[SALAH] “Didepak Dari Pengurusan MUI, Tengku Zulkarnain Mungkin Jadi Tukang Adu Ayam”
Sumber: Laman DaringTanggal publish: 06/12/2020
Berita
Laman beritacenter[dot]com menerbitkan artikel berjudul “Didepak Dari Pengurusan MUI, Tengku Zulkarnain Mungkin Jadi Tukang Adu Ayam” pada Minggu (30/11/2020).
Hasil Cek Fakta
Laman beritacenter[dot]com menerbitkan artikel berjudul “Didepak Dari Pengurusan MUI, Tengku Zulkarnain Mungkin Jadi Tukang Adu Ayam” pada Minggu (30/11/2020).
Berdasarkan penelusuran, judul artikel tidak terkorelasi dengan isi artikelnya, pada isinya hanya membahas daftar lengkap pengurus MUI untuk periode tahun 2020-2025.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, foto pada artikel beritacenter[dot]com merupakan potongan tangkapan layar video yang pernah tayang pada akun Twitter milik Tengku Zulkarnain yang diunggah pada bulan April 2020 saat dirinya masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI periode 2015-2020.
Melansir detik.com, selepas tidak jadi pengurus MUI, Tengku Zulkarnain ingin lebih fokus pada kegiatan lain, seperti berdakwah hingga mengurus pesantrennya.
“Saya bisa konsentrasi ke yang lainlah, ngurus pesantren saya dan lain-lain, terus dakwah lagi dengan jemaah tablig, bisa keliling dunia. Ini kan suatu kegembiraan besar juga bagi saya,” ujar Tengku Zulkarnain.
Lebih lanjut, terkait hasil fatwa yang dikeluarkan MUI dari hasil Munas X, Tengku Zul tidak mempermasalahkan hal itu. Dia yakin fatwa MUI tetap terjaga dari dulu.
Namun Tengku Zulkarnain meminta MUI tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.
Berdasarkan penjelasan tersebut, judul artikel pada laman beritacenter[dot]com tidak selaras dengan isi artikelnya. Oleh sebab itu, konten artikel itu masuk ke dalam kategori False Connection atau Koneksi yang Salah.
Berdasarkan penelusuran, judul artikel tidak terkorelasi dengan isi artikelnya, pada isinya hanya membahas daftar lengkap pengurus MUI untuk periode tahun 2020-2025.
Dari hasil penelusuran lebih lanjut, foto pada artikel beritacenter[dot]com merupakan potongan tangkapan layar video yang pernah tayang pada akun Twitter milik Tengku Zulkarnain yang diunggah pada bulan April 2020 saat dirinya masih menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI periode 2015-2020.
Melansir detik.com, selepas tidak jadi pengurus MUI, Tengku Zulkarnain ingin lebih fokus pada kegiatan lain, seperti berdakwah hingga mengurus pesantrennya.
“Saya bisa konsentrasi ke yang lainlah, ngurus pesantren saya dan lain-lain, terus dakwah lagi dengan jemaah tablig, bisa keliling dunia. Ini kan suatu kegembiraan besar juga bagi saya,” ujar Tengku Zulkarnain.
Lebih lanjut, terkait hasil fatwa yang dikeluarkan MUI dari hasil Munas X, Tengku Zul tidak mempermasalahkan hal itu. Dia yakin fatwa MUI tetap terjaga dari dulu.
Namun Tengku Zulkarnain meminta MUI tetap bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat.
Berdasarkan penjelasan tersebut, judul artikel pada laman beritacenter[dot]com tidak selaras dengan isi artikelnya. Oleh sebab itu, konten artikel itu masuk ke dalam kategori False Connection atau Koneksi yang Salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Rizky Maulana (Universitas Bina Sarana Informatika).
Isi artikel tidak sesuai dengan judulnya. Dalam artikel tersebut hanya membahas daftar lengkap pengurus MUI untuk periode tahun 2020-2025.
Isi artikel tidak sesuai dengan judulnya. Dalam artikel tersebut hanya membahas daftar lengkap pengurus MUI untuk periode tahun 2020-2025.
Rujukan
[SALAH] Penipuan Model Baru, Format Pengalihan Data dengan Modus Mengirim Pulsa
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 06/12/2020
Berita
“PENIPUAN MODEL BARU…..!!!
Modus’nya salah ngisi pulsa ke nomer kita, lalu dia ngirim cara untuk ngembali’in pulsa. Tapi sebenarnya yg dia kirim adalah format pengalihan DATA Kalo sampe kita tekan format itu maka Wassalam, semua panggilan dan sms masuk akan masuk ke hp si Penipu itu
termasuk VERIFIKASI aplikasi (WA,IG,FB TELEGRAM, KONGKOW MESSENGER, TOKEN BANK, dll) Maka Saya Ingatkan Agar
berhati-hatilah dengan Modus Baru Penipuan itu, Jika ada Pulsa nyasar ABAIKAN Saja, JGN pernah mau mengikuti saran/instruksi si Penipu itu utk mengembalikan pulsa. Biasanya dia ngisi pulsa’nya 50rb, terus dia minta untuk mengembalikan’nya Rp.40rb saja……!!!
Jika ada pulsa nyasar Biarkan saja anggap aja itu REZEKI yang TDK di sangka”. Jika dia ngeyel minta dibalikin pulsa’y, kirim manual saja lewat Mkios, jangan sekali” tekan FORMAT yang dikirim si Penipu yaaa…..? dari pada anda nanti kena musibah besar…..!!!
WASPADALAH……!!! dan……….>
Sebarkan Ke Semua Teman atau Grup yaah.”
Modus’nya salah ngisi pulsa ke nomer kita, lalu dia ngirim cara untuk ngembali’in pulsa. Tapi sebenarnya yg dia kirim adalah format pengalihan DATA Kalo sampe kita tekan format itu maka Wassalam, semua panggilan dan sms masuk akan masuk ke hp si Penipu itu
termasuk VERIFIKASI aplikasi (WA,IG,FB TELEGRAM, KONGKOW MESSENGER, TOKEN BANK, dll) Maka Saya Ingatkan Agar
berhati-hatilah dengan Modus Baru Penipuan itu, Jika ada Pulsa nyasar ABAIKAN Saja, JGN pernah mau mengikuti saran/instruksi si Penipu itu utk mengembalikan pulsa. Biasanya dia ngisi pulsa’nya 50rb, terus dia minta untuk mengembalikan’nya Rp.40rb saja……!!!
Jika ada pulsa nyasar Biarkan saja anggap aja itu REZEKI yang TDK di sangka”. Jika dia ngeyel minta dibalikin pulsa’y, kirim manual saja lewat Mkios, jangan sekali” tekan FORMAT yang dikirim si Penipu yaaa…..? dari pada anda nanti kena musibah besar…..!!!
WASPADALAH……!!! dan……….>
Sebarkan Ke Semua Teman atau Grup yaah.”
Hasil Cek Fakta
Beredar melalui Whatsapp, pesan berantai yang menyebut bahwa saat ini tengah muncul penipuan model baru dengan modus mengirimkan sejumlah pulsa. Nantinya bagi penerima pulsa dengan nomor tersebut bisa diambil seluruh data-datanya oleh si pengirim.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa format pengembalian pulsa yang dikirim adalah format pengalihan data yang ada di handphone kita termasuk verifikasi aplikasi Whatsapp, Instagram, Facebook, Telegram, Messanger, dan token bank.
Berdasarkan pada seluruh referensi yang ada klaim salah mengirim pulsa melalui pesan sms dan Whatsapp termasuk hoaks dengan kategori konten palsu.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa format pengembalian pulsa yang dikirim adalah format pengalihan data yang ada di handphone kita termasuk verifikasi aplikasi Whatsapp, Instagram, Facebook, Telegram, Messanger, dan token bank.
Berdasarkan pada seluruh referensi yang ada klaim salah mengirim pulsa melalui pesan sms dan Whatsapp termasuk hoaks dengan kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Erviana Hasan (Universitas Halu Oleo)
Faktanya, hal tersebut adalah format pengalihan data sms dan panggilan yang terdapat di handphone kita.
Faktanya, hal tersebut adalah format pengalihan data sms dan panggilan yang terdapat di handphone kita.
Rujukan
[SALAH] Obral Murah Batu Bara RI ke China Hanya Rp103.000/Ton
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/12/2020
Berita
Meributkan HRS padahal sedang terjadi obral murah batu bara RI ke China hanya Rp 103 ribu/ton. Padahal harga kontrakt futures batu bara termal Newcastle di level US$ 70/ton. SDA kita diobral murah. Terlalu murah. (Ustadz Iwan Januar)
Anehnya masih aja ada yang belum sadar dan percaya rezim ini peduli dengan “wong cilik”.
Selamanya kapitalisme akan selalu berpihak pada para pemilik modal.
Mau dipimpin dengan keadilan? Terapkan sistem Islam!
Follow : @dayeuh.bandung
#JanganKecewakanRakyat
#JanganSakitiUlama
#KetidakadilanPangkalKehancuran
#bandung
Anehnya masih aja ada yang belum sadar dan percaya rezim ini peduli dengan “wong cilik”.
Selamanya kapitalisme akan selalu berpihak pada para pemilik modal.
Mau dipimpin dengan keadilan? Terapkan sistem Islam!
Follow : @dayeuh.bandung
#JanganKecewakanRakyat
#JanganSakitiUlama
#KetidakadilanPangkalKehancuran
#bandung
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Facebook bernama Agus Kholid mengunggah narasi disertai foto yang menyebutkan bahwa Indonesia mengobral batu bara dengan harga murah kepada China, yakni sekitar Rp103.000/ton kepada China.
Setelah ditelusuri, ternyata perhitungan tersebut salah. Rp103.000 yang ditulis dalam narasi tersebut merupakan hasil dari Rp20,6 Triliyun dibagi 200 juta ton, itu lah yang dikatakan sebagai harga dari batu bara. Padahal, Rp20,6 Triliyun itu merupakan nilai kontrak antara Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dengan China Coal Transportation and Distribution (CCTDA).
Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengatakan. “Nilai kesepakatan antara perusahaan-perusahaan yang hadir pada saat penandatanganan kerjasama adalah senilai USD1,46 miliar (Rp20,6 Triliyun)”.
Lalu mengenai 200 juta ton itu adalah total target yang diharapkan dapat tercapai dari kerja sama APBI dan CCTDA pada 2021 mendatang. Jadi Rp20,6 Triliyun itu bukan harga untuk 200 juta ton. Itu merupakan dua hal yang berbeda.
“Kami berharap bisa ekspor menuju 200 juta ton ke China pada 2021. Jadi, nilai yang disepakati kemarin sebenarnya belum riil dan berpotensi jauh lebih besar lagi. Ini baru awal, nanti ditindaklanjuti lagi secara B to B (Business to Business),” tutur Hendra.
Ada pun mengenai harga batubara per ton nya, sempat mencapai US$70/ton atau setara dengan Rp991.000 (dengan kurs Rp14.158) pada bulan November lalu.
Sehingga, klaim mengenai harga batubara yang diobral Rp103.000/ton merupakan hoaks dengan kategori konten yang salah.
Setelah ditelusuri, ternyata perhitungan tersebut salah. Rp103.000 yang ditulis dalam narasi tersebut merupakan hasil dari Rp20,6 Triliyun dibagi 200 juta ton, itu lah yang dikatakan sebagai harga dari batu bara. Padahal, Rp20,6 Triliyun itu merupakan nilai kontrak antara Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) dengan China Coal Transportation and Distribution (CCTDA).
Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengatakan. “Nilai kesepakatan antara perusahaan-perusahaan yang hadir pada saat penandatanganan kerjasama adalah senilai USD1,46 miliar (Rp20,6 Triliyun)”.
Lalu mengenai 200 juta ton itu adalah total target yang diharapkan dapat tercapai dari kerja sama APBI dan CCTDA pada 2021 mendatang. Jadi Rp20,6 Triliyun itu bukan harga untuk 200 juta ton. Itu merupakan dua hal yang berbeda.
“Kami berharap bisa ekspor menuju 200 juta ton ke China pada 2021. Jadi, nilai yang disepakati kemarin sebenarnya belum riil dan berpotensi jauh lebih besar lagi. Ini baru awal, nanti ditindaklanjuti lagi secara B to B (Business to Business),” tutur Hendra.
Ada pun mengenai harga batubara per ton nya, sempat mencapai US$70/ton atau setara dengan Rp991.000 (dengan kurs Rp14.158) pada bulan November lalu.
Sehingga, klaim mengenai harga batubara yang diobral Rp103.000/ton merupakan hoaks dengan kategori konten yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Aisyah Adilah (Anggota Komisariat MAFINDO Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik Jakarta)
Faktanya, harga ekspor batubara Indonesia ke China mencapai US$70 atau setara dengan Rp991.000/ton (dengan kurs Rp14.158) pada November lalu.
Faktanya, harga ekspor batubara Indonesia ke China mencapai US$70 atau setara dengan Rp991.000/ton (dengan kurs Rp14.158) pada November lalu.
Rujukan
- https://money.kompas.com/read/2020/11/26/192310026/tahun-depan-china-beli-batu-bara-indonesia-senilai-rp-206-triliun
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20201129071841-17-205455/harga-batu-bara-naik-52-sayang-tak-bertahan-di-us–70-ton
- https://www.cnbcindonesia.com/news/20201126153108-4-204916/ri-incar-ekspor-batu-bara-ke-china-capai-200-juta-ton-di-2021
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZz6BqK-indonesia-obral-murah-batubara-ke-tiongkok-seharga-rp103-ribu-per-ton-ini-faktanya
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/1129/keliru-klaim-bahwa-di-tengah-ribut-ribut-rizieq-shihab-terjadi-obral-batu-bara-ke-cina
[SALAH] Akun Twitter Bank BRI Menyediakan Pelayanan Melalui Whatsapp
Sumber: twitter.comTanggal publish: 05/12/2020
Berita
“@BRI_ID1”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah akun Twitter mengatasnamakan Bank BRI bernama “@BRI_ID1”. Terlihat akun tersebut baru bergabung pada November 2020 lalu. Akun tersebut mengarahkan nasabah ke sebuah nomor Whatsapp.
Akun tersebut memiliki 10 pengikut di Twitter. Akun ini cukup aktif membalas pertanyaan dan keluhan. Twit balasan terakhir dilihat pada 28 November 2020.
Menanggapi hal tersebut, pihak Bank BRI memberikan klarifikasi melalui akun resmi Twitter Bank BRI yang bercentang biru @BANKBRI_ID dan memiliki sekitar 162.900 pengikut.
Berikut klarifikasi lengkap oleh @BANKBRI_ID:
“Hai Kak. Mohon berhati-hati terhadap akun palsu & indikasi penipuan. Akun @BRI_ID1 adalah akun palsu. Pastikan Kakak tidak menginformasikan data seperti nomor kartu, kode CVC, Exp Date kartu (1).” tulis Bank BRI dalam akun resmi Twitternya pada 26 November 2020, saat menjawab keluhan nasabah.
Kasus serupa pernah terjadi sebelumnya. Ditinjau dari berita yang beredar mengenai pelayanan nasabah via Whatsapp, pernah terjadi kepada Bank BNI. Dilansir dari turnbackhoax.com, dengan judul “Pelayanan Bank BNI Melalui Whatsapp“, format yang digunakan ialah memakai logo Bank BNI yang seolah-olah akun aslinya.
akun Twitter @BRI_ID1 yang menyediakan layanan Whatsapp adalah hoaks, dan termasuk kategori konten tiruan atau imposter content.
Akun tersebut memiliki 10 pengikut di Twitter. Akun ini cukup aktif membalas pertanyaan dan keluhan. Twit balasan terakhir dilihat pada 28 November 2020.
Menanggapi hal tersebut, pihak Bank BRI memberikan klarifikasi melalui akun resmi Twitter Bank BRI yang bercentang biru @BANKBRI_ID dan memiliki sekitar 162.900 pengikut.
Berikut klarifikasi lengkap oleh @BANKBRI_ID:
“Hai Kak. Mohon berhati-hati terhadap akun palsu & indikasi penipuan. Akun @BRI_ID1 adalah akun palsu. Pastikan Kakak tidak menginformasikan data seperti nomor kartu, kode CVC, Exp Date kartu (1).” tulis Bank BRI dalam akun resmi Twitternya pada 26 November 2020, saat menjawab keluhan nasabah.
Kasus serupa pernah terjadi sebelumnya. Ditinjau dari berita yang beredar mengenai pelayanan nasabah via Whatsapp, pernah terjadi kepada Bank BNI. Dilansir dari turnbackhoax.com, dengan judul “Pelayanan Bank BNI Melalui Whatsapp“, format yang digunakan ialah memakai logo Bank BNI yang seolah-olah akun aslinya.
akun Twitter @BRI_ID1 yang menyediakan layanan Whatsapp adalah hoaks, dan termasuk kategori konten tiruan atau imposter content.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rahmah An Nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).
Akun tersebut palsu. Pihak Bank BRI melalui akun Twitter resminya menyatakan kepada nasabah agar berhati-hati terhadap akun palsu dan indikasi penipuan.
Akun tersebut palsu. Pihak Bank BRI melalui akun Twitter resminya menyatakan kepada nasabah agar berhati-hati terhadap akun palsu dan indikasi penipuan.
Rujukan
Halaman: 7176/8694



