• [SALAH] “Antara Keparat(A) & Aparat (B)”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 30/09/2019

    Berita

    “Inilah Perbedaannya Saat Seorang Pemimpin Memberikan Arahan Kepada Anak Buahnya.
    Antara Keparat(A) & Aparat (B).
    .”

    Hasil Cek Fakta

    Video arahan Kapolri (label teks “A”) hasil suntingan. Konteks yang benar: perintah tembak di tempat ditujukan ke geng motor yang meresahkan di Jakarta pada bulan Mei lalu, tidak ada kaitannya dengan situasi saat ini.

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] Najwa Shihab: “KLARIFIKASI ATAS DISINFORMASI FOTO PERTEMUAN NAJWA DAN TOMMY SOEHARTO”

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/09/2019

    Hasil Cek Fakta

    “Disinformasi yang disebarkan adalah serangan personal yang jahat. Tuduhan “antek Orde Baru” sama sekali tidak berdasar karena sikap saya jelas dalam menyangkut warisan-warisan Orde Baru. Tidak terbilang produk-produk jurnalistik Mata Najwa yang berisi sikap kritis terhadap Orde Baru dan itu juga tercermin dalam episode “Siapa Rindu Soeharto?””

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video Yel-yel Prajurit Raider Hasil Suntingan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 29/09/2019

    Berita

    “Ini nyanyian Prajurit TNI nyindir siapa yaa..

    Sadarlah kumis tebal tetapi memble he he he..

    Mau editan atau gak, emang macane wis dadi meong..????”

    Hasil Cek Fakta

    Tidak ada yel-yel “Macane dadi kucing” di video asli. Chant tersebut biasa dinyanyikan di pertandingan sepak bola, ditambahkan ke video Prajurit Raider dengan mengganti audio-nya menggunakan sumber-sumber yang sudah beredar sebelumnya di Internet.

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BERITA] Sriwijaya Air Group Bantah Setop Operasi

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/09/2019

    Berita

    Beredar isu yang menyebutkan Sriwijaya Air telah berhenti setop beroperasi. Isu itu muncul lantaran kabar Sriwijaya pecah kongsi dengan Garuda. Adapun, pecah kongsi itu disinyalir terjadinya dispute Kerja Sama Manajemen (KSM) antara Garuda Indonesia Group dengan Sriwijaya Air Group.

    Atas hal itu, pihak Garuda Indonesia dikabarkan mencabut logo ‘Garuda Indonesia’ pada armada Sriwijaya Air. Sempat dikabarkan pula, sejumlah penumpang Sriwijaya Air tidak dilayani.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi perkembangan isu tersebut, pihak Manajemen Sriwijaya Air Group berikan klarifikasinya. Direktur Komersial Sriwijaya Air Group Rifai Taberi mengatakan hingga saat ini, Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi secara normal.

    “Informasi setop operasi itu tidak benar. Hingga saat ini Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi melayani pelanggan dan reservasi pun masih tetap kami buka,” ucap Rifai.

    Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat maupun mitra kerja dan mitra usaha tidak resah dalam memilih pelayanan penerbangan bersama Sriwijaya Air dan NAM Air. Rifai menegaskan maskapai masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan.

    “Hingga saat ini kami masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam setiap penerbangan,” ucapnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Bisnis Indonesia
    • Medcom.id
    • Republika Online
    • 4 media telah memverifikasi klaim ini