"Gempa 8,8 SR akan mengguncang Indonesia pada akhir tahun 2019"
Terdapat isu yang mengatakan akan terjadi gempa bermagnitudo 8,2 dengan berpotensi tsunami di beberapa daerah Jawa Tengah (Jawa Tengah) seperti Tegal, Brebes Kebumen dan Puworejo pada Kamis (18/10). Gempa ini dikatakan karena pergeseran patahan sesar lasem dengan dampak kerusakan yang luar biasa.
[BENAR] “Klarifikasi BMKG Terkait Prediksi Gempa Bermagnitudo 8,2 dan Tsunami di Beberapa Daerah Jateng”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 19/10/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Kepala Bagian Humas BMKG, Hary Tirto Djatmiko membantah isu yang memprediksi gempa bermagnitudo 8,2 dan berpotensi tsunami akan terjadi di beberapa daerah Jateng seperti Tegal, Brebes Kebumen dan Puworejo pada Kamis (18/10). “Pesan yang beredar sudah dapat dipastikan hoaks,” ujar Hary kepada Kompas.com, Kamis (18/10).
Rujukan
[SALAH] Informasi Akan Terjadi Gempa Bumi di Situbondo Dengan Mencatut Nama Kiai
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 18/10/2018
Berita
Warganet khususnya yang berada di daerah Situbondo, Jawa Timur dihebohkan dengan pesan berantai bahwa akan terjadi gempa susulan. Pascagempa bermagnitudo 6,0 yang terjadi sepekan lalu, warga Situbondo kembali dibuat ketar-ketir dengan beredarnya kabar hoax yang diduga berkaitan dengan gempa bumi. Ironisnya, agar tampak meyakinkan, si pembuat info menyesatkan itu sengaja mencatut nama salah satu kiai di Situbondo.
Hasil Cek Fakta
Menanggapi tersebarnya informasi ini, BPBD Situbondo pun segera membuat klarifikasi dan menyatakan informasi itu adalah hoax. “Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mohon Kepada Masyarakat Untuk Tidak Kembali Menyebarkan Pesan Singkat Seperti Di Gambar,” demikian pernyataan resmi BPBD Situbondo lewat akun Facebooknya, sembari menunjukkan screenshoot foto broadcast yang beredar.
Rujukan
[KLARIFIKASI] Klarifikasi Kemenpora Terkait Pelatih Asian Games 2018 yang Belum Terima Bonus
Sumber:Tanggal publish: 17/10/2018
Hasil Cek Fakta
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan klarifikasi mengenai kabar sejumlah pelatih untuk cabang olahraga sepak takraw, BMX, kano, dan soft tennis pada ASIAN Games 2018 kemarin belum mendapatkan bonus. Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kempora, Raden Isnanta menyebutkan, bonus-bonus tersebut sudah tersedia, namun belum diambil pemiliknya. “Jadi, bukannya tidak dibayarkan. Hanya saya ada sejumlah pelatih dari beberapa cabang olahraga yang belum mengambil. Kalau yang sibuk apa perlu saya antarkan ke rumahnya?,” ujar Raden.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/763721410627063/
- https://asiangames.antaranews.com/berita/758952/kemenpora-bantah-bonus-pelatih-asian-games-tidak-tersalurkan
- https://www.republika.co.id/berita/sepakbola/arena-olahraga/18/10/16/pgoyq8348-kemenpora-bantah-bonus-pelatih-asian-games-tidak-tersalurkan
- https://www.bola.com/ragam/read/3669139/kemenpora-bantah-ada-keterlambatan-bonus-untuk-pelatih-asian-games-2018
- https://sport.tempo.co/read/1136943/pelatih-asian-games-2018-belum-terima-bonus-ini-kata-kemenpora
- https://nasional.kontan.co.id/news/masih-ada-pelatih-yang-belum-mengambil-bonus-asian-games-2018
- http://www.beritasatu.com/lainnya/516963-20-persen-bonus-asian-games-belum-diambil.html
- https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20181016125539-178-338855/kemenpora-heran-bonus-tim-pelatih-sepak-takraw-belum-diambil?fbclid=IwAR1my19jBFOdQzEKpcZJV5v4MZbXXN_0kk3AJI5Pf2dmW3qc7F5BGC1X2qU
[BENAR] “Taman Impian Jaya Ancol Bantah Menggratiskan Tiket Masuk Mulai 14 Oktober hingga 6 Bulan Kedepan”
Sumber: vidio.comTanggal publish: 17/10/2018
Berita
Tersebar informasi melalui media sosial yang mencantumkan link video dengan judul “Masuk Ancol Gratis Mulai Tanggal 14 Oktober Selama 6 Bulan”. Namun faktanya video tersebut inti pesannya berisi rencana uji coba yang diusulkan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta ketika itu untuk menggratiskan masuk Pantai Ancol per 14 Oktober 2017.
Hasil Cek Fakta
Kali ini pihak Taman Impian Jaya Ancol pun membantah kembali informasi yang mengatakan masuk Ancol tidak dikenakan biaya atau gratis. “Jelas hoax,” tegas Corporate Communication Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, Rabu (17/10).
Rujukan
Halaman: 7897/8400




