(GFD-2020-4580) UEA Gunakan Anjing untuk Deteksi Orang Positif Virus Corona

Sumber: whatsapp.com
Tanggal publish: 08/08/2020

Berita

cara keren cepat dan efektif test covid 19 pake ๐Ÿถ๐Ÿ‘

Luar biasa.... First in the world.
Di Dubai Airport para pengunjung sdh bisa diperiksa COVID-19 dgn anjing, hasilnya dalam 1 menit!

Hasil Cek Fakta

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI โ€” Uni Emirate Arab (UEA) akan menggunakan anjing pelacak K9 untuk mendeteksi orang positif Covid-19. UEA telah melakukan serangkaian uji coba praktis dan studi ilmiah sebelum anjing mereka melakukan tugas tersebut.

Menurut keterangan yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) UEA, uji coba yang mereka lakukan adalah memberikan sampel kecepatan tinggi dari ketiak orang terduga Covid-19. โ€œSampel kemudian diendus oleh anjing-anjing tanpa melakukan kontak dengan orang-orang tersebut, selagi hasilnya diketahui di tempat. Anjing polisi K9 juga digunakan secara tradisional dalam mengamankan serta memantau acara dan fasilitas sensitif,โ€ kata Kemendagri UEA, dikutip laman Al Arabiya, Kamis (9/7).

โ€œTercatat bahwa UEA telah menyelesaikan tahap percobaan lapangan dengan mendahului sejumlah negara yang masih dalam tahap lanjut mempelajari sejauh mana penerapan praktik ilmiah inovatif ini,โ€ kata Kemendagri UEA menambahkan.

Eksperimen lapangan mencakup sejumlah situs vital dan kesehatan. Kerja sama dijalin dengan pihak kepolisian, Kementerian Kesehatan dan Pengembangan Masyarakat, Otoritas Bea Cukai Federal, Departemen Bea Cukai di Abu Dhabi dan Dubai, Otoritas Kesehatan Abu Dhabi dan Dubai, serta Kemendagri.

โ€œData dan penelitian menunjukkan bahwa deteksi dugaan kasus Covid-19 mencapai sekitar 92 persen dalam akurasi keseluruhan,โ€ kata Kemendagri UEA.

Eksperimen terhadap anjing K9 didasarkan pada dua metode, yakni langsung dan tidak langsung. Metode langsung dilakukan dengan rutin melatih anjing mendeteksi. Sementara metode tidak langsung dilakukan ketika anjing mengendus bau sampel dari kasus yang diduga.

โ€œAngka menunjukkan bahwa anjing dapat dengan cepat mendeteksi kasus yang terinfeksi, membantu melindungi situs-situs utama, secara efektif menangani kerumunan besar serta mengamankan acara besar, bandara, dan lain-lain,โ€ ungkap Kemndagri UEA.

Kemendagri UEA dan para mitranya memutuskan menggunakan anjing karena kemampuannya yang telah terbukti dalam menangani penyakit menular lainnya, seperti tuberkulosis dan malaria. Dengan demikian, mereka membantu pihak berwenang menghentikan penyebaran pandemi.

Rujukan