• [SALAH] Es Kue Jadul berbahan Spons di Kemayoran

    Sumber: TIKTOK.COM
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    Akun Tiktok “info.kemayoran” pada Minggu (25/1/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “Seorang warga menemukan jajanan jadul berupa es kue yang terbuat dari bahan spons di wilayah Utan Panjang 3 RT 10/05, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/01).

    Penemuan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar karena bentuknya menyerupai jajanan anak-anak tempo dulu. Hingga saat ini belum diketahui asal-usul jajanan tersebut.

    Warga diimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan keamanan jajanan sebelum dikonsumsi, khususnya oleh anak-anak.”

    Per Senin (2/2/2026) video itu sudah ditonton 1.6 juta kali, disukai 14 ribu kali, dibagikan 9.227 kali dan menuai komentar 2.044 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Es Kue Jadul berbahan Spons di Kemayoran” ke mesin pencari Google,  ditemukan informasi bantahan dari Kompas.com dengan judul artikel “Polisi Ungkap Hasil Lab Sampel Es Gabus Diduga Berbahan Spons di Kemayoran” pada Minggu (25/1/2026).


    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri lebih lanjut kebenaran klaim tersebut bahwasanya hasil pengecekan Tim DOKKES DOKPOL Polda Metro Jaya, seluruh sampel makanan layak dikonsumsi dan tidak mengandung zat berbahaya maupun spons PU Foam, sesuai isu yang sempat beredar.


    Melansir dari Kompas.com, untuk memastikan hasil yang lebih ilmiah, sampel juga dikirim ke Dinas Kesehatan dan Laboratorium Forensik Polri. Selain itu, penyelidikan menelusuri tempat pembuatan es di Depok. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada penggunaan bahan berbahaya maupun spons PU Foam, sesuai isu yang sempat beredar.

    Kesimpulan

    Faktanya, berdasarkan hasil pengecekan Tim DOKKES DOKPOL Polda Metro Jaya, seluruh sampel makanan layak dikonsumsi dan tidak mengandung zat berbahaya maupun spons PU Foam, sesuai isu yang sempat beredar jadi unggahan berisi narasi “Es Kue Jadul berbahan Spons di Kemayoran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [PENIPUAN] Tautan Layanan Program BBM Gratis

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “ptpertaminaperseroo” pada Rabu (21/1/2026) disertai narasi:

    “DIBUKA BBM GRATIS SELURUH INDONESIA “BBM GRATIS 10 LITER SAMPAI 15 LITER”

    Dari pengamatan Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), terdapat tautan yang disematkan dalam bio akun TikTok tersebut.

    Hingga Senin (2/2/2026), konten itu mendapat lebih dari 3.825 tanda suka, 417 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.367 kali.

    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax mengakses tautan di bio akun TikTok “ptpertaminaperseroo”. Tautan mengarah ke laman grup Telegram dan pengakses diminta untuk mengeklik tautan dalam laman itu, isinya mengarah ke permintaan data pribadi berupa nama serta nomor Telegram.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “BBM gratis 10 liter sampai 15 Liter” ke masin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan artikel cek fakta dari liputan6.com dan antaranews.com, keduanya tayang Maret 2025. Diketahui, akun pengunggah narasi dan tautan BBM gratis itu bukanlah akun resmi milik Pertamina.

    Masyarakat diimbau untuk mengakses informasi dari kanal resmi sebagai berikut:

    • Pertamina Contact Center 135

    • Akun Instagram Pertamina Contact Center “pertamina.135

    • Akun Instagram Pertamina “pertamina

    • Akun TikTok Pertamina “pertamina”’

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Tautan pun mengarah ke laman tak resmi yang meminta pengisian data pribadi. Jadi, unggahan berisi tautan “layanan program BBM gratis” itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “anjaskhan_pni” pada Sabtu (25/1/2026) yang menampilkan seorang anggota polisi sedah memecahkan kaca.

    Unggahan disertai narasi:

    “wow viral polisi hancurkan mobil warga yg tak bersalah wow”

    Hingga Senin (2/2/2026), konten itu mendapat lebih dari 3.700-an tanda suka, 1.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.500-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari akun Instagram “humaspoldajatim” yang tayang Rabu (3/4/2024).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen Aipda Donny Yanuar (anggota Polsek Rogojampi) sedang memberikan pertolongan pada balita yang terkunci di dalam mobil pada Selasa (2/4/2024) di Dusun Lugonto, Rogojampi.

    Dilansir dari laporan kompas.com, balita itu terkunci di dalam mobil saat ibunya berbelanja di sekitar lokasi parkir. Mobil tersebut tidak bisa terbuka. Alhasil, Aipda Donny Yanuar berinisiatif menyelamatkan balita tersebut dengan cara memecahkan kaca mobil di bagian samping.

    Kesimpulan

    Konteks asli dokumentasi adalah momen Aipda ke Yanuar (anggota Polsek Rogojampi) sedang memberikan pertolongan pada balita yang terkunci di dalam mobil pada Selasa (2/4/2024) di Dusun Lugonto, Rogojampi. Jadi, unggahan video berisi klaim “polisi hancurkan mobil warga yang tak bersalah” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Mengaku Mendapat Sedikit dari Korupsi Kuota Haji

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/02/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 Februari 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikt, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya"
    Akun itu menambahkan narasi "JUJUR AYAM APA JUJUR KACANG IJO WIII...!?"
    Lalu benarkah postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora.co dengan foto dan waktu publikasi yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode".
    Artikel asli sama sekali tidak membahas pernyataan Jokowi tentang korupsi kuota haji. Artikel asli membahas pernyataan Jokowi yang membantah putranya Gibran Rakabuming Raka akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

    Kesimpulan


    Postingan artikel yang menyebut Jokowi mengaku mendapat sedikit dari korupsi kuota haji adalah hoaks. Faktanya judul dalam postingan merupakan hasil suntingan.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini