• [SALAH] PEMBULUH DARAH DI MATA PECAH AKIBAT SERING BERMAIN HP

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Dunia maya dihebohkan dengan pesan berantai yang tersebar di media sosial (medsos). Pesan tersebut berisi informasi seorang remaja berusia 15 tahun yang mengalami pecah pembuluh darah di mata akibat sering menggunakan handphone atau gadget. Dalam pesan berantai yang beredar di grup WhatsApp foto remaja tersebut ikut ditampilkan. Di mana pada kedua matanya terdapat bercak merah seperti darah di bagian mata putih.

    Hasil Cek Fakta

    Sontak informasi yang beredar di media sosial ini menimbulkan reaksi dari banyak pihak. Salah satunya adalah pemilik akun twitter @ferdiriva, yang belakangan diketahui adalah seorang doks=ter spesialis mata bernama dr Ferdiriva Hamzah, SpM.

    Menanggapi isu pembuluh dara mata remaja yang pecah tersebut, dengan tegas Ferdi membantah bahwa penyebab mata menjadi merah adalah akibat sering bermain handphone. Hal itu terlihat dari postingan yang ia unggah di twitter

    “Mega super duper gigantic humongous HOAX,” tulis @ferdiriva.

    Menurutnya, pesan berantai itu adalah hoax, sehingga masyarakat diimbau tidak mempercayainya begitu saja. Dijelaskannya, kondisi mata merah itu disebut subconjunctival bleeding yang tidak berbahaya. Pasalnya, dalam dua minggu darah di mata tersebut dapat terserap dengan sendirinya. Ia menambahkan, mata memerah bisa saja disebabkan oleh berbagai hal.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] Abu Bakar Baasyir Meninggal Dunia

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Inna lillahi wa inna Illaihi raaji'uun.

    Telah berpulang KH Abu Bakar Baasyir semoga Allah tempatkan Almarhum disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin ya Rabb.

    lahul Fatihah

    https://m.kiblat.net/2018/07/09/ustadz-basri-wafat-dalam-tahanan-tpm-minta-ustadz-abu-bakar-baasyir-dirumahkan/

    Hasil Cek Fakta

    Informasi dari pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan Abu Bakar Baasyir meninggal dunia adalah informasi yang keliru. Dilansir dari detik.com, Achmad Michdan, anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) meluruskan, sosok yang disebutkan meninggal sebenarnya ialah M Basri bukanlah Baasyir. “Itu informasinya tertukar, itu salah. Yang meninggal adalah Ustaz Basri, bukan Ustaz Ba'asyir,” ujarnya.

    Rujukan

    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • Liputan 6
    • Times Indonesia
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [DISINFORMASI] "14 TNI diselundupkan ke tanah Arab"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Klaim "diselundupkan" yang disebutkan di narasi video di post sumber tidak disertai sumber referensi informasi yang valid, dan beberapa nama prajurit yang disebut tidak benar. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [HOAKS] Penangkapan Tuyul di Desa Karangejo Blitar

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook M Nasrul Arif yang menggegerkan warga Kabupaten Blitar.

    Dalam status yang dibuat oleh M Nasrul Arif itu, dikatakan kalau seorang warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar menangkap sebuah makhluk gaib seekor tuyul yang di masuk ke dalam botol.

    “Sing rumongso kelangan tuyul ndang reneo, inbok/ wa,08595321669388 timbang tak sikso,” tulis M Nasrul Arif.

    Yang dalam terjemahan dalam bahasa Indonesia berarti “Yang merasa kehilangan tuyul segera ke sini, daripada aku siksa tuyulnya”.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi hal tersebut, pemerintah Desa Karangrejo melalui Kepala Desa, Sugiana, menyatakan informasi yang beredar adalah informasi hoaks.

    “Saya tidak pernah mendengar kalau ada warga saya yang menangkap tuyul,” katanya di halaman kantor Desa Karangrejo, Selasa (10/07/2018).

    Dari informasi yang beredar di media sosial, tuyul itu ditangkap warga di barat Kantor Desa Karangrejo.

    ”Rumah saya sebelah barat dan posisinya saja tidak jauh dari kantor desa dan saya tidak pernah mendengar berita semacam ini,” ungkapnya.

    Lebih lanjut pihaknya mengatakan, tidak ada kegaduhan yang terjadi di desa yang ia pimpin.

    Sugiana menuturkan untuk tidak gampang percaya dengan hal gaib seperti ini. Sebab barangkali ada orang yang ingin merusak ketenangan desanya.

    “Disini adem ayem mas. Kalaupun ramai itu kegiatan anak-anak mahasiswa yang lagi KKN menggelar kegiatan bangun desa,” pungkasnya.

    Rujukan