• [SALAH] Bahlil Terseret Kasus Korupsi Pertamina

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/01/2026

    Berita

    Pada Kamis (01/01/2026) akun Facebook “Wawan Budiarta Jerman” mengunggah video [arsip]  dengan narasi : 

    “Viral isu Bahlil ikut terseret kasus korupsi Pertamina senilai Rp1 triliun yang disebut-sebut memecahkan rekor korupsi terbesar di dunia. Bagaimana tanggapan masyarakat?”

    Hingga Senin (26/01/2026) unggahan tersebut disukai lebih dari 7.000, menuai lebih dari 4.000 komentar, dan dibagikan ulang 700-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mencari kebenaran klaim dengan memasukan kata kunci "Bahlil Terseret Kasus Korupsi Pertamina" ke mesin pencarian Google. Penelusuran mengarah ke beberapa artikel berikut : 

    • Kompas.com "Golkar bantah Bahlik terlibat dalam mega korupsi Pertamina Rp 1 kuadriliun diunggah pada Senin (03/03/2025), dan 

    • Tempo.co "Dugaan Korupsi Pertamina, Bahlil: Kami Menghargai Proses Hukum yang Berjalan" diunggah pada Rabu (26/02/2026).

    Kedua artikel itu tidak menjelaskan bahwa Bahlil merupakan tersangka korupsi Pertamina. 

    Menurut Tempo.com, dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina, Kejaksaan Agung telah menetapkan sejumlah tersangka dari internal Pertamina dan pihak swasta. Nama Bahlil tidak tercantum dalam daftar tersangka tersebut.

    Pada Maret 2025, Partai Golkar membantah tudingan yang menyebut Ketua Umum Bahlil terlibat dalam kasus dugaan mega korupsi di PT Pertamina. 

    “Narasi yang menyebut Pak Bahlil terlibat dalam kasus korupsi di Pertamina merupakan fitnah. Pak Bahlil saja baru menjabat sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024. Skandal korupsi ini terjadi pada 2018-2023,” ucap Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin.

    Kesimpulan

    Pada kasus korupsi migas Pertamina, Kejaksaan Agung tidak mencantumkan nama Bahlil sebagai tersangka. Partai Golkar menyatakan tudingan tersebut tidak berdasar. Unggahan dengan narasi “Bahlil terseret kasus korupsi Pertamina” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Kezia Syifa Gabung ke Militer AS karena Dipersulit di Indonesia

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 26/01/2026

    Berita

    Pada Kamis (22/01/2026) akun Facebook “Efforts On Religion” mengunggah video [arsip] yang menampilkan pengakuan Kezia Syifa, seorang WNI yang bergabung dengan militer Amerika Serikat karena proses menjadi tentara di Indonesia dipersulit.

    Berikut narasi lengkap dari video :

    "jadi alasan aku kenapa mau jadi tentara Amerika yang pertama adalah jadi tentara di Indonesia tuh sulit guys. Harus keluarin duit ratusan juta. yang kedua karena kita semua pasti tau lah di sana penghasilannya lebih besar dan jenjang karir yang lebih pasti. yang ketiga karena aku suka tantangan aku ingin terus belajar ngelakuin hal-hal baru yang nggak bisa aku lakuin di Indonesia. 

    Walaupun sekarang status WNI aku dicabut tapi aku berharap suatu hari nanti aku bisa balik lagi ke Indonesia sebagai warga sipil".

    Hingga Senin (26/01/2026) video tersebut telah dilihat 186 kali, disukai 7 kali dan menuai 13 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menduga video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, ditandai dengan gerakan mulut yang kurang natural dan tidak pas dengan suara. Hasil uji dengan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99 persen bahwa video itu buatan AI.

    Berdasarkan wawancara cnnindonesia.com dengan ibunda Syifa, Safitri, ketertarikan Syifa berawal dari pengalaman pendidikannya selama menempuh sekolah di AS.

    "Syifa tertarik bergabung dengan Army National Guard di Maryland itu karena Syifa telah bersekolah di Amerika sejak tahun 2023 dan lulus di tahun 2025. Setelah lulus sekolah, dia ingin melanjutkan pendidikan dan kariernya," kata Safitri, kepada cnnindonesia.com pada Kamis (22/01/2025).

    Kesimpulan

    Video hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99 persen. Unggahan dengan narasi “Kezia Syifa gabung ke Militer AS karena dipersulit di Indonesia” merupakan konten dengan konten palsu (Fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Pembuatan SIM Online Gratis 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan tautan [arsip] dari akun Facebook “Pembuatan Sim Gratis 2026” pada Jumat (16/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    Resmi Dibuka Pembuatan Dan Perpanjangan SIM secara online dan gratis hanya di buka di tahun 2026 Buruan Untuk seluruh masyarakat Indonesia perpanjang/buat SIM anda secara gratis

    Silahkan Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga Dengan Cara Klik Daftar

    Hingga Senin (26/1/2026) unggahan telah menuai 66 tanda suka, 18 komentar dan telah dibagikan ulang 7 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi tautan yang dibagikan akun Facebook “Pembuatan Sim Gratis 2026”. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi Korlantas (digitalkorlantas.polri.go.id). Sebaliknya, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke laman yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram.

    Sementara itu, melalui akun Instagram resminya Korlantas Polri membantah narasi yang menyebutkan adanya layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara gratis. Korlantas menegaskan bahwa tarif pembuatan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

    Kesimpulan

    Tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Korlantas (digitalkorlantas.polri.go.id). Dengan demikian, unggahan berisi tautan “pembuatan SIM online gratis 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Program Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis 2026

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 26/01/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Ali Yanto” pada Jumat (16/1/2026). Unggahan beserta narasi :

    PEMUTIHANN SERTIFIKAT TANAH 2026

    1.gratis pembuatan sertifikat
    2.gratis balik nama sertifikat
    3.gratis pajak tanah & denda yang lewat
    4.DLL

    Program Pemutihan Sertifikat Tanah Gratis kini resmi dibuka. Manfaatkan kesempatan terbaik tahun ini untuk mengurus legalitas tanah anda tanpa biaya. #pemutihan #tanah #ptsl #fypVideo #infofyp #monetisasi #jangkauanLuas #fbpro

    Hingga Senin (26/1/2026) unggahan telah menuai 4 tanda suka dan 2 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “pemutihan sertifikat tanah gratis” ke mesin pencarian Google. Pencarian mengarah ke unggahan akun Instagram resmi Kementerian ATR/BPN ‘kementerian.atrbpn’  yang dipublikasikan pada Kamis (8/1/2026). 

    Melalui unggahan tersebut, Kementerian ATR/BPN mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan pengurusan sertifikat tanah gratis. Kementerian ATR/BPN juga menegaskan bahwa informasi resmi terkait biaya pengurusan sertifikat tanah dapat diakses melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Sebagai informasi, jenis dan tarif layanan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kementerian ATR/BPN diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015. Adapun informasi terkait klaim pemutihan sertifikat tanah gratis yang beredar di media sosial tersebut tidak dibagikan oleh akun media sosial resmi Kementerian ATR/BPN.

    Kesimpulan

    Informasi mengenai pemutihan sertifikat tanah gratis tidak berasal dari akun media sosial resmi Kementerian ATR/BPN. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “program pemutihan sertifikat tanah gratis 2026” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini