• [SALAH] Ulama Umat Muslim Dimusuhi, Kalau Guru Besar Agama Lain Cium Tangan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 08/07/2020

    Berita

    “Ulama umat muslim di musuhi…
    Kalau guru besar dari agama lain dia cium tangan.. ini orang sebenarnya agama apa sih..🤦
    Yang seperti ini yang mau di jadikan panutan 🤦”

    Hasil Cek Fakta

    Akun facebook bernama Deni Syafrizal mengunggah dua buah foto disertai narasi “Ulama umat muslim di musuhi.Kalau guru besar dari agama lain dia cium tangan,ini orang sebenarnya agama apa sih.Yang seperti ini yang mau di jadikan panutan.”

    Dalam foto tersebut terdapat beberapa pengurus GP Ansor dan Nahdlatul Ulama (NU) yang sedang menyalami Paus Fransiskus saat berkunjung ke vatikan. Terlihat salah seorang dari rombongan mencium tangan Paus Fransiskus.

    Berdasarkan penelusuran, klaim ini sudah beredar sejak 2019 lalu. Dilansir dari medcom.id, pria dalam foto yang mencium tangan Paus Fransiskus bernama Albertus Magnus Adiyarto Sumardjono, seorang beragama katolik.

    Ia bukan seorang tokoh agama. Bukan Romo maupun Uskup. Pria yang biasa dipangil Totok ini adalah Kepala Biro Umum Sekretariat Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ia ikut ke Vatikan mendampingi salah seorang anggota Wantimpres yang juga Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

    Bagi umat Katolik, ke Vatikan adalah seperti umat Islam pergi ke tanah suci Makkah dan Madinah. Jika Muslim ke Makkah akan berusaha bisa mencium Hajar Aswat, kaum Katolik bercita-cita bisa mencium tangan Paus.

    Kala berkunjung ke Vatikan, Gus Yaqut dan Katib Aam Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf didampingi Sekjen Abdul Rochman, Wakil Sekjen Hasanuddin Ali, Wibowo Prasetyo, dan Rifqi Al-Mubarok, serta Ketua PW GP Ansor Riau Purwaji, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly (Gus Sholah), dan Ketua Satuan Koordinasi Nasional (Kasatkornas) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) H Alfa Isnaeni.

    Dalam pertemuannya dengan pemimpin tertinggi umat Katolik, GP Ansor membawa misi tersendiri. Misi tersebut adalah untuk menyampaikan dukungan terhadap dokumen “Human Fraternity for World Peace and Living Together” yang dikampanyekan Paus Fransiskus dan Grand Syech Al-Azhar.

    “Dalam kesempatan bertemu dengan Paus Fransiskus, kami juga menyampaikan dokumen ‘GP Ansor Declaration on Humanitarian Islam’ atau Deklarasi GP Ansor tentang Islam untuk Kemanusiaan,” ujar Yaqut.

    Kesimpulan

    Orang dalam foto yang mencium tangan Paus Fransiskus bukanlah pengurus Nahdlatul Ulama (NU). Pria tersebut adalah A.M Adiyarto Sumardjono yang merupakan pemeluk Katolik. Ia adalah Kepala Biro Umum di Kantor Wantimpres.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Surat Edaran “PERMINTAAN DATA SISWA BERPRESTASI TAHUN AJARAN 2019/2020”

    Sumber: TANGKAPAN LAYAR SURAT EDARAN
    Tanggal publish: 08/07/2020

    Berita

    “TENTANG PERMINTAAN DATA SISWA BERPRESTASI TAHUN AJARAN 2019/2020”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah surat edaran mengatasnamakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) yang berisi informasi seputar “PERMINTAAN DATA SISWA BERPRESTASI TAHUN AJARAN 2019/2020”. Menanggapi perihal edaran tersebut, Kemendikbud melalui laman resminya melakukan klarifikasi.

    Melansir dari kemendikbud.go.id, dinyatakan bahwa berisi informasi “PERMINTAAN DATA SISWA BERPRESTASI TAHUN AJARAN 2019/2020” adalah palsu alias hoaks. Kemendikbud mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dalam menyerap informasi yang tidak mempunyai kejelasan sumber valid. Diharapakan masyarakat selalu melalukan pencarian informasi melalui media sosial atau situs resmi milik Kementerian.

    Kesimpulan

    Surat tersebut diketahui palsu. Kemendikbud melalui laman resminya menyatakan bahwa surat permintaan data siswa berprestasi adalah hoaks dan menghimbau masyarakat agar tetap waspada dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto “Uya Kuya Menghipnotis Wapres Maruf Amin”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 08/07/2020

    Berita

    “Pak kiai bela dong byk umat Islam lgi di pojokan bela Islam jga ibadah”
    “AYO JUJUR, SELAMA JADI WAPRES SUDAH NGAPAIN APA AJA…?”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya foto Uya Kuya menghipnotis Wapres Maruf Amin dan menanyai Kiyai Maruf Amin Maruf Amin selama jadi wapres sudah melakukan apa saja adalah klaim yang salah.

    Faktanya, foto tersebut adalah foto suntingan atau editan. Foto asli Uya Kuya itu adalah ketika Uya Kuya menghipnotis Dewi Persik pada tahun 2013 dan foto Wapres Maruf Amin yang sedang berdoa adalah ketika Kiyai Maruf Amin dan ratusan ulama lain berdzikir bersama di Istana Merdeka, Agustus 2018.

    Salah satu video yang identik dengan foto Uya Kuya tersebut diunggah di kanal Youtube Zalika Syindjia pada 8 Desember 2013 dengan judul “DEWI PERSIK & SITI BADRIAH DI HIPNOTIS LIVE OLEH UYA KUYA 8 DESEMBER 2013”

    Sementara itu, foto Kiyai Maruf Amin tersebut dimuat di situs suara.com pada 02 Agustus 2018 di artikel berjudul “Ratusan Ulama Zikir Bersama di Istana”

    Kesimpulan

    Foto suntingan / editan. Foto asli Uya Kuya itu adalah ketika Uya Kuya menghipnotis Dewi Persik pada tahun 2013 dan foto Wapres Maruf Amin yang sedang berdoa adalah ketika Kiyai Maruf Amin dan ratusan ulama lain berdzikir bersama di Istana Merdeka, Agustus 2018.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Aksi Demo Menolak TKA dan Pemukulan Mahasiswa Oleh Polisi Hingga Tewas

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 08/07/2020

    Berita

    “Demo Menolak TKA…”

    Hasil Cek Fakta

    Akun facebook bernama Achid Keiko embagikan tautan video youtube dengan narasi “Demo Menolak TKA”. dalam thumbnail tautan video tersebut terlihat pendemo yang wajahnya berlumuran darah dan diberi keterangan “Polisi pukul mahasiswa hingga tewas”.

    Berdasarkan penelusuran, tautan video yang dibagikan akun facebook tersebut merupakan aksi Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Barisan Orator Masyarakat Kepton dan Koalisi Parlemen Jalanan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Wakatobi.

    Massa aksi menuntut adanya transparansi anggaran dan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 2. Aksi tersebut berujung pada bentrok antar tim pengamanan aparat kepolisian juga satpol PP bersama massa aksi.

    Dalam video youtube tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaos hitam di tarik hingga tersungkur lalu ditendang. Pria itu terlihat lemas lalu diangkat dan telah berlumuran darah pada bagian wajah.

    Diketahui pria tersebut bernama Emen Lahuda yang merupakan korlap aksi yang babak belur dan berdarah di bagian pelipis, namun dirinya tidak meninggal seperti pada klaim judul tautan video youtube yang dibagikan.

    Akibat bentrok tersebut sejumlah massa aksi mengalami luka memar. Sementara satu orang anggota intel Polres Wakatobi terkena lemparan batu di bagian kepala. Akibat lembaran tersebut anggota polri tersebut mengalami luka di bagian kepala.

    Sebelum terjadinya bentrok, massa aksi mencoba menerobos barisan pihak keamanan karena pihak perwakilan pemda tidak mau menemui masa aksi di luar. Pihak pemda hanya mengizinkan para perwakilan pendemo sebanyak 10 orang yang masuk. Sehingga terjadi aksi saling dorang dan lempar antara pihak pemdemo dan pihak keamanan.

    Kesimpulan

    Bukan demo penolakan TKA, Massa aksi menuntut adanya transparansi anggaran dan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap 2 di depan kantor bupati Wakatobi. Selain itu klaim adanya mahasiswa yang meninggal akibat dipukuli adalah tidak benar.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini