Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Undian Berhadiah Bank Kalteng
Sumber:Tanggal publish: 29/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran undianย berhadiah Bank Kalteng. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 23 Januari 2026.
Berikut isi unggahannya:
"Khusus Nasabah Bank BPD Kalteng Yang Sudah Aktif di aplikasi(Betang Mobile/by Bank Kalteng)
๐๐ฎ๐ซ๐ฎ๐๐ง ๐๐๐๐ญ๐๐ซ ๐๐๐ค๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐ง๐๐ข๐๐ง ๐๐๐ซ๐๐๐ญ๐๐ฌ ๐๐๐ค๐ญ๐ฎ.
๐๐๐๐ข๐๐ก ๐๐ง๐๐ข๐๐ง:
2 ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐๐
5 ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐ง๐๐ค
๐ ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐๐ค๐ง๐ฉ๐ช๐ฃ๐๐ง
๐ ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐๐๐๐๐ง๐ค
๐๐ ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ ๐๐ ๐๐ฃ๐๐
๐๐ ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐๐ฅ๐๐๐ ๐๐๐จ๐ฉ๐ง๐๐
๐๐ ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐-๐๐๐ญ
๐๐ ๐๐๐ ๐๐ฉ ๐๐ข๐๐ง๐ค๐
๐๐๐ฃ๐ ๐๐ช๐ฃ๐๐ & ๐๐ข๐๐จ ๐๐ค๐๐๐ข ๐๐ช๐ก๐๐
Untuk Melanjutkan Pendaftaran Silahkan Klik (Daftar) Dibawah ini (GRATIS)"
Unggahan disertai poster dengan tulisan sebagai berikut:
"Undian Berhadiah Periode Tahun 2026"
Unggahan tersebut disertai dengan menu pendaftaran, jika diklik muncul link sebagai berikut:
https://hadirrezekibankkalteng.my.id/?fbclid=IwY2xjawPn1aRleHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZAwyNTYyODEwNDA1NTgAAR5gLt9mD34NvZSqkZ85OsKCUaTNdK_tmi9uDABn6s-4SizKXstMifjoQ9gYGg_aem_JzmTG7zcNJkxwqJjRUYsSg
Link pendaftaran mengarah pada halaman situs dengan tampilan formulir digital yang meminta identitas pribadi seperti nama lengkap hingga nomor telepon.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran undian berhadiah Bank Kalteng? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaranย undian berhadiah Bank Kalteng. Penelusuran menemukan unggahan dari Bank Kalteng melalui akun Instagram resminya @bankkalteng.
Dalam unggahannya, Bank Kalteng meminta masyarakat waspada penipuan berkedok undian.
"Pahari, jangan mudah percaya dengan pesan, link, atau telepon mengatasnamakan Bank Kalteng yang menjanjikan hadiah," tulis Bank Kalteng, dikutip pada Kamis (29/1/2026).
Semua info resmi cuman ada di kanal resmi Bank Kalteng. "Hubungi Call Center 1500526, WhatsApp/SMS Care 08115220526" tandas Bank Kalteng.
Bank Kalteng menegaskan, tidak mengadakan undia secara online/offline mengatasnamakan produk Betang Mobile. Penipuan berkedok link pendaftaran undian dapat berisiko phising.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran undian berhadiah Bank Kalteng, tidak benar.
Hoaks! Video WNI jadi tentara AS ungkap harus membayar ratusan juta untuk jadi TNI
Sumber:Tanggal publish: 29/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) โ Sebuah unggahan di media sosial X menyebarkan klaim bahwa seorang WNI bernama Kezia Syifa bergabung menjadi tentara Amerika Serikat karena proses menjadi tentara di Indonesia disebut dipersulit, karena harus membayar uang ratusan juta dan gajinya lebih besar jika menjadi tentara di AS.
Unggahan itu membingkai narasi seolah-olah alasan tersebut merupakan pengakuan langsung dari Kezia Syifa.
Berikut narasi yang beredar di unggahan tersebut:
โAlasan WNI mau jadi tentara Amerika? Jadi Tentara Indonesia sulit, harus keluar duit ratusan jutaโ
Namun, benarkah klaim tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan itu membingkai narasi seolah-olah alasan tersebut merupakan pengakuan langsung dari Kezia Syifa.
Berikut narasi yang beredar di unggahan tersebut:
โAlasan WNI mau jadi tentara Amerika? Jadi Tentara Indonesia sulit, harus keluar duit ratusan jutaโ
Namun, benarkah klaim tersebut?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, ANTARA tidak menemukan video asli yang membuktikan Kezia Syifa menyatakan bergabung dengan militer AS karena dipersulit di Indonesia.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga mengindikasikan video yang beredar 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, pemerintah menyatakan akan proaktif menelusuri dan memverifikasi status kewarganegaraan dua WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing, yaitu Kezia Syifa dan Muhammad Rio, sesuai prosedur serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah menegaskan tidak akan berspekulasi, tetapi juga tidak akan bersikap pasif, dan apabila status mereka sudah dipastikan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Kami harus mengumpulkan data dan memastikan yang bersangkutan itu menjadi militer asing atau tidak atau apakah memang status mereka selama ini WNI atau tidak, itu perlu ada satu kepastian," kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dilansir dari ANTARA.
Yusril juga menyatakan akan meminta Menteri Hukum mengambil langkah konkret, termasuk mempertimbangkan pencabutan status kewarganegaraan, jika status kedua WNI tersebut sudah dipastikan.
Klaim: Video WNI jadi tentara AS mengaku harus membayar ratusan juta untuk jadi TNI
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation juga mengindikasikan video yang beredar 99,9 persen merupakan hasil kecerdasan buatan (AI).
Sementara itu, pemerintah menyatakan akan proaktif menelusuri dan memverifikasi status kewarganegaraan dua WNI yang dikabarkan menjadi anggota militer asing, yaitu Kezia Syifa dan Muhammad Rio, sesuai prosedur serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pemerintah menegaskan tidak akan berspekulasi, tetapi juga tidak akan bersikap pasif, dan apabila status mereka sudah dipastikan.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
"Kami harus mengumpulkan data dan memastikan yang bersangkutan itu menjadi militer asing atau tidak atau apakah memang status mereka selama ini WNI atau tidak, itu perlu ada satu kepastian," kata Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, dilansir dari ANTARA.
Yusril juga menyatakan akan meminta Menteri Hukum mengambil langkah konkret, termasuk mempertimbangkan pencabutan status kewarganegaraan, jika status kedua WNI tersebut sudah dipastikan.
Klaim: Video WNI jadi tentara AS mengaku harus membayar ratusan juta untuk jadi TNI
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Hoaks! MBG akan diubah jadi uang Rp350 ribu perhari
Sumber:Tanggal publish: 29/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) โ Sebuah unggahan di Facebook menarasikan /Presiden Prabowo memutuskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diubah menjadi bantuan uang Rp350 ribu per hari per siswa yang diberikan kepada orang tua.
Unggahan itu menyebut uang tersebut dapat dipakai untuk membeli makanan bergizi, membayar sekolah, hingga kebutuhan rumah tangga, serta agar anggaran MBG tepat sasaran.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โPk Prabowo; memutuskan MBG akan di rubah dng uang 350 ribu perhari untuk siswa se-Indonesia yang di berikan ke orang tuanya, agar bisa untuk beli makanan lebih bergizi anti racun, agar bisa untuk menambah bayar sekolah, agar bisa untuk pajak listrik, agar anggaran MBG tepat sasaran sehingga BGN & MBG tidak di permainkan pejabat, instansi, yayasan, kelompok untuk lahan bisnis rampok, seperti sekarang.โ
Namun, benarkah skema MBG akan diubah jadi uang Rp350 ribu perhari?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Unggahan itu menyebut uang tersebut dapat dipakai untuk membeli makanan bergizi, membayar sekolah, hingga kebutuhan rumah tangga, serta agar anggaran MBG tepat sasaran.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โPk Prabowo; memutuskan MBG akan di rubah dng uang 350 ribu perhari untuk siswa se-Indonesia yang di berikan ke orang tuanya, agar bisa untuk beli makanan lebih bergizi anti racun, agar bisa untuk menambah bayar sekolah, agar bisa untuk pajak listrik, agar anggaran MBG tepat sasaran sehingga BGN & MBG tidak di permainkan pejabat, instansi, yayasan, kelompok untuk lahan bisnis rampok, seperti sekarang.โ
Namun, benarkah skema MBG akan diubah jadi uang Rp350 ribu perhari?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Presiden Prabowo maupun kementerian/lembaga terkait yang menyatakan MBG akan diubah menjadi bantuan uang tunai.
Isu serupa sebelumnya juga pernah dibantah oleh Kementerian Keuangan, yang menegaskan bahwa informasi mengenai usulan mengganti MBG menjadi uang tunai merupakan disinformasi atau hoaks.
Sementara itu, Presiden Prabowo justru menegaskan target pelaksanaan MBG adalah memperluas jangkauan program hingga dapat dirasakan seluruh penerima manfaat di Indonesia pada akhir Desember 2026, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
"Sasaran kita, Desember 2026 semua desa mendapat MBG. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan," kata Presiden, dilansir dari ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: MBG akan diubah jadi uang Rp350 ribu perhari
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Isu serupa sebelumnya juga pernah dibantah oleh Kementerian Keuangan, yang menegaskan bahwa informasi mengenai usulan mengganti MBG menjadi uang tunai merupakan disinformasi atau hoaks.
Sementara itu, Presiden Prabowo justru menegaskan target pelaksanaan MBG adalah memperluas jangkauan program hingga dapat dirasakan seluruh penerima manfaat di Indonesia pada akhir Desember 2026, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia.
"Sasaran kita, Desember 2026 semua desa mendapat MBG. Mudah-mudahan bisa lebih cepat, tapi Desember kita harus sampai semua anak Indonesia dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lansia juga kita beri makan," kata Presiden, dilansir dari ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: MBG akan diubah jadi uang Rp350 ribu perhari
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Hoaks! Purbaya ditipu Himbara terkait stimulus ekonomi Rp200 triliun
Sumber:Tanggal publish: 29/01/2026
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) โ Sebuah video di TikTok menarasikan seolah-olah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tertipu Bank Himbara (Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN) sehingga stimulus ekonomi Rp200 triliun disebut menguap.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โPURBAYA TERTIPU BANK HIMBARA 200 T MENGUAP. BARA BANKER PENGHIANAT INDONESIAโ
Unggahan tersebut diberi narasi:
โPurbaya dipermainkan bank HIMBARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Purbaya Ter tipu oleh Bank HIMBARA: Apa yang Terjadi?
Ketahui bagaimana Purbaya dipermainkan oleh Bank HIMBARA dan dampaknya bagi rakyat. Simak analisis lengkapnya!โ
Namun benarkah Purbaya ditipu Himbara terkait stimulus ekonomi Rp200 triliun?
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โPURBAYA TERTIPU BANK HIMBARA 200 T MENGUAP. BARA BANKER PENGHIANAT INDONESIAโ
Unggahan tersebut diberi narasi:
โPurbaya dipermainkan bank HIMBARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Purbaya Ter tipu oleh Bank HIMBARA: Apa yang Terjadi?
Ketahui bagaimana Purbaya dipermainkan oleh Bank HIMBARA dan dampaknya bagi rakyat. Simak analisis lengkapnya!โ
Namun benarkah Purbaya ditipu Himbara terkait stimulus ekonomi Rp200 triliun?
Hasil Cek Fakta
Kementerian Keuangan melalui unggahan di Instagram resminya menegaskan bahwa klaim tersebut tidak benar atau hoaks.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pemerintah sebelumnya memang menempatkan dana Rp276 triliun yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke beberapa bank, yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing Rp80 triliun, BTN Rp25 triliun, BSI Rp10 triliun, serta Bank DKI Rp1 triliun.
Dilansir dari ANTARA, data perbankan menunjukkan kondisi likuiditas masih memadai, terlihat dari pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang tetap meningkat, serta berbagai rasio likuiditas yang berada di atas ambang batas.
Dengan demikian, narasi bahwa dana stimulus hilang karena Purbaya tertipu Himbara tidak berdasar.
Klaim: Purbaya ditipu Himbara terkait stimulus ekonomi Rp200 triliun
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pemerintah sebelumnya memang menempatkan dana Rp276 triliun yang berasal dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke beberapa bank, yaitu Bank Mandiri, BRI, dan BNI masing-masing Rp80 triliun, BTN Rp25 triliun, BSI Rp10 triliun, serta Bank DKI Rp1 triliun.
Dilansir dari ANTARA, data perbankan menunjukkan kondisi likuiditas masih memadai, terlihat dari pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang tetap meningkat, serta berbagai rasio likuiditas yang berada di atas ambang batas.
Dengan demikian, narasi bahwa dana stimulus hilang karena Purbaya tertipu Himbara tidak berdasar.
Klaim: Purbaya ditipu Himbara terkait stimulus ekonomi Rp200 triliun
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
Halaman: 761/8694



