Pemerintah resmi melarang mudik pada Lebaran 2020 untuk mencegah penyebaran Covid-19 mulai 24 April 2020. Larangan itu berlaku di Jabodetabek, daerah berstatus PSBB, dan wilayah zona merah.
Apakah benar pemerintah menganjurkan agar tidak Ada mudik guna mengurangi penyebaran virus corona
Tak Ada Mudik Lebaran Tahun Ini
Sumber:Tanggal publish: 13/07/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Larangan mudik ditetapkan pemerintah karena ada 24 persen masyarakat yang masih ingin pulang kampung saat Lebaran 2020 berdasarkan survei Kementerian Perhubungan. Selain itu, pemerintah sudah memberikan bantuan sosial berupa sembako di Jabodetabek selama tiga bulan dan uang tunai di luar wilayah tersebut. Program Kartu Prakerja juga sudah berjalan dengan insentif hingga Rp 2,4 juta per peserta.
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Tak Ada Mudik Lebaran Tahun Ini" , https://katadata.co.id/infografik/2020/04/23/tak-ada-mudik-lebaran-tahun-ini
Penulis: Andrea Lidwina
Editor: Aria W. Yudhistira
Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul "Tak Ada Mudik Lebaran Tahun Ini" , https://katadata.co.id/infografik/2020/04/23/tak-ada-mudik-lebaran-tahun-ini
Penulis: Andrea Lidwina
Editor: Aria W. Yudhistira
Rujukan
Wabah Corona Meluas, MUI Pamekasan Ajak Warga Perbanyak Berzikir dan Berdoa
Sumber:Tanggal publish: 13/07/2020
Berita
TIMESINDONESIA, PAMEKASAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pamekasan mengimbau masyarakat perbanyak berzikir dan berdoa agar terhindar dari virus Corona (Covid-19). Imbauan tersebut tertuang dalam surat nomor:155/MUI/PMK/III/2020.
Himbauan serentak Indonesia bersyikir apakah ini berita benar atau hoax
Himbauan serentak Indonesia bersyikir apakah ini berita benar atau hoax
Hasil Cek Fakta
Adapun isi surat tersebut berisi, pertama, diimbau kepada masyarakat agar semakin meningkatkan takwa kepada Allah SWT serta memperbanyak doa, dzikir, taubat, istighfar, membaca Al-Qur'an, shalawat, bersedekah, dan memakmurkan masjid/mushalla sesuai fatwa MUI Pusat nomor 14 tahun 2020.
Kedua, Menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat sebab perbuatan dimaksud dapat menyebabkan turunnya bala' dari All SWT. Ketiga, kepada pihak berwenang agar menutup tempat-tempat yang memfasilitasi perbuatan maksiat. (*)
Kedua, Menjauhi perbuatan-perbuatan maksiat sebab perbuatan dimaksud dapat menyebabkan turunnya bala' dari All SWT. Ketiga, kepada pihak berwenang agar menutup tempat-tempat yang memfasilitasi perbuatan maksiat. (*)
Rujukan
[SALAH] Pedagang di Pasar Segiri Positif Covid-19
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/07/2020
Berita
Bun, maaf sementara jgn k pasar segiri dlu y..
D los ikan ada yg positif.. tlg d infokan k keluarga dan teman y bun
D los ikan ada yg positif.. tlg d infokan k keluarga dan teman y bun
Hasil Cek Fakta
Beredar melalui media sosial Facebook perihal informasi adanya pasien positif corona atau Covid-19 di Pasar Segiri, Samarinda. Informasi tersebut beredar di kalangan masyarakat Kota Samarinda dalam beberapa hari terakhir. Namun pasca dilakukan penelusuran lebih lanjut, diketahui bahwa unggahan yang beredar tidak sesuai dengan fakta.
Melansir dari kaltimtoday.com, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Osa Rafshodia menegaskan informasi pedagang di Pasar Segiri positif Covid-19 adalah hoaks. Pada konfrensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Samarinda, Osa mempersilakan masyarakat untuk tetap beraktifitas di pasar, namun diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.
“Informasi soal Pasar Segiri itu tidak benar. Jadi jangan meneruskan kabar yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat silakan beraktifitas ke pasar, olahraga dan ke kantor asalkan selalu mematuhi 3 protokol kesehatan,” ujar Osa.
Melansir dari kaltimtoday.com, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Osa Rafshodia menegaskan informasi pedagang di Pasar Segiri positif Covid-19 adalah hoaks. Pada konfrensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Samarinda, Osa mempersilakan masyarakat untuk tetap beraktifitas di pasar, namun diharapkan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.
“Informasi soal Pasar Segiri itu tidak benar. Jadi jangan meneruskan kabar yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat silakan beraktifitas ke pasar, olahraga dan ke kantor asalkan selalu mematuhi 3 protokol kesehatan,” ujar Osa.
Kesimpulan
Informasi tersebut tidak sesuai fakta. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Samarinda menyatakan, tidak ada penemuan pasien positif Covid-19 di Pasar Segiri hingga saat ini.
Rujukan
[SALAH] Narasi Tito Karnavian Berideologi Komunis Karena Pernah Disekolahkan Partai Komunis China di Beijing
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/07/2020
Berita
Akun Facebook Nicky Mediola mengunggah sebuah narasi di lama pribadinya yang bertuliskan “TITO KARNIVAN ITU BERIDIOLOGI KOMUNIS DIA BISA DI KATAKAN PKI KARENA DI PERNAH DI SEKOLAHLAH OLEH PARTAI KOMUNIS CHINA DI BAIJING” pada 13 Juli 2020. Unggahan tersebut telah mendapatkan respon sebanyak 25 reaksi.
Berikut kutipan narasinya:
“TITO KARNIVAN ITU BERIDIOLOGI KOMUNIS DIA BISA DI KATAKAN PKI KARENA DI PERNAH DI SEKOLAHLAH OLEH PARTAI KOMUNIS CHINA DI BAIJING”
Berikut kutipan narasinya:
“TITO KARNIVAN ITU BERIDIOLOGI KOMUNIS DIA BISA DI KATAKAN PKI KARENA DI PERNAH DI SEKOLAHLAH OLEH PARTAI KOMUNIS CHINA DI BAIJING”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, yang dimaksud “Tito Karnivan” dalam narasi tersebut adalah Tito Karnavian yang saat ini tengah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri Indonesia sejak 23 Oktober 2019. Tito Karnavian sendiri tidak pernah disekolahkan oleh Partai Komunis China di Beijing (dalam narasi tersebut tertulis Baijing), China.
Dikutip dari CNN Indonesia, Tito Karnivan pernah menempuh pendidikan program S2 di University of Exeter, Inggris, melalui beasiswa dari The British Council untuk program Master in Police Studies tahun 1992. Kemudian pada tahun 1998, ia berhasil lulus dengan predikat Bachelor of Arts (B.A.) dalam bidang Strategic Studies berkat program Sesko yang pemerintah Selandia Baru tawarkan kepada Polri.
Di tahun 2013, ia juga mendapat beasiswa doktoral (PhD) bidang Strategic Studies di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura.
Dikutip dari CNN Indonesia, Tito Karnivan pernah menempuh pendidikan program S2 di University of Exeter, Inggris, melalui beasiswa dari The British Council untuk program Master in Police Studies tahun 1992. Kemudian pada tahun 1998, ia berhasil lulus dengan predikat Bachelor of Arts (B.A.) dalam bidang Strategic Studies berkat program Sesko yang pemerintah Selandia Baru tawarkan kepada Polri.
Di tahun 2013, ia juga mendapat beasiswa doktoral (PhD) bidang Strategic Studies di S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU), Singapura.
Kesimpulan
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Nicky Mediola di Facebook dapat masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan. Sebab, Tito Karnavian tidak disekolahkan oleh Partai Komunis China di Beijing, China.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/07/13/salah-narasi-tito-karnavian-berideologi-komunis-karena-pernah-disekolahkan-partai-komunis-china-di-beijing/
- https://id.wikipedia.org/wiki/Tito_Karnavian
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20171026091336-20-251184/kapolri-tito-karnavian-dianugerahi-gelar-profesor-terorisme
- https://news.detik.com/berita/d-3700631/pengukuhan-guru-besar-jenderal-tito-dan-kado-ultah-ke-53
Halaman: 7527/8694

