SuaraSumsel.id - Sebuah video yang sedang viral di media sosial memicu perdebatan sengit. Dalam video itu, seorang ustaz terlihat berbicara kepada jamaah seolah-olah mengajak mereka untuk bersahabat dengan Israel.
Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Oshin Tayong” pada Jumat (9/1/2026) yang menampilkan seorang ustaz membawa bendera Israel memberikan ceramah di hadapan jamaah. Berikut narasi lengkapnya:
VIRAL: SEORANG USTADZ KIBARKAN BENDERA ISRAEL. AJAK PARA JAMA'AH BERSAHABAT DENGAN ISRAEL
Viral: Seorang Ustadz kibarkan bendera Israel sa'at ceramah
Maksudnya apa ini, ada yg tau?
Unggahan tersebut cepat menyebar di platform seperti Facebook, TikTok, dan WhatsApp dengan narasi provokatif yang memancing emosi netizen.
Hingga Kamis (14/1/2026) unggahan tersebut telah mendapat 33 tanda suka, menuai 48 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 8 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Namun sebelum Anda ikut terpancing atau menyimpulkan sesuatu, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya karena klaim itu ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Klaim itu langsung mendapatkan ratusan komentar dan dibagikan ke berbagai grup agama dan komunitas di media sosial.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo menelusuri video tersebut dan menemukan temuan penting:
1. Video yang beredar tidak menunjukkan seorang ustaz mengajak jamaah bersahabat dengan Israel.2. Potongan video yang dibagikan merupakan bagian dari ceramah tentang toleransi dan perdamaian antarumat beragama, bukan ajakan politis atau hubungan khusus dengan suatu negara tertentu.3. Dalam konteks aslinya, orang yang tampil dalam video tersebut sedang menyampaikan pesan etika umum tentang hidup rukun antar sesama manusia, bukan ajakan bersahabat secara politik dengan negara manapun.4. Narasi yang dikaitkan dengan Israel adalah interpretasi yang keliru atau sengaja dipelintir oleh pihak yang menyebarkan video tersebut tanpa konteks yang benar.
Video itu tidak menunjukkan nama ustaz, tidak ada pernyataan eksplisit tentang Israel, dan sejatinya ditujukan untuk menyebarkan pesan damai, tetapi sudah diganti narasinya oleh akun yang tidak bertanggung jawab.
Cek Fakta: Viral Ustaz Ajak Jamaah Bersahabat dengan Israel, Ini Faktanya!
Sumber:Berita
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Klaim bahwa video itu berisi ajakan seorang ustaz untuk bersahabat dengan Israel adalah SALAH dan menyesatkan.
Narasi tersebut merupakan hoaks karena memanfaatkan video yang diambil di luar konteks, lalu diberi penafsiran yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.
Narasi tersebut merupakan hoaks karena memanfaatkan video yang diambil di luar konteks, lalu diberi penafsiran yang tidak sesuai dengan isi sebenarnya.
CEK FAKTA: Roy Suryo Ditahan di Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi
Sumber:Berita
Suara.com - Beredar narasi yang menyebut jika pakar telematika Roy Suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Dalam unggahan video di YouTube tersebut menampilkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna merah.
Adapun narasi video tersebut sebagai berikut:
"Berita hari ini akhirnya roy suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu pak Jokowi
Ternyata ada unsur dendam !! roy suryo dan komplotannya. Makanya jangan melawan orang diam dan sabar !!!"
Lantas benarkah foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi?
Dalam unggahan video di YouTube tersebut menampilkan Roy Suryo mengenakan rompi tahanan berwarna merah.
Adapun narasi video tersebut sebagai berikut:
"Berita hari ini akhirnya roy suryo ditahan setelah sidang pembuktian kasus ijazah palsu pak Jokowi
Ternyata ada unsur dendam !! roy suryo dan komplotannya. Makanya jangan melawan orang diam dan sabar !!!"
Lantas benarkah foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Antara menggunakan Google Reverse Image foto tersebut serupa dengan laman Kompas berjudul Akhir Kasus Meme Stupa Mirip Jokowi, Roy Suryo Divonis 9 Bulan Penjara.
Dalam berita itu, Roy Suryo dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu, 28 Desember 2022.
Roy Suryo dinyatakan bersalah karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu maupun kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).
Dengan demikian, foto yang beredar merupakan foto dari tahun 2022 dan bukan foto saat ini, serta tidak terkait dengan dugaan kasus ijazah palsu Presiden Jokowi.
Dalam perkembangan kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi, Roy Suryo memenuhi undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya.
Mantan Menpora itu menyampaikan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan dengan menjawab 24 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (15/5/2025).
Dengan demikian, foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi merupakan informasi hoaks.
Bareskrim nyatakan ijazah Jokowi asli
Dalam berita itu, Roy Suryo dijatuhi hukuman sembilan bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu, 28 Desember 2022.
Roy Suryo dinyatakan bersalah karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang bertujuan menimbulkan kebencian atau permusuhan terhadap individu maupun kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).
Dengan demikian, foto yang beredar merupakan foto dari tahun 2022 dan bukan foto saat ini, serta tidak terkait dengan dugaan kasus ijazah palsu Presiden Jokowi.
Dalam perkembangan kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Jokowi, Roy Suryo memenuhi undangan klarifikasi di Polda Metro Jaya.
Mantan Menpora itu menyampaikan bahwa dirinya telah menjalani pemeriksaan dengan menjawab 24 pertanyaan dari penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis (15/5/2025).
Dengan demikian, foto Roy Suryo ditahan karena tuduhan ijazah palsu Jokowi merupakan informasi hoaks.
Bareskrim nyatakan ijazah Jokowi asli
Cek Fakta: Detik-Detik Pesawat ATR Jatuh karena Power Bank Terbakar Viral, Ini Faktanya
Sumber:Berita
SuaraJakarta.id - Belakangan ini beredar sebuah video di media sosial yang diklaim sebagai “detik-detik pesawat ATR jatuh karena power bank terbakar di tengah penerbangan”. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran publik dan cepat dibagikan oleh banyak akun.
Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat.
Unggahan disertai narasi:
“Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan
DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”
Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.
Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.
Dengan kata lain:
Fakta Insiden yang Sebenarnya:
Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.
Beredar video dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat.
Unggahan disertai narasi:
“Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan
DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”
Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.
Namun setelah ditelusuri, klaim itu tidak benar dan termasuk konten yang menyesatkan.
Video yang beredar bukanlah rekaman dari kecelakaan pesawat ATR Indonesia. Pemeriksa fakta dari Mafindo menemukan bahwa video tersebut berasal dari dokumentasi lama sebuah insiden di pesawat lain, di mana baterai lithium terbakar di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou menuju Incheon, Korea Selatan pada Oktober 2025.
Dengan kata lain:
Fakta Insiden yang Sebenarnya:
Belakangan, sebuah pesawat ATR 42-500 dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah Maros–Pangkep pada 17 Januari 2026. Namun, insiden ini bukan karena power bank terbakar di dalam kabin. Video yang dipakai sebagai bukti di unggahan viral tidak berkaitan dengan kejadian tersebut.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Video yang beredar berasal dari kejadian terbakarnya baterai lithium di penerbangan luar negeri, bukan kecelakaan ATR di Indonesia.
Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.
Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
Sebaiknya masyarakat waspada terhadap klaim viral sebelum mempercayai atau membagikannya.
Tips untuk Cek Fakta Sebelum Berbagi
CEK FAKTA: AHY Minta Ikhaskan Dana Haji yang Dibawa Kabur Yaqut Cholil Qoumas
Sumber:Berita
Suara.com - Media sosial dihebohkan dengan narasi terkait dana haji dibawa kabur Menteri Agama RI periode 2020-2024 yakni Yaqut Cholil Qoumas.
Dalam unggahan Facebook itu menyebut Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta masyarakat untuk merelakan dana haji yang disebut dibawa kabur Gus Yaqut.
Adapun narasi tangkapan layar judul artikel sebagai berikut:
"AHY: Dana Haji Yang Dibawa Kabur Oleh Bpk Yaqut Cholil Sudah Di Ikhlaskan Oleh Masyarakat Indonesia"
Lantas benarkah AHY minta masyarakat ikhaskan dana haji yang dibawa kabur mantan Menag Yaqut?
Dalam unggahan Facebook itu menyebut Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta masyarakat untuk merelakan dana haji yang disebut dibawa kabur Gus Yaqut.
Adapun narasi tangkapan layar judul artikel sebagai berikut:
"AHY: Dana Haji Yang Dibawa Kabur Oleh Bpk Yaqut Cholil Sudah Di Ikhlaskan Oleh Masyarakat Indonesia"
Lantas benarkah AHY minta masyarakat ikhaskan dana haji yang dibawa kabur mantan Menag Yaqut?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, tangkapan layar berita dalam unggahan tersebut menampilkan foto, waktu, dan tanggal terbit yang identik dengan salah satu artikel CNN Indonesia berjudul "AHY Wanti-wanti Dampak Perang Tarif Trump secara Global".
Dalam isi artikel yang sebenarnya memuat pernyataan AHY selaku Direktur The Yudhoyono Institute (TYI).
AHY mengingatkan dampak dari kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump.
AHY menilai bahwa kebijakan tersebut berpotensi memicu perlawanan kolektif dari berbagai negara terhadap Amerika Serikat.
Dalam isi artikel yang sebenarnya memuat pernyataan AHY selaku Direktur The Yudhoyono Institute (TYI).
AHY mengingatkan dampak dari kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump.
AHY menilai bahwa kebijakan tersebut berpotensi memicu perlawanan kolektif dari berbagai negara terhadap Amerika Serikat.
Halaman: 8362/8364