• [SALAH] Jokowi Bukan Disuntik Vaksin, Melainkan Suntik Vitamin

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 17/01/2021

    Berita

    “AU eee Dia bilang Cuma bi Vitamin itu ad kase suntik pa Jokowi..🤣🤣🤣🤣
    Supya torang kata mo Suka VAKSIN.🤣🤣🤣🤣
    BLUM STAWWW EE pokoknya jang suka au.
    POLAGUI..🏃♀🏃♀🏃♀🏃♀🏃♂🏃♂🏃♂”

    Vaksin Jokowi
    Vitamin covid

    Suntik vaksin presiden

    Hasil Cek Fakta

    Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden Jokowi bukan menerima suntikan berisi vaksin, namun cairan vitamin B. Pada sumber lain disebutkan Jokowi disuntikan vitamin C ketika siaran langsung di media.

    Dari hasil penelusuran, diketahui klaim tersebut tidak benar. Presiden Jokowi diberikan vaksin Covid-19 perdana di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Rabu 13 Januari 2021. Vaksinasi terhadap Jokowi merupakan simbolis dimulainya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.

    Proses vaksinasi disiarkan secara langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden RI. Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Abdul Muthalib yang menjadi vaksinator menunjukan vial dan kemasan vaksin Covid-19 merek Sinovac sebelum disuntikan pada Jokowi. Tampak vaksinator kembali memperlihatkan vial vaksin sebelum dibuka. Penampakan vial pun bisa terlihat secara dekat.

    Setelahnya vaksinator mengatakan, Presiden Jokowi tak merasakan sakit apapun saat disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Dia memastikan bahwa vaksin Covid-19 yang disuntikkan ke Jokowi adalah vaksin buatan perusahaan China, Sinovac. Muthalib bahkan sempat menunjukkan botol vaksin sebelum disuntikan ke masyarakat.

    “Di mana tertulis nomor vaksin Sinovac, vaksin tetap sinovac,” ujarnya dilansir dari merdeka.com, 14 Januari 2021.

    Dari penelusuran di atas klaim Jokowi disuntik vitamin tidak berdasar, karena tidak ada sumber relevan yang memberitakan hal tersebut. Sehingga, status tersebut masuk kategori Konten yang Mmenyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia).

    Klaim tidak berdasar. Jokowi melakukan suntik vaksin disiarkan secara langsung dengan memperlihatkan kemasan vaksin Sinovac yang belum dibuka. Selain itu tidak ada pemberitaan media yang menyebut Jokowi disuntik vitamin.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Bantuan Pulsa Sebesar Rp200 Ribu untuk Guru, Dosen, dan Pelajar

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 17/01/2021

    Berita

    “http :// pulsa . kuotapremium . xyz/? Val=200RB

    21:56:51
    *RESMI
    200RB Pulsa Untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa”
    Pulsa untuk dosen, guru, siswa

    http://pulsa.kuotapremium.xyz/?val=200RB

    05:28:57
    RESMI
    200RB Pulsa Untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa

    http://pulsa.kuotapremium.xyz/?val=200RB

    08:41:47
    RESMI
    200RB Pulsa Untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa

    http://pulsa-belajar.teIkomsel.xyz/?p=200RB

    15:42:11
    Telkomsel
    200RB Pulsa Untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa
    Kuota premium
    Pulsa belajar di rumah
    http://pulsa.kuotapremium.xyz/?val=200RB

    04:54:03
    RESMI
    200RB Pulsa Untuk Dosen, Guru, Siswa, Mahasiswa

    *Bantuan Pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama masa pandemi*
    Bantuan pulsa 200 ribu
    http://pulsa.kuotapremium.com/?v=75GB

    KOMINFO
    Bantuan Pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama masa pandemi
    http://pulsa.kuotapremium.com/?v=75GB

    KOMINFO
    Bantuan Pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama masa pandemi
    http://pulsa.kuotapremium.com/?v=75GB
    http://pulsa.kuotapremium.com/?v=75GB

    KOMINFO
    Bantuan Pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama masa pandemi
    Subsidi pulsa 200 ribu dan kuota

    Bantuan pulsa dari KEMENDIGBUD

    Hasil Cek Fakta

    Beredar pesan berantai di WhatsApp mengenai bantuan pulsa sebesar Rp200 ribu untuk guru, dosen, serta pelajar. Dalam pesan tersebut juga disertakan sebuah tautan yang perlu dibuka untuk mengklaim bantuan pulsa tersebut.

    Berdasarkan hasil penelusuran, Kemendikbud hanya memberikan bantuan pulsa dalam bentuk kuota internet, bukan pulsa seluler. Pemberian kuota internet disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yaitu siswa PAUD mendapat bantuan pulsa sebesar 20 GB, pelajar tingkat dasar dan menengah sebesar 35 GB, guru tingkat dasar dan menengah sebesar 42 GB, serta dosen dan mahasiswa sebesar 50 GB. Bantuan tersebut hanya bisa diakses melalui http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

    Dengan demikian, pesan berantai yang beredar di WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Faktanya, Kemendikbud hanya memberikan bantuan pulsa dalam bentuk kuota internet, bukan pulsa seluler. Pemberian kuota internet disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan hanya dapat diakses melalui http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video Anggota FPI Lakukan Penggerebekan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/01/2021

    Berita

    Akun Facebook Harianto mengunggah video yang memperlihatkan kerusuhan dengan klaim bahwa kejadian tersebut dilakukan oleh anggota FPI, postingan itu diunggah pada Selasa (05/01/2021).

    Hasil Cek Fakta

    Dari hasil penelusuran, faktanya video dan kejadian tersebut tidak ada kaitannya dengan Front Pembela Islam (FPI). Namun merupakan sekelompok ibu rumah tangga yang menggerebek lokasi perjudian dan merusak mesin judi di Jalan Pasar Satu, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Minggu (3/1/2021).

    Melansir kumparan.com, salah seorang ibu rumah tangga berinisial N yang berada di lokasi mengatakan tempat itu sudah beroperasi cukup lama, sekitar setengah tahun. Atas keberadaan lokasi itu, N mengaku sangat resah karena suaminya ikut terpengaruh untuk bermain judi.

    “Gara gara judi ini, jadi sering berantem kami. Dia (suami) jarang ngasih uang belanja, perkara ini rusak rumah tangga dibuatnya,” ungkap N.

    Selain itu, kata dia, semenjak ada judi di sana, sering terjadi pencurian di lingkungannya.

    Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari juga membenarkan peristiwa itu. Kata dia di tempat itu sudah sering dirazia dan ditutup. Namun para pelaku tetap membandel.

    Atas penjelesan tersebut video penggerebekan yang dilakukan oleh anggota FPI adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Baim Wong Adakan Bagi-bagi Hadiah Sebesar Rp50.000.000

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/01/2021

    Berita

    Akun Facebook Baim fans bagikan 10 gurop mengadakan siaran langsung (live) dengan menggunakan video Baim Wong beserta istri dan anaknya pada 13 Januari 2020. Siaran langsung yang diklaim sebagai program bagi-bagi hadiah sebesar Rp50.000.000 itu telah ditonton sebanyak 1.600 kali dan mendapat atensi sebanyak 1.600 komentar dan 35 suka. Untuk mendapatkan hadiah tersebut, peserta diminta untuk mengikuti beberapa syarat yang salah satunya adalah memfoto kartu ATM tampak depan dan belakang.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, program bagi-bagi hadiah tersebut adalah palsu. Ditemukan video klarifikasi istri Baim Wong, Paula Verhoeven di YouTube yang mengemukakan bahwa program bagi-bagi hadiah yang diadakan Baim Wong hanya akan dilakukan melalui siaran langsung (live) di akun Youtube dan Instagram resmi mereka untuk menghindari penipuan.

    “Giveaway kita itu selalu ada jamnya. Jadi kalau giveaway Baim Paula itu hanya ada di YouTube dan Instagram, itu pun live. Kita live untuk menghindari settingan, penipuan. Sekarang yang lagi berlangsung itu giveaway di Facebook, itu pun live Facebook Gaming which is suami aku.Selain itu, kita tidak pernah mengadakan giveaway,” ujar Paula dalam video klarifikasi yang diunggah oleh akun YouTube Baby Kiano Tiger Wong pada 19 Juli 2020.

    Unggahan terkait bagi-bagi hadiah dari Baim Wong juga pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax yang berjudul “[SALAH] Baim Wong Adakan Giveaway Di Grup Facebook” pada 24 Oktober 2020.

    Dengan demikian, siaran langsung yang diadakan oleh akun Facebook Baim fans bagikan 10 gurop dikategorikan sebagai Konten Tiruan karena Baim Wong mengadakan program bagi-bagi hadiah hanya melalui akun YouTube dan Instagram resmi secara langsung (live) untuk menghindari penipuan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini