yang dimaksud saat ini sangat kooperatif menuruti langkah yang diberikan oleh pemerintah. Bahkan baru tadi kita selesai periksa kondisi dia, Alhamdulillah tidak positif dan tidak ada gejala virus corona sedikit pun,” terang Sugianto, Sabtu (21/3/2020).
Akun media sosial resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mau pun Pemerintah Kota Binjai juga menegaskan, kabar tersebut tidak benar.
Humas Pemko Binjai, lewat akun resmi Facebooknya menyebutkan, terkait dengan isu yang beredar ada warga Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, mengenai virus Covid-19 saat ini pria tersebut dan anaknya hasil pemeriksaan negatif.
“Status mereka ODP resiko ringan. Artinya mereka kembali ke rumah dan menjalankan semua petunjuk sebagaimana masyarakat lainnya,” tulis Humas Pemko Binjai.
dr Sugianto mengatakan, kondisi terkini pria berinisial ‘D’ yang viral itu sedang dalam keadaan sehat tanpa adanya gejala positif virus corona.
“Informasi yang beredar di medsos itu hoax, pria yang dimaksud saat ini sangat kooperatif menuruti langkah yang diberikan oleh pemerintah. Bahkan baru tadi kita selesai periksa kondisi dia, Alhamdulillah tidak positif dan tidak ada gejala virus corona sedikit pun,” terang Sugianto, Sabtu (21/3/2020).
Akun media sosial resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mau pun Pemerintah Kota Binjai juga menegaskan, kabar tersebut tidak benar.
Humas Pemko Binjai, lewat akun resmi Facebooknya menyebutkan, terkait dengan isu yang beredar ada warga Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, mengenai virus Covid-19 saat ini pria tersebut dan anaknya hasil pemeriksaan negatif.
“Status mereka ODP resiko ringan. Artinya mereka kembali ke rumah dan menjalankan semua petunjuk sebagaimana masyarakat lainnya,” tulis Humas Pemko Binjai.