• [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Petani Milenial 2026

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Akun Facebook “Andi Amran Sulaiman MP” pada Kamis (26/2/2026) mengunggah tautan [arsip] disertai narasi:

    Telah Di Buka Lowongan Kerja PETANI MILENIAL 2026,,Ayo Buruan Daftar Sekarang juga👇

    Hingga Jumat (13/3/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 120 tanda suka, belasan komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan dalam unggahan. Diketahui, tautan mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama, alamat dan nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “cara mendaftar petani milenial” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tempo.com “Cara Daftar Program Petani Milenial: Penghasilan Bisa Mencapai Dua Digit Sebulan”.

    Dari berita yang tayang pada Rabu (20/11/2024) itu diketahui bahwa pendaftaran petani milenial hanya bisa diakses melalui laman resmi latihanonline.pertanian.go.id.

    Sebagai informasi, dilansir dari detik.com, Petani Milenial merupakan salah satu program Kementerian Pertanian (Kementan) untuk para pemuda yang memiliki minat dan kemampuan di bidang pertanian. Program ini menjadi salah satu usaha dalam pemulihan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran petani milenial 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video “Rudal Iran Kheibar Hantam Pelabuhan Haifa Israel”

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “BANGSAONLINE SHOP” pada Selasa (3/3/2026), isinya memperlihatkan ledakan besar akibat serangan rudal di sebuah pelabuhan, diikuti oleh asap tebal dan suara sirene.

    Unggahan disertai narasi:

    Iran Luncurkan Rudal Kheibar Berhulu Ledak Thermobaric Hantam Pebuhan Haifa Israel.

    Hingga Senin (9/3/2026) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 6,5 juta kali, mendapat 179-500-an tanda suka, 1.640-an komentar, serta dibagikan ulang lebih dari 12.200 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “rudal kheibar iran hantam pelabuhan haifa israel” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita viva.co.id “Rudal Kheibar Shekan Iran Mengarah ke Haifa, Kilang Minyak Israel Disasar”. Pemberitaan yang tayang pada Minggu (8/3/2026) itu melaporkan bahwa pasukan elite Iran, yakni Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui pernyataan resminya mengatakan mereka menargetkan kilang minyak di kota pelabuhan Haifa menggunakan rudal balistik jarak menengah.

    • Berita republika.co.id “IRGC Hantam Pusat Penyulingan Minyak di Haifa dengan Rudal Kheibar Shekan”. Pemberitaan yang tayang pada Minggu (8/3/2026) itu melaporkan bahwa IRGC pada Ahad (8/3/2026) mengumumkan mereka menghantam pusat penyulingan minyak milik Israel di Haifa dengan rudal Kheibar Shekan.

    Dari pengamatan TurnBackHoax, terlihat ada kejanggalan dalam video tersebut, yakni tidak adanya serpihan dari ledakan serta keberadaan mobil di tengah jalan tanpa pergerakan sebelum atau sesudah adegan pengeboman. TurnBackHoax kemudian menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Sightengine. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 74 persen.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 74 persen. Jadi, unggahan video berisi klaim “video rudal Iran Kheibar hantam pelabuhan Haifa Israel” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Presiden Palestina Kecam Serangan Iran terhadap Negara Arab

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “KADE DA” pada Selasa (3/3/2026) berisi narasi:

    "KETIKA PEJUANG GAZA DAN RAKYAT GAZA DUKUNG IRAN, PRESIDEN PALESTINA BERBEDA SENDIRI. MAHMOUD ABBAS KECAM IRAN DAN NILAI IRAN LANGGAR HUKUM"

    Hingga Kamis (13/3/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 4.200-an tanda suka, 2.500-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 100 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “presiden palestina mengecam tindakan iran yang menyerang negara-negara arab” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu menelusuri kebenaran sumber Kantor Berita Resmi Palestina Palestinian News & Info Agency (WAFA) yang dicatut dalam unggahan. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan WAFA sebagaimana yang diunggahan akun Facebook “KADE DA”.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa foto yang disertakan dalam unggahan. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan english.aawsat.com “Fatah pimpin dialog pembentukan pemerintahan baru Palestina”. Dari berita yang tayang pada Februari 2019 tersebut diketahui bahwa konteks asli foto adalah momen Presiden Palestina Mahmoud Abbas menghadiri pertemuan Dewan Pusat Pembebasan Palestina (PLO) di Ramallah pada Agustus 2018. Mahmoud Abbas kala itu menegaskan bakal memangkas anggaran yang dialokasikan untuk Jalur Gaza dan menekan Hamas untuk menyerahkan kendali wilayah Gaza kepada otoritas Palestina.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Presiden Palestina kecam serangan Iran terhadap negara Arab”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi valid atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Presiden Palestina kecam serangan Iran terhadap negara Arab” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Tidak Benar Video Menag Nasaruddin Umar Umumkan Program Berbagi Rezeki

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan program Kementerian Agama (Kemenag) berbagi rezeki. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Februari 2026.
    Berikut isi unggahan yang berupa video pernyataan Nasaruddin Umar:
    "Salam sejahtera untuk kita semua, siapapun dari kalian yang melihat video ini dan sedang dalam keadaan kesulitan ekonomi dan membutuhkan suntikan dana untuk modal usaha untuk bayar hutang ataupun biaya sekolah silakan hubungi saya, karena kami sedang mengadakan program berbagi rezeki yang berlaku untuk semua orang yang benar benar membutuhkan program ini benar dan tentunya resmi. Jangan lewatkan kesempatan ini, sebab kesempatan tidak akan datang dua kali."
    Sedangkan caption pada unggahan berisi tulisan sebagai berikut: 
    "KEMENAG RI BERBAGI
    JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI SEBAB KESEMPATAN TIDAK ADA DATANG 2X"
    Terdapat menu Silakan Daftar di Messenger dan link kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.
    Lalu benarkah klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan program berbagi rezeki? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan program berbagi rezeki. Penelusuran dilakukan dengan menggunakan perangkat pendeteksi AI lewat situs Hive Moderation.
    Hasil analisis Hive Moderation mengungkap bahwa video tersebut 0,1 persen merupakan buatan AI, sedangkan audio menunjukkan 99,9 persen dihasilkan oleh AI.
     
    Sementara itu, penelusuran menggunakan google image ditemukan bahwa klaim identik dengan foto Nasaruddin Umar yang beredar sejak 2023. Seperti dalam artikel dari portal berita JPPN berjudul "Simak Baik-baik Pernyataan Terbaru Kiai Nasaruddin Umar, Pokoknya" yang tayang pada 22 Mei 2023.
    Dalam artikel ini, Nasaruddin Umar menjabat sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal, belum menjadi Menteri Agama. 
    Selain itu, foto tersebut juga beredar di sejumlah website seperti ngopibareng, amphuri, hingga UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
    Dalam artikel berita tersebut, tidak ditemukan pernyataan mengenai program berbagi rezeki seperti dalam video klaim yang beredar di media sosial.
     
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan program berbagi rezeki, tidak benar. 

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini