• [HOAKS] "Hati-hati mengonsumsi beberapa bagian ayam ini"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 24/07/2018

    Berita

    "Hai, Moms! Hati-hati mengonsumsi beberapa bagian ayam di bawah ini ya:
    .
    1. Kulit. Kulit merupakan bagian tubuh ayam yang disuntik hormon dan antibiotik sehingga sisa-sisa bahan kimia ini masih terkandung pada kulit ayam.
    .
    2. Terdapat kelenjar getah bening yang berbentuk benjolan kecil di leher. Nah, kelenjar getah bening berfungsi untuk melindungi ayam dari bibit-bibit penyakit yang mausk ke tubuhnya.
    .
    3. Ceker merupakan salah satu bagian tubuh yang disuntik oleh zat kimia guna proses pengembangbiakan dan pertumbuhan ayam.
    .
    Ceker ayam bahkan bisa menyebabkan risiko penyakit kanker serviks, kanker payudara, kanker rahim, serta endometriosis, jika dikonsumsi secara berlebihan oleh para wanita.
    .
    4. Sayap ayam merupakan bagian ayam yang disuntik hormon seiring pertumbuhan si ayam. Bahkan, sayap ayam bisa disuntik hormon sebanyak 4 kali, Moms!
    .
    5. Terlalu sering mengonsumsi hati ayam berisiko mengalami gangguan pencernaan, meningkatnya kadar kolestrol, serta asam urat.
    .
    Sumber: mommyasia.id/4649
    .
    .
    .
    #ayam #kesehatan #food #healthyfood #chicken #mommy #mommyasia #mommyasiaid".

    Hasil Cek Fakta

    Hoax yang pernah beredar di 2017, 2016 dan 2014. "Sayap dan ceker ayam sebagai penyebab kanker hanya asumsi. Belum ada pembuktian ilmiah soal ini. Kabar ini bisa dikategorikan sebagai hoax. Meski begitu, harus tetap diperhatikan jumlah asupan makanan yang diterima tubuh. Jangan sampai berlebihan dan membahayakan kesehatan.", selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Kenaikan Biaya PBB Sebesar 100 Persen di Jagakarsa Jakarta Selatan

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 24/07/2018

    Berita

    Belum lama ini sebuah akun twitter @hotelsyariah_JKT mengabarkan adanya kenaikan pajak bumi dan bangunan (PBB) hingga sebesar 100% di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Hasil Cek Fakta

    Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penelusuran dan setelah dilakukan pengecekan ternyata informasi tersebut tidak terbukti. Akun twitter tersebut pun kini sudah non aktif.

    “Menurut info dari Kepala UPPRD (Unit Pengelola Pajak dan retribusi Daerah) Jagakarsa seperti itu,” kata Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Pemprov DKI Jakarta Faisal Syafruddin kepada Medcom.id, Sabtu, 21 Juli 2018.

    Faisal mengaku tidak mengetahui pemilik akun itu. Yang jelas, kata dia, informasi soal kenaikan NJOP 100% di Jagakarsa tidak benar.

    Senada dengan Faisal, Kepala Unit Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Pemprov DKI Johari menyebut bahwa kenaikan PBB di kawasan tersebut tidak seperti yang disebutkan.

    “Itu kemarin yang hotel naik 39% di Jagakarsa. Dan wajib pajaknya mau bayar kok,” ungkap Johari saat dihubungi Kontan.co.id, Sabtu (21/7).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] PT KCI Mengklarifikasi Kabar Tiket Kertas Gratis di Stasiun Bogor Pada Senin 23 Juli 2018

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Sempat muncul kabar di media sosial yang menyatakan bahwa tiket kereta rel listrik (KRL) komuter di Stasiun Bogor digratiskan lantaran terjadi kericuhan. Menanggapi hal tersebut, dilansir dari antaranews.com, republika.co.id, dan detik.com, Vice President Komunikasi Perusahaan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva Chairunisa menegaskan, tidak ada tiket yang digratiskan kepada penumpang KRL. “Itu nggak bener. Jadi nggak ada petugas yang menggratiskan. Kalau mungkin memang tadi ada kondisinya yang tadi rangsek atau segala macem terus masuk nggak bertiket, nanti di stasiun tujuan akan ada penjagaan. Ketentuannya sama nggak ada yang digratiskan,” jelasnya.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Mafindo
    • Republika Online
    • 4 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] Workshop Al-Qur’an Nusantara yang Diadakan di UIN Imam Bonjol Padang, Bertujuan untuk Membuat “Al-Qur’an Nusantara”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/07/2018

    Berita

    Banyak warganet yang bekomentar negatif atas informasi yang beredar luas melalui media sosial terkait Workshop Al-Qur’an Nusantara yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang, Selasa (17/718).

    Warganet menduga acara tersebut bertujuan akan lahirnya Al-Qur’an Nusantara yang isi ayat dalam Al-Qur’an diganti, dengan menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa-bahasa daerah yang terdapat di Indonesia.

    Hasil Cek Fakta

    Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang Dr Putra Eka Wirman menjawab polemik workshop Alquran Nusantara yang menjadi viral di media sosial. Ia menjelaskan, yang dimaksud dengan Alquran Nusantara itu adalah mushaf-mushaf Alquran kuno yang ditulis tangan oleh ulama-ulama Minangkabau pada awal abad ke-19.

    “Itu digelarnya tanggal 17 Juli lalu oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Kemenag RI dan ini untuk kali ketiga. Sebelumnya digelar di Aceh, dan daerah lainnya,” katanya, Minggu (22/7).

    Ia mengatakan, Workshop Alquran Nusantara kontennya mengenalkan pada peserta workshop model-model Alquran yang ditulis tangan di Minangkabau. Sekaligus membedah Alquran-Alquran yang ditulis para ulama di Minangkabau, baik tulisan tangan maupun cetak di awal abad ke-19.

    “Yang dibahas dalam workshop itu kapan Alqurannya ditulis, langgam yang dipakai, spesifikasi, dan lainnya. Ciri-ciri mushaf Alquran kuno ini, tidak ada penomoran ayat, cara penulisan bahasa arab, kaligrafi yang benar dan beberapa klasifikasinya, serta umur mushafnya,” tuturnya.

    Melalui surat siaran pers, Kementerian Agama RI Badan Litbang dan Diklat Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an memberikan klarifikasinya.

    Berikut isi surat siaran pers yang dibuat oleh Kemenag RI :

    Sehubungan dengan informasi yang tersebar luas melalui media sosial terkait workshop kajian Al-Qur’an yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang, pada Selasa 17 Juli 2018, dengan ini Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) menjelaskan sebagai berikut:

    1. Kegiatan tersebut seyogianya berjudul “Workshop Manuskrip Al-Qur’an Nusantara’. Sebuah kegiatan LPMQ yang bertujuan menggalakkan kajian khazanah mushaf kuno Al-Qur’an di Kepulauan Nusantara. Kajian terhadap manuskrip Al-Qur’an warisan para ulama Nusantara selama ini masih kurang memperoleh perhatian.

    2. Kegiatan workshop ini merupakan pengembangan dari penelitian manuskrip Al-Qur’an di Nusantara yang sudah dilakukan oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an selama beberapa tahun terakhir (2011-2017).

    3. Kegiatan di UIN Imam Bonjol membahas khazanah manuskrip Al-Qur’an yang terdapat di suaru-surau, museum, dan koleksi pribadi di Sumatera Barat. Mushaf-mushaf kuno tersebut merupakan hasil karya tulis tangan para ulam surau pada sekitar abad ke-19.

    4. Pada acara workshop para peserta diberikan materi tentang wawasan manuskrip Al-Qur’am di Nusantara dan bagaimana menerapkan kajian ulumul-Qur’an seperti ilmu rasm, dabt (tanda baca), waqaf dan ibtida, dan lain-lain, dengan objek mushaf kuno setempat.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini