(GFD-2020-4462) Ruang Isolasi Terbatas, 9 PDP Corona Covid-19 Purbalingga Dipulangkan

Sumber:
Tanggal publish: 27/07/2020

Berita

Liputan6.com, Purbalingga - Setelah menjalani isolasi hampir satu minggu di RS Margono Soekarjo (RSMS), Purwokerto, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ke-1 Purbalingga dengan insial Ny. K (57) dinyatakan negatif virus Corona Covid-19. Hasil tes swab pasien tersebut keluar pada Jumat, 20 Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga, drg Hanung Wikantono mengungkapkan pasien tersebut sudah diperbolehkan pulang. Kondisinya yang sebelumnya menunjukan gejala Covid-19 pun telah membaik setelah menjalani perawatan.

“Pasien yang di rujuk ke RS Margono kemarin sudah diperbolehkan pulang, hasil diagnosa menunjukan negatif covid-19," katanya pada Minggu, 22 Maret 2020.

PDP Purbalingga Dipulangkan Meski Tes Swab Belum Keluar

Hasil Cek Fakta

Dia menjelaskan, pada hari Jumat, 20 Maret 2020 RSUD Goeteng merawat dua PDP baru. Kemudian hingga Minggu siang, 22 Maret 2020, jumlah PDP terus bertambah hingga mencapai 22 orang.

Sementara itu, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak tujuh orang dan Orang Dalam Resiko (ODR) sebanyak 46 orang. Beberapa PDP dari Purbalingga dirawat di rumah sakit luar daerah dan rumah sakit swasta, seperti di RSUD Banjarnegara, RSUD Banyumas, RSU Harapan Ibu, dan RS Margono Soekarjo.

Dia melanjutkan, sembilan PDP asal Purbalingga kondisinya telah membaik. Dinas Kesehatan Purbalingga memutuskan untuk memulangkan pasien meski hasil tes swab belum keluar.

"Ada sembilan pasien yang dipulangkan meskipun hasil lab belum keluar, kondisinya membaik, dan ruang isolasinya terbatas, karena itu pasien karantina mandiri di rumah agar ruang isolasinya bisa digunakan oleh pasien lain,” ujar Hanung.

Meski dipulangkan, lima PDP tersebut harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari di rumah. Kondisinya pun akan terus dipantau tenaga medis gugus tugas pencegahan Covid-19 Purbalingga.

Hanung mengimbau agar masyarakat tidak panik menghadapi pandemi Covid-19. Dia mengajak pencegahan penularan virus dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta mematuhi kebijakan social distancing.

Rujukan