[SALAH] “Terjadi Gempa Susulan yang Berpotensi Tsunami di Madura”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 12/10/2018
Berita
Setelah terjadi gempa di Bangkalan Madura, Jawa Timur pada Selasa (9/10) lalu, nyatanya ada isu yang mengatakan akan terjadi kembali gempa susulan yang berpotensi tsunami. Isu tersebut tersebar melalui pesan berantai Whatsapp dan Facebook.
Hasil Cek Fakta
Menanggapi informasi tersebut, Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Hary Djatmiko menyatakan informasi itu tidak benar atau hoaks.
Rujukan
[KLARIFIKASI] Klarifikasi Tentang Isu Gunung Salak Erupsi/Meletus
Sumber:Tanggal publish: 11/10/2018
Hasil Cek Fakta
Atas isu Gunung Salak Erupsi/Meletus, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan klarifikasi. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan bahwa Gunung Salak tidak meletus dan statusnya normal. Adapun, menurut Sutopo, informasi tersebut berasal dari laporan VAAC Darwin (Volcanic Ash Advisory Centre) yang menyatakan Gunung Salak meletus berdasarkan pantauan satelit Himawari. Sehingga itu akan menggangu penerbangan pesawat terbang. “Namun VAAC Darwin telah mengkoreksi hal itu bahwa tidak ada sebaran abu vulkanik dari daerah di sekitar Gunung Salak. Penerbangan pun aman,” jelasnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/760591824273355/
- https://twitter.com/Sutopo_PN/status/1050057534432632832
- https://www.liputan6.com/news/read/3664498/bnpb-gunung-salak-tidak-meletus-tetap-normal-dan-aman
- https://daerah.sindonews.com/read/1345227/174/bnpb-pastikan-gunung-salak-tidak-meletus-dan-status-normal-1539188748
- https://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/18/10/11/pge99s328-bnpb-pastikan-gunung-salak-aman-dan-normal
- https://sains.kompas.com/read/2018/10/10/202517723/gunung-salak-dikabarkan-erupsi-pvmbg-beri-penjelasan
- http://kabar24.bisnis.com/read/20181010/15/848020/isu-gunung-salak-meletus-dibantah-pvmbg?utm_source=dlvr.it&utm_medium=facebook
- http://www.beritasatu.com/nasional/515859-sempat-dikabarkan-meletus-status-gunung-salak-dinyatakan-aman.html
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20181010220031-20-337496/pvmbg-bantah-gunung-salak-erupsi
- https://www.liputan6.com/news/read/3664469/pvmbg-kabar-gunung-salak-erupsi-tidak-benar
[BENAR] “Cairan dalam Wadah Mainan Anak yang Menyerupai Pisang Tidak Mengandung Narkoba”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 11/10/2018
Berita
Tersebar informasi melalui media sosial yang mengatakan cairan dalam wadah mainan anak menyerupai pisang mengandung narkoba telah beredar di SDN 2 Kemantren, Kecamatan Gedeg, Mojokerto. Berikut narasi lengkapnya: “Informasi buat rekan2: Bagi yang punya anak TK, SD dan SMP mohon dengan hormat disampaikan kpd putra dan putrinya : bahwa tadi pagi ada kejadian di SDN 2 Kemantren selesai membeli sari buah pisang cair dg harga Rp. 2.000,-. Diduga ada kandungan narkoba. A. adapun sistem cara memakainya sbb: Cairan tsb di semprotkan pada mulut. B. Hasil / reaksi minuman tsb sbb: Segar dan nikmat selanjutnya pemakai tsb menjadi lemas dan bola mata keatas. Sekarang kasus tsb sedang dalam penyelidikan Polisi Gedeg. Penjualnya sudah pindah tempeh dan masih jadi pencarian pihak Polsek. Wis sementara sakmane sik, WASPADA!”
Hasil Cek Fakta
Polres Mojokerto membantah informasi terkait cairan yang mengandung narkoba pada wadah mainan anak menyerupai pisang yang ditemukan di SDN 2 Kemantren, Kecamatan Gedeg, Mojokerto. Meski begitu Kapolresta Mojokerto, AKBP Sigit Dany Setiyono akan melakukan penyelidikan lebih dalam guna meminimalisir peredarannya.
Rujukan
[BENAR] KEPOLISIAN ANGKAT BICARA TERKAIT GRUP GAY PELAJAR DI GARUT
Sumber: facebook.comTanggal publish: 11/10/2018
Berita
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kemunculan grup komunitas gay di Facebook yang anggotanya diduga sebagai pelajar SMP dan SMA di Kabupaten Garut.
Hasil Cek Fakta
Melansir dari detik.com, Kepolisian Garut menyimpulkan bahwa grup tersebut adalah hoaks. Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna menuturkan hasil penyelidikan yang telah dilakukan oleh anggotanya. Menurutnya, ia mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan komunitas gay yang terdapat di Facebook itu benar-benar ada.
Rujukan
Halaman: 7901/8400




