• Hoaks! Gibran dan AHY setuju DPR dibubarkan

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY menyetujui pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

    Unggahan tersebut juga menarasikan bahwa AHY “mengamuk” terhadap fraksi yang dianggap menghina rakyat hingga Ketua DPR, Puan Maharani, disebut mundur dari jabatannya.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Gibran AHY Setuju Pembubaran DPR

    AHY Amuk Fraksi yang Hin4 Rakyat

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Akhirnya Puan Mundur Sebagai Ketua DPR”

    Namun, benarkah Gibran dan AHY setuju DPR dibubarkan?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ada informasi resmi ataupun dari media kredibel yang menarasikan Gibran dan AHY menyetujui DPR dibubarkan.

    Secara konstitusi, Pasal 7C UUD 1945 menegaskan bahwa Presiden tidak dapat membekukan atau membubarkan DPR.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Ketentuan ini menunjukkan bahwa Presiden dan DPR memiliki kedudukan sejajar sebagai lembaga negara dalam sistem pemerintahan presidensial, sehingga tidak dapat saling membubarkan.

    Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Airlangga, Dr. Mohammad Syaiful Aris, dilansir dari ANTARA, juga menjelaskan bahwa pembubaran DPR tidak mungkin dilakukan secara konstitusional karena DPR merupakan cabang kekuasaan legislatif dan bagian dari Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

    Selain itu, berdasarkan laman resmi DPR, Puan Maharani masih menjabat sebagai Ketua DPR hingga saat ini.

    Dengan demikian, narasi yang menyebut Gibran dan AHY setuju membubarkan DPR serta klaim bahwa Puan Maharani mundur tidak berdasar.

    Klaim: Gibran dan AHY setuju DPR dibubarkan

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek fakta, pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto jadi pelatih Timnas Futsal Arab Saudi

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah dikontrak Arab Saudi untuk melatih tim nasional futsal negara tersebut dengan nilai kontrak besar.

    Unggahan itu juga menyebut Souto langsung meninggalkan Indonesia setelah membawa tim “Garuda” meraih hasil positif dan diberi target membawa Arab Saudi ke semifinal Piala Asia 2028 hingga menembus lima besar peringkat AFC.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Breaking news ..

    Setelah sukses membantu futsal Garuda lolos semifinal diluar dugaan pelatih anyar Hector Souto langsung terbang ke negara petro dolar Arab Saudi bukan tanpa alasan ditunjuk jadi pelatih tim futsal Elang Hijau dengan nilai kontrak selangit

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    diberikan target semifinal piala Asia 2028 otomatis lolos piala dunia untuk jangka panjang tembus 5 besar rangking AFC selamat tinggal futsal Indonesia menurut pendapat kalian gimana”

    Namun, benarkah pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto jadi pelatih Timnas Futsal Arab Saudi?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, informasi tersebut tidak benar.

    Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, memastikan Hector Souto masih menjadi pelatih Timnas Futsal Indonesia sesuai kontrak yang berlaku hingga 2028.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Ia menegaskan tidak ada rencana mengganti Souto karena federasi merasa puas dengan kinerjanya.

    "Ya, kalau saya sih sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikir untuk mengganti pelatih. Saya sangat puas. Indonesia sangat puas," kata Michael Sianipar, dilansir dari ANTARA.

    Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol itu, Indonesia bahkan mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi runner-up Piala Asia untuk pertama kalinya.

    Kontrak Souto juga telah diperbarui sebelum Piala Asia 2026, dan ke depan ia ditargetkan mempersiapkan tim agar mampu menembus Piala Dunia 2028.

    Selain itu, foto yang beredar dalam unggahan bukan terkait penunjukan Souto sebagai pelatih Arab Saudi.

    Foto tersebut serupa dengan unggahan Instagram ini yang dinarasikan dokumentasi kerja sama antara Qatar Airways Group dan Asian Football Confederation (AFC) untuk meningkatkan pengalaman penggemar dalam kompetisi sepak bola Asia.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim bahwa Hector Souto menjadi pelatih Timnas Futsal Arab Saudi tidak berdasar.

    Klaim: Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto jadi pelatih Timnas Futsal Arab Saudi

    Rating: Disinformasi/Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Presiden Prabowo memarahi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan karena diduga menjadi “pemain” dalam proyek Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dan merusak lingkungan alam Sumatera.

    Unggahan tersebut juga menampilkan narasi seolah-olah publik menunggu keputusan Presiden terkait isu tersebut.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “PRABOWO MARAH LUHUT KETAUHUAN JADI PEMAIN PROYEK IMIP, MOROWALI DAN PERUSAK LINGKUNGAN ALAM SUMATERA

    Netizen: “rakyat menanti keputusanmu pak pak presiden”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Bagaimana menurut Anda !?”

    Namun, benarkah Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi yang menyatakan Prabowo memarahi Luhut atau bahwa Luhut terlibat sebagai “pemain” dalam proyek IMIP.

    Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, ia bertanggung jawab atas perencanaan dan pengembangan investasi nasional selama lebih dari satu dekade.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    “Sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, saya bertanggung jawab atas perencanaan dan pengembangan investasi nasional selama kurang lebih sebelas tahun,” ungkap Luhut, dilansir dari ANTARA.

    Isu terkait IMIP kembali mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau latihan TNI di Morowali dan menyoroti tidak adanya perangkat negara di bandara khusus kawasan tersebut.

    Selain itu, anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Polri menginvestigasi bandara khusus di wilayah pertambangan tersebut.

    Dengan demikian, klaim bahwa Presiden Prabowo memarahi Luhut karena keterlibatan dalam proyek IMIP tidak berdasar.

    Klaim: Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Hoaks! Artikel 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi presiden lagi 2029

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/02/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan tangkapan layar artikel yang menarasikan hasil survei LSI menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo mencapai 85 persen, serta menyebut mayoritas rakyat setuju jika Jokowi kembali menjadi presiden pada 2029.

    Berikut narasi judul dalam tangkapan layar artikel tersebut:

    “Survei LSI Kepuasan Rakyat Terhadap Mantan Presiden Joko Widodo Meningkat Mencapai 85% Rakyat Setuju Presiden Joko Widodo Presiden Lagi 2029”

    Namun, benarkah artikel suvei LSI 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi Presiden lagi 2029?



    Hasil Cek Fakta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan artikel resmi dengan judul maupun isi seperti yang beredar dalam unggahan tersebut.

    ANTARA menemukan bahwa foto dan waktu publikasi pada tangkapan layar itu serupa dengan artikel berjudul “Diterpa Banyak Kasus, Kegelisahan Jokowi Tidak akan Usai”.

    Artikel tersebut tidak memuat hasil survei LSI tentang dukungan terhadap Jokowi untuk kembali menjadi presiden pada 2029, melainkan berisi opini pengamat politik Rocky Gerung terkait sejumlah isu yang dikaitkan dengan Jokowi.

    Dengan demikian, tangkapan layar artikel yang mengklaim adanya survei LSI tersebut merupakan hasil suntingan dan tidak benar.

    Klaim: Artikel survei LSI 85 persen rakyat setuju Jokowi jadi Presiden lagi 2029

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

    • ANTARA News
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini