Sebuah akun Twitter bernama @Mylova 211 men-tweet video yang memperlihatkan seorang pria sedang memasukkan sebotol garam ke dalam tabung. Setelah menunggu beberapa saat, tabung tersebut menyala pada bagian dalamnya. Pria dalam video tersebut mengatakan bahwa air garam dapat menghasilkan listrik. Pengunggah menambahkan informasi bahwa lampu dari air garam tersebut merupakan ciptaan anak bangsa.
lampu garam
[SALAH] Air Garam Sumber Energi Listrik
Sumber: twitter.comTanggal publish: 30/11/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, ternyata lampu air garam tersebut merupakan ciptaan Peneliti Filipina Aisa Mijeno yang merupakan anggota Greenpeace Filipina. Penemuan lampu air garam tersebut digagas aisa dalam acara KTT UKM Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Manila pada tahun 2015.
Dilansir dari Rappler, lampu tidak dialiri daya oleh disosiasi garam dalam air karena tidak menghasilkan elektron yang dibutuhkan untuk penerangan. Aliran elektron yaitu listrik dihasilkan dari reaksi di dalam baterai, yang terletak di dalam wadah lampu. Sehingga, apabila menyebutnya sebagai lampu air asin karena dapat menimbulkan kebingungan dan klaim yang menyesatkan.
Jenis baterai apa pun, baik yang dapat diisi ulang atau tidak, dapat memberi daya pada lampu selama memenuhi persyaratan voltase dan arus dan tidak hanya terbatas pada baterai logam-udara yang mereka gunakan. Namun setelah beberapa waktu, logam-udara yang digunakan untuk menghasilkan listrik akan terkorosi oleh air garam. Untuk mengembalikan ke kondisi awal semua harus diisi ulang dengan daya yang lebih tinggi atau metalnya diganti.
Sehingga, klaim mengenai air garam sebagai sumber energi listrik dapat dikatakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.
Dilansir dari Rappler, lampu tidak dialiri daya oleh disosiasi garam dalam air karena tidak menghasilkan elektron yang dibutuhkan untuk penerangan. Aliran elektron yaitu listrik dihasilkan dari reaksi di dalam baterai, yang terletak di dalam wadah lampu. Sehingga, apabila menyebutnya sebagai lampu air asin karena dapat menimbulkan kebingungan dan klaim yang menyesatkan.
Jenis baterai apa pun, baik yang dapat diisi ulang atau tidak, dapat memberi daya pada lampu selama memenuhi persyaratan voltase dan arus dan tidak hanya terbatas pada baterai logam-udara yang mereka gunakan. Namun setelah beberapa waktu, logam-udara yang digunakan untuk menghasilkan listrik akan terkorosi oleh air garam. Untuk mengembalikan ke kondisi awal semua harus diisi ulang dengan daya yang lebih tinggi atau metalnya diganti.
Sehingga, klaim mengenai air garam sebagai sumber energi listrik dapat dikatakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.
Rujukan
- https://www.rappler.com/voices/salt-lamp-how-it-works-challenges
- https://www.architectmagazine.com/technology/products/salt-the-lamp-powered-by-salt-water_s
- https://news.abs-cbn.com/focus/11/19/15/all-about-aisa-mijeno-and-her-salt-lamp
- https://www.goodnewspilipinas.com/salts-aisa-mejino-shares-apec-stage-with-obama-jack-ma/
[SALAH] Video Pro-Khalistan oleh Petani yang Demo di India
Sumber: twitter.comTanggal publish: 30/11/2020
Berita
Akun Twitter @Sudhir_mishr (Sudhir… In the same way, there are many more.) menyebarluaskan informasi bahwa video tersebut menggambarkan demo oleh petani di India yang terjadi sejak September lalu, dengan petani-petani tersebut meneriakkan slogan “Khalistan Zinbadad”. Unggahan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 71 kali. Selain itu, terdapat 104 orang yang telah menyukai, diikuti dengan 9 orang memberikan komentar.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, video yang serupa dengan video yang diunggah @Sudhir_mishr tersebut pernah diunggah di akun YouTube ANI News Official, dengan narasi yang mengatakan bahwa video tersebut direkam saat ICC World Cup 2019, di mana slogan pro-Khalistan tersebut diserukan saat pertandingan Pakistan melawan Afganistan pada 29 Juni 2019. Klaim ini juga didukung oleh portal berita Outlook India yang berjudul “IND vs. NZ, ICC Cricket World Cup 2019: Pro-Khalistan Sikh Protestors Evicted from India’s Semi-Final Match”.
Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat di situs India Today dengan judul artikel “Fact Check: Old Video of Khalistan supporters linked to ongoing farmer’s protest” dan mengkategorikannya sebagai false.
Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @Sudhir_mishr tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap video pendukung tim Pakistan di World Cup 2019.
Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat di situs India Today dengan judul artikel “Fact Check: Old Video of Khalistan supporters linked to ongoing farmer’s protest” dan mengkategorikannya sebagai false.
Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @Sudhir_mishr tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap video pendukung tim Pakistan di World Cup 2019.
Rujukan
- https://www.youtube.com/watch?v=sEQAej1HhFg
- https://www.outlookindia.com/website/story/sports-news-ind-vs-nz-icc-cricket-world-cup-2019-pro-khalistan-sikh-protestors-evicted-from-indias-semi-final-match/333896
- https://www.indiatoday.in/fact-check/story/fact-check-old-video-of-khalistan-supporters-linked-to-ongoing-farmers-protest-1745126-2020-11-29
[SALAH] Perayaan Ulang Tahun, Nike Bagi-bagi Hadiah Sepatu, T-Shirt, dan Masker
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 30/11/2020
Berita
“WOW!
🎉Perayaan ulang tahun Nike🎉
Nike menawarkan 3100 Sepatu, T-shirt dan Masker Gratis untuk semua orang
Menerima instruksi:
1. Masing-masing hanya dapat berpartisipasi sekali
2. Kuantitas terbatas, pertama datang pertama kali
3. Kegiatan Kesejahteraan tidak memerlukan biaya apapun
Dapatkan milikmu di sini GRATIS https:// svip005.to p/j/?c=nk”
🎉Perayaan ulang tahun Nike🎉
Nike menawarkan 3100 Sepatu, T-shirt dan Masker Gratis untuk semua orang
Menerima instruksi:
1. Masing-masing hanya dapat berpartisipasi sekali
2. Kuantitas terbatas, pertama datang pertama kali
3. Kegiatan Kesejahteraan tidak memerlukan biaya apapun
Dapatkan milikmu di sini GRATIS https:// svip005.to p/j/?c=nk”
Hasil Cek Fakta
Beredar pesan berantai yang mengklaim bahwa Nike membagikan hadiah gratis dengan cara berpartisipasi dengan menekan tautan yang ada dalam pesan berantai tersebut.
Melansir dari Liputan6.com, Sports Marketing PT Nike Indonesia, Rawindra Ditya. Dia membantah Nike membuat program tersebut.
“Tidak ada (program) yang kami buat seperti itu. Yang pasti, itu bukan dari Nike,” kata Rawindra Ditya membalas pertanyaan Liputan6.com melalui pesan singkat.
Penelusuran dengan mesin pencari Google menggunakan kata kunci ‘nike anniversary free shoes’ ditemukan artikel dari Cyberprint diterbitkan pada tanggal 2 Februari 2018 dengan judul ‘Fake Nike website steals data and is massively shared through WhatsApp’ yang menyarankan kepada pengguna gawai agar tidak mudah percaya dengan tautan pembagian hadiah gratis yang menyuruh pengguna untuk memasukkan data pribadi.
Klaim serupa juga pernah dibahas Turn Back Hoax pada awal Agustus 2020 lalu, namun tidak mengatasnamakan Nike, melainkan Adidas.
Dengan demikian pesan berantai Nike membagi hadiah gratis adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten tiruan.
Melansir dari Liputan6.com, Sports Marketing PT Nike Indonesia, Rawindra Ditya. Dia membantah Nike membuat program tersebut.
“Tidak ada (program) yang kami buat seperti itu. Yang pasti, itu bukan dari Nike,” kata Rawindra Ditya membalas pertanyaan Liputan6.com melalui pesan singkat.
Penelusuran dengan mesin pencari Google menggunakan kata kunci ‘nike anniversary free shoes’ ditemukan artikel dari Cyberprint diterbitkan pada tanggal 2 Februari 2018 dengan judul ‘Fake Nike website steals data and is massively shared through WhatsApp’ yang menyarankan kepada pengguna gawai agar tidak mudah percaya dengan tautan pembagian hadiah gratis yang menyuruh pengguna untuk memasukkan data pribadi.
Klaim serupa juga pernah dibahas Turn Back Hoax pada awal Agustus 2020 lalu, namun tidak mengatasnamakan Nike, melainkan Adidas.
Dengan demikian pesan berantai Nike membagi hadiah gratis adalah tidak benar dan masuk dalam kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Muhammad Padhliansyah (Universitas Lambung Mangkurat)
Informasi Palsu. Faktanya, Sports Marketing PT Nike Indonesia, Rawindra Ditya membantah Nike membuat program tersebut. Selengkapnya di bagian penjelasan.
Informasi Palsu. Faktanya, Sports Marketing PT Nike Indonesia, Rawindra Ditya membantah Nike membuat program tersebut. Selengkapnya di bagian penjelasan.
Rujukan
[SALAH] Video Penampakan Makhluk Asing di Kota Caldwell, Idaho
Sumber: twitter.comTanggal publish: 30/11/2020
Berita
“NEVER SEEN BEFORE. Caldwell City , Idaho.The Government will never show you this.. I will , what is this??”
Terjemahan:
“TIDAK PERNAH DITEMUKAN SEBELUMNYA. Kota Caldwell , Idaho. Pemerintah tidak akan menunjukan video ini kepada kalian, akan saya tunjukan. Apa ini?”
Terjemahan:
“TIDAK PERNAH DITEMUKAN SEBELUMNYA. Kota Caldwell , Idaho. Pemerintah tidak akan menunjukan video ini kepada kalian, akan saya tunjukan. Apa ini?”
Hasil Cek Fakta
`Akun twitter bernama ‘PiamentaShimon’ (@PiamentaShimon) mengunggah cuitan berupa video dengan penampakan makhluk asing pada tanggal 28/10/2020. Narasi pada video tersebut menyatakan bahwa terdapat makhluk asing yang menurutnya tidak pernah ditampilkan oleh pemerintah setempat, seakan-akan menutupi.
Dari hasil penelusuran diketahui bahwa klaim dalam narasi tersebut salah. Video asli pertama kali diunggah di akun Instagram @shortestblockbusters pada 16/08/2020 yang mana akun tersebut merupakan konten kreator yang aktif mengunggah video animasi ke Instagram, YouTube, dan TikTok. Dalam bio akun TikToknya juga dijelaskan bahwa dia membuat film dan video pendek blockbuster yang bersifat imersif.
Imersif merupakan sebuah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dan dunia digital. Salah satu contoh pengembangan teknologi imersif adalah Virtual Reality dan Augmented Reality. Salah satu tujuan dari penggunaan teknologi tersebut adalah penggunanya bisa merasakan suasana yang mirip dengan dunia nyata. Dalam kanal media sosial @shortestblockbusters sering diunggah video-video serupa dengan AR maupun VR.
Selain itu tidak ditemukan laporan dari media mengenai penampakan makhluk asing di kota Caldwell, Idaho. Sehingga, klaim bahwa pemerintah setempat seakan-akan menutupi keberadaan makhluk asing seperti yang disebutkan dalam narasi video tersebut adalah salah, karena sebenarnya video tersebut merupakan salah satu pemanfaatan teknologi imersif yang menyebabkan makhluk dalam video tersebut terlihat nyata.
Dari hasil penelusuran diketahui bahwa klaim dalam narasi tersebut salah. Video asli pertama kali diunggah di akun Instagram @shortestblockbusters pada 16/08/2020 yang mana akun tersebut merupakan konten kreator yang aktif mengunggah video animasi ke Instagram, YouTube, dan TikTok. Dalam bio akun TikToknya juga dijelaskan bahwa dia membuat film dan video pendek blockbuster yang bersifat imersif.
Imersif merupakan sebuah teknologi yang menggabungkan dunia nyata dan dunia digital. Salah satu contoh pengembangan teknologi imersif adalah Virtual Reality dan Augmented Reality. Salah satu tujuan dari penggunaan teknologi tersebut adalah penggunanya bisa merasakan suasana yang mirip dengan dunia nyata. Dalam kanal media sosial @shortestblockbusters sering diunggah video-video serupa dengan AR maupun VR.
Selain itu tidak ditemukan laporan dari media mengenai penampakan makhluk asing di kota Caldwell, Idaho. Sehingga, klaim bahwa pemerintah setempat seakan-akan menutupi keberadaan makhluk asing seperti yang disebutkan dalam narasi video tersebut adalah salah, karena sebenarnya video tersebut merupakan salah satu pemanfaatan teknologi imersif yang menyebabkan makhluk dalam video tersebut terlihat nyata.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rizqi Abdul Azis (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia).
Informasi yang salah. Video tersebut merupakan hasil karya dari akun bernama @shortestblockbusters yang diunggah pada tahun 2020 lalu.
Informasi yang salah. Video tersebut merupakan hasil karya dari akun bernama @shortestblockbusters yang diunggah pada tahun 2020 lalu.
Rujukan
Halaman: 7188/8694



