Narasi pada judul video:
“Berita Terkini ~ Resmi❗Megawati Bersama Prabowo Akhirnya Sepakat, Ganjar Resmi Diusung 2 Partai Ini!”
Narasi pada thumbnails:
“BREAKING NEWS!!!
MEGA CALONKAN GANJAR !
KONFERENSI PERS DISIARKAN LANGSUNG”
[SALAH] Video “Berita Terkini ~ Resmi❗Megawati Bersama Prabowo Akhirnya Sepakat, Ganjar Resmi Diusung 2 Partai Ini!”
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 29/11/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Kanal Youtube PAKDE TV mengunggah video dengan judul “Berita Terkini ~ Resmi❗Megawati Bersama Prabowo Akhirnya Sepakat, Ganjar Resmi Diusung 2 Partai Ini!” pada 25 November 2021. Pada bagian thumbnails tertulis narasi “BREAKING NEWS!!! MEGA CALONKAN GANJAR ! KONFERENSI PERS DISIARKAN LANGSUNG.”
Berdasarkan hasil penelusuran, isi video tidak sesuai dengan judul video dan narasi thumbnails video. Isi video merupakan hasil suntingan video dan pembacaan berita artikel dari beberapa media.
Adapun, video yang dicuplik berasal dari video berjudul “Pandangan Pengamat Politik Soal Pertemuan Prabowo, Puan Maharani & Megawati | Kabar Petang tvOne” yang tayang di Kanal Youtube tvOneNews pada 20 November 2021 dan video berjudul “Ganjar Pranowo Belum Pikirkan Pilpres 2024” yang tayang di kanal Youtube BeritaSatu pada 24 November 2021. Dari kedua video tersebut tidak ditemukan pernyataan dari Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP akan mengusung Ganjar Pranowo.
Lalu, artikel pertama yang dibacakan ialah artikel berjudul “Strategi Jokowi-Luhut Buka Peluang Ganjar Capres 2024 Pasca Pertemuan Megawati, Prabowo dan Puan” yang tayang di surabaya.tribunnews.com pada 22 November 2021. Dalam artikel tersebut tidak ada pernyataan dari pihak Megawati maupun Prabowo Subianto terkait pengusungan Ganjar Pranowo.
Artikel kedua yang dibacakan yakni artikel berjudul “Deklarasi Dukung Ganjar Dibanding Puan, Joman Bantah Dapat Bisikan dari Jokowi” yang tayang di rmoljabar.id pada 24 November 2021. Dalam artikel itu hanya membahas mengenai dukungan Relawan Jokowi Mania (Joman) kepada Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024. Tidak ada kutipan pernyataan Megawati dalam artikel tersebut.
Artikel ketiga yang dibacakan adalah artikel dengan judul “Menggebrak Sumbar, Relawan Ganjar Pranowo Klaim Diterima Masyarakat Tradisional Religius” yang tayang di politik.rmol.id pada 24 November 2021. Artikel itu membahas deklarasi Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) yang sebelumnya bernama Relawan Joman di Sumatera Barat. Tidak ada pernyataan Megawati di dalam artikel tersebut.
Dan, artikel keempat yang dibacakan ialah artikel berjudul “Deklarasi GP Mania 1 Sumbar: Ganjar Disebut Pemimpin Idaman Orang Minang” yang tayang di jpnn.com pada 24 November 2021. Artikel tersebut membahas mengenai deklarasi Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) di Sumatera Barat. Tidak ada pernyataan Megawati dalam artikel tersebut.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat dipastikan belum ada pernyataan resmi Megawati Soekarnoputri ataupun Prabowo Subianto terkait pengusungan Ganjar Pranowo. Oleh karena itu, konten video dari kanal PAKDE TV itu masuk ke dalam kategori Konten yang Dimanipulasi.
Berdasarkan hasil penelusuran, isi video tidak sesuai dengan judul video dan narasi thumbnails video. Isi video merupakan hasil suntingan video dan pembacaan berita artikel dari beberapa media.
Adapun, video yang dicuplik berasal dari video berjudul “Pandangan Pengamat Politik Soal Pertemuan Prabowo, Puan Maharani & Megawati | Kabar Petang tvOne” yang tayang di Kanal Youtube tvOneNews pada 20 November 2021 dan video berjudul “Ganjar Pranowo Belum Pikirkan Pilpres 2024” yang tayang di kanal Youtube BeritaSatu pada 24 November 2021. Dari kedua video tersebut tidak ditemukan pernyataan dari Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP akan mengusung Ganjar Pranowo.
Lalu, artikel pertama yang dibacakan ialah artikel berjudul “Strategi Jokowi-Luhut Buka Peluang Ganjar Capres 2024 Pasca Pertemuan Megawati, Prabowo dan Puan” yang tayang di surabaya.tribunnews.com pada 22 November 2021. Dalam artikel tersebut tidak ada pernyataan dari pihak Megawati maupun Prabowo Subianto terkait pengusungan Ganjar Pranowo.
Artikel kedua yang dibacakan yakni artikel berjudul “Deklarasi Dukung Ganjar Dibanding Puan, Joman Bantah Dapat Bisikan dari Jokowi” yang tayang di rmoljabar.id pada 24 November 2021. Dalam artikel itu hanya membahas mengenai dukungan Relawan Jokowi Mania (Joman) kepada Ganjar Pranowo untuk maju Pilpres 2024. Tidak ada kutipan pernyataan Megawati dalam artikel tersebut.
Artikel ketiga yang dibacakan adalah artikel dengan judul “Menggebrak Sumbar, Relawan Ganjar Pranowo Klaim Diterima Masyarakat Tradisional Religius” yang tayang di politik.rmol.id pada 24 November 2021. Artikel itu membahas deklarasi Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) yang sebelumnya bernama Relawan Joman di Sumatera Barat. Tidak ada pernyataan Megawati di dalam artikel tersebut.
Dan, artikel keempat yang dibacakan ialah artikel berjudul “Deklarasi GP Mania 1 Sumbar: Ganjar Disebut Pemimpin Idaman Orang Minang” yang tayang di jpnn.com pada 24 November 2021. Artikel tersebut membahas mengenai deklarasi Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) di Sumatera Barat. Tidak ada pernyataan Megawati dalam artikel tersebut.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat dipastikan belum ada pernyataan resmi Megawati Soekarnoputri ataupun Prabowo Subianto terkait pengusungan Ganjar Pranowo. Oleh karena itu, konten video dari kanal PAKDE TV itu masuk ke dalam kategori Konten yang Dimanipulasi.
Kesimpulan
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Megawati Soekarnoputri ataupun Prabowo Subianto mengenai pengusungan Ganjar Pranowo. Adapun, isi video merupakan hasil suntingan sejumlah video dan pembacaan artikel berita dari sejumlah media yang tidak ada pernyataan mengenai pengusungan Ganjar Pranowo.
Rujukan
- https://youtu.be/xpEPlcle--U
- https://youtu.be/O4LDZKgfAIo
- https://seputartangsel.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-143100510/megawati-dan-prabowo-sepakat-usung-ganjar-pranowo-sebagai-capres-2024-cek-faktanya?page=2
- https://surabaya.tribunnews.com/2021/11/22/strategi-jokowi-luhut-buka-peluang-ganjar-capres-2024-pasca-pertemuan-megawati-prabowo-dan-puan?page=all
- https://www.rmoljabar.id/deklarasi-dukung-ganjar-dibanding-puan-joman-bantah-dapat-bisikan-dari-jokowi
- https://politik.rmol.id/read/2021/11/24/512824/menggebrak-sumbar-relawan-ganjar-pranowo-klaim-diterima-masyarakat-tradisional-religius
- https://www.jpnn.com/news/deklarasi-gp-mania-1-sumbar-ganjar-disebut-pemimpin-idaman-orang-minang
[SALAH] PPKM Level 4 Pada 24 Desember 2021 Karena Ada Varian Covid-19 Baru
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 29/11/2021
Berita
“Siap siap!!!
PPKM level 4 akan segera diberlakukan pada 24 desember!!!!!
Pentanyaanya????!!!!
Kok pemerintah sudah tau ya,bahwa kalau tgl 24 akan ada varian baru lagi😂😂😂😂…
Hebat betul!!!!jenius banget otaknya!!!?
Apa bisnis PCR masih kurang…
Apa korupsinya masih kurang besar….
Curiga cuma akal akalan aja….supanya nanti menjelang puasa dan hariraya umat islam betul betul di lockdown lagi….supaya umat islam diam ditempat jaga jarak sholat,gak boleh jabat tangan dll….hebat!!!!!!!!!
Kita lihat aja predeksi ini kedepanya…….”
PPKM level 4 akan segera diberlakukan pada 24 desember!!!!!
Pentanyaanya????!!!!
Kok pemerintah sudah tau ya,bahwa kalau tgl 24 akan ada varian baru lagi😂😂😂😂…
Hebat betul!!!!jenius banget otaknya!!!?
Apa bisnis PCR masih kurang…
Apa korupsinya masih kurang besar….
Curiga cuma akal akalan aja….supanya nanti menjelang puasa dan hariraya umat islam betul betul di lockdown lagi….supaya umat islam diam ditempat jaga jarak sholat,gak boleh jabat tangan dll….hebat!!!!!!!!!
Kita lihat aja predeksi ini kedepanya…….”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Darsono New Norista mengunggah postingan yang menyatakan bahwa PPKM level 4 akan diberlakukan pada 24 Desember lantaran akan ada varian baru dari Covid-19.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim postingan tersebut tidak benar. Sebab, kebijakan PPKM pada 24 Desember 2021 bukan berdasarkan adanya varian virus Covid-19 yang baru, melainkan terkait dengan libur natal dan tahun baru (nataru). Dilansir dari liputan6.com, pemerintah Indonesia bakal menetapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia, saat libur natal dan tahun baru.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 24 Desember 2021.
“Kebijakan status PPKM Level 3 akan berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2021. Kebijakan terkait akan diterapkan dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru yang menyusul akan dikeluarkan,” tulis Muhadjir dalam keterangan diterima, Rabu (17/11/2021).
Muhadjir menegaskan, Inmedagri adalah pedoman pelaksanaan pengendalian penanganan Covid-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Instruksi itu akan ditetapkan selambat-lambatnya pada tanggal 22 November 2021.
Muhadjir beralasan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru.
Dilansir dari setkab.go.id, peraturan PPKM tersebut berlaku dari tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggal 2 Januari 2021.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim pemberlakuan PPKM pada 24 Desember 2021 lantaran ada varian baru Covid-19 tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim postingan tersebut tidak benar. Sebab, kebijakan PPKM pada 24 Desember 2021 bukan berdasarkan adanya varian virus Covid-19 yang baru, melainkan terkait dengan libur natal dan tahun baru (nataru). Dilansir dari liputan6.com, pemerintah Indonesia bakal menetapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 3 di seluruh wilayah Indonesia, saat libur natal dan tahun baru.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 24 Desember 2021.
“Kebijakan status PPKM Level 3 akan berlaku mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2021. Kebijakan terkait akan diterapkan dengan Instruksi Mendagri (Inmendagri) terbaru yang menyusul akan dikeluarkan,” tulis Muhadjir dalam keterangan diterima, Rabu (17/11/2021).
Muhadjir menegaskan, Inmedagri adalah pedoman pelaksanaan pengendalian penanganan Covid-19 selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Instruksi itu akan ditetapkan selambat-lambatnya pada tanggal 22 November 2021.
Muhadjir beralasan, kebijakan tersebut dilakukan untuk memperketat pergerakan orang dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 pasca libur Nataru.
Dilansir dari setkab.go.id, peraturan PPKM tersebut berlaku dari tanggal 24 Desember 2021 hingga tanggal 2 Januari 2021.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka klaim pemberlakuan PPKM pada 24 Desember 2021 lantaran ada varian baru Covid-19 tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
PPKM yang diberlakukan pada 24 Desember 2021 ialah PPKM level 3. Kebijakan itu diberlakukan bukan karena ada varian Covid-19 yang baru, melainkan mengantisipasi libur natal dan tahun baru (nataru).
Rujukan
- https://setkab.go.id/mendagri-terbitkan-aturan-pencegahan-dan-penanggulangan-covid-19-pada-natal-dan-tahun-baru/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4721607/cek-fakta-tidak-benar-pemerintah-terapkan-ppkm-level-4-pada-24-desember-karena-ada-varian-covid-19-baru
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/Rb1zaD3k-cek-fakta-benarkah-pemerintah-terapkan-ppkm-level-4-pada-24-desember-karena-ada-varian-baru-covid-19-cek-faktanya
- https://www.liputan6.com/news/read/4713660/ppkm-level-3-di-seluruh-indonesia-saat-akhir-tahun-berlaku-mulai-24-desember-2021
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211124112935-20-725370/pemerintah-resmi-terapkan-ppkm-level-3-di-seluruh-daerah-saat-nataru
[SALAH] Bawang Putih Ampuh Atasi Hidung Tersumbat
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 28/11/2021
Berita
“Since tik tok took it down the first time, THIS IS NOT DANGEROUS. The garlic cleans out your sinuses. #Safe #snot #fyp #comedy #garlic”
Hasil Cek Fakta
Beredar di media sosial tiktok sebuah video yang diunggah oleh akun @hwannah5 yang berisi seorang pria dan seorang wanita tengah memasukkan bawang putih ke dalam hidung keduanya. Dalam video tersebut diklaim bahwa bawang putih dapat meredakan hidung tersumbat.
Pada video tersebut juga dijelaskan tutorial pemakaian bawang putih untuk meredakan hidung tersumbat, yang mana harus memasukkan sebuah bawang putih utuh ke dalam masing-masing lubang hidung lalu menunggu selama kurang lebih 10 menit. Maka hasilnya akan langsung terlihat.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa informasi pada video tersebut tidak benar. Menurut Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Chusnu Romdhoni bahwa tidak ada metode pengobatan hidung tersumbat dengan cara memasukkan bawang putih utuh ke dalam lubang hidung. Apabila lubang hidung menerima kontak dengan minyak dan bahan kimia dalam bawang putih maka akan menyebabkan dermatitis kontak di hidung atau biasa disebut iritasi.
Dengan demikian informasi yang beredar di tiktok terkait bawang putih yang dapat menyembuhkan hidung tersumbat tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Pada video tersebut juga dijelaskan tutorial pemakaian bawang putih untuk meredakan hidung tersumbat, yang mana harus memasukkan sebuah bawang putih utuh ke dalam masing-masing lubang hidung lalu menunggu selama kurang lebih 10 menit. Maka hasilnya akan langsung terlihat.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa informasi pada video tersebut tidak benar. Menurut Dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Chusnu Romdhoni bahwa tidak ada metode pengobatan hidung tersumbat dengan cara memasukkan bawang putih utuh ke dalam lubang hidung. Apabila lubang hidung menerima kontak dengan minyak dan bahan kimia dalam bawang putih maka akan menyebabkan dermatitis kontak di hidung atau biasa disebut iritasi.
Dengan demikian informasi yang beredar di tiktok terkait bawang putih yang dapat menyembuhkan hidung tersumbat tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fachrun Nisa, Mahasiswa auniversitas Muhammadiyah Luwuk
Informasi palsu, bawang putih yang dimasukkan ke dalam hidung dapat menyebabkan iritasi.
Informasi palsu, bawang putih yang dimasukkan ke dalam hidung dapat menyebabkan iritasi.
Rujukan
[SALAH] “Pilar Masjid di Pontianak Bergeser”
Sumber: Instagram.comTanggal publish: 28/11/2021
Berita
“Kalau yang diatas sudah berkehendakApapun bisa terjadi guys🥺tag temen kalian”
Hasil Cek Fakta
Sebuah video tengah mengguncang jagad Maya, pasalnya video yang diunggah oleh akun @moodgood.id tersebut menampilkan beberapa jemaah wanita yang tengah terkejut karena pilar di salah satu masjid di daerah Pontianak telah bergeser. Para jamaah wanita tersebut mengklaim bahwa peristiwa berpindahnya pilar masjid tersebut merupakan hal yang ghaib.
Setelah dilakukan penelusuran, rupanya pilar masjid tersebut tidak berpindah maupun bergeser, namun sajadah yang ada didalam masjid tersebut yang diubah posisinya mengikuti kalibrasi arah kiblat dengan bantuan dari pihak Kementrian Agama.
Menurut Zakirin selaku Ketua Pengurus Masjid Sadar bahwa masjid akan direnovasi sebab itu pula dilakukan kalibrasi atau pelurusan shaf karena setelah diukur, rupanya arah kiblat bergeser sebanyak 13 derajat dari arah sebelumnya.
Dengan demikian informasi yang beredar di Instagram terkait pilar masjid yang bergeser tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konteks yang salah.
Setelah dilakukan penelusuran, rupanya pilar masjid tersebut tidak berpindah maupun bergeser, namun sajadah yang ada didalam masjid tersebut yang diubah posisinya mengikuti kalibrasi arah kiblat dengan bantuan dari pihak Kementrian Agama.
Menurut Zakirin selaku Ketua Pengurus Masjid Sadar bahwa masjid akan direnovasi sebab itu pula dilakukan kalibrasi atau pelurusan shaf karena setelah diukur, rupanya arah kiblat bergeser sebanyak 13 derajat dari arah sebelumnya.
Dengan demikian informasi yang beredar di Instagram terkait pilar masjid yang bergeser tersebut tidak benar, sehingga informasi tersebut masuk dalam kategori konteks yang salah.
Kesimpulan
Informasi keliru, nyatanya pihak masjid mengubah arah sajadah.
Rujukan
Halaman: 6537/8702



