Sebuah video beredar luas di media sosial dan grup percakapan yang menarasikan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Siti Fadilah Supari, mengalami kecelakaan di Tol Jakarta–Cikampek. (https://www.instagram.com/reel/DSU2A1Ok15C/). Dalam video tersebut diklaim bahwa kecelakaan terjadi akibat ledakan bom berkekuatan tinggi yang dipasang secara sengaja di mobil korban dengan pengendali jarak jauh, sebagai upaya untuk mencelakakannya.
Video itu dibuat menyerupai siaran berita televisi dengan mencatut logo RCTI serta menampilkan sosok yang mirip dengan presenter berita. Narasi dalam video juga diperkuat dengan tulisan besar yang menyebut adanya upaya pembungkaman terhadap Siti Fadilah Supari.
Di bagian awal video, muncul pernyataan yang diklaim sebagai ucapan Siti Fadilah Supari dengan narasi yang menyerang industri farmasi.
“Kalau Anda masih sering ke apotek, bersiaplah untuk pemakaman sendiri. Industri farmasi itu mafia,” demikian kutipan yang terdengar dalam video tersebut.
Dalam tayangan tersebut tertulis narasi:
“Risiko menyampaikan kebenaran. Bom di Tol Jakarta-Cikampek: Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Diledakkan – Ini Rahasia yang Mau Dibungkam Selamanya!”
Disebutkan pula bahwa mobil yang ditumpangi Siti Fadilah Supari meledak di KM 19 Tol Jakarta–Cikampek, dekat pintu keluar wilayah Bekasi. Video tersebut bahkan mengklaim, berdasarkan keterangan ahli bahan peledak, bahwa bom rakitan berkekuatan tinggi dengan pengendali jarak jauh dipasang di kolong mobil.
Benarkah informasi tersebut ?
