Tidak Terbukti, Taliban Memenggal Pemain Voli Perempuan Afghanistan
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 29/10/2021
Berita
Sejumlah situs dan warganet mengunggah informasi tentang kematian seorang pemain bola voli perempuan Afghanistan. Kematiannya diduga karena kepalanya dipenggal oleh Taliban. Informasi tersebut ramai beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun di Instagram, @nasionalis_me misalnya, memuat tangkapan layar dari situs nusantaratv.com pada 23 Oktober 2021. Tangkapan layar memuat berita berjudul Sadis, Pemain Bola Voli Cantik Asal Afghanistan Mahjabin Hakimi Tewas Dipenggal Taliban. Di dalamnya juga memuat dua foto Mahjabin dalam balutan kaos olahraga berwarna biru dan saat ia sedang menunggang sepeda.
Di situs lainnya, dikabarkan, Mahjabin dipenggal karena membuka aurat, seperti yang ditulis dalam judul berita, Karena Aurat, Taliban Penggal Atlet Voly Wanita Afganistan.
Tangkapan layar unggahan Pananews.id
Hasil Cek Fakta
Hasil pemeriksaan fakta Tempo yang dikutip dari altnews.in menunjukkan bahwa tewasnya Mahjabin Hakimi bukan karena dipenggal oleh Taliban. Mahjabin meninggal sebelum Taliban menguasai ibu kota Afghanistan pada 15 Agustus 2021.
Klaim kematian Mahjabin karena dipenggal oleh Taliban banyak diberitakan media, mulai dari India hingga Indonesia pada pekan lalu. Namun penyebab kematiannya terungkap setelah organisasi pemeriksa fakta Altnews.in di India mempublikasikan hasil investigasi pemeriksaan fakta pada 21 Oktober 2021.
Menurut Altnews.in, Mahjabin meninggal pada pekan pertama Agustus sebelum Taliban menguasai Afghanistan. Namun ada dua versi mengenai penyebabnya meninggal. Pertama karena bunuh diri dan kedua diduga karena dibunuh oleh mertuanya.
Tempo telah memeriksa ulang sumber terbuka yang dicantumkan Altnews.in pada artikelnya. Sumber yang digunakan antara lain cuitan tiga jurnalis yang mengetahui insiden tersebut serta melalui anggota keluarganya. Salah satu petunjuk berasal profil Facebook Skandar Hakimi, saudara Mahjabin yang mengubah profilnya menjadi gambar hitam pada 7 Agustus. Ia menerima lebih dari 100 komentar yang berisi ucapan belasungkawa yang ditulis dalam bahasa Persia.
Pada tanggal 9 Agustus, ia memposting gambar Mahjabin dengan perlengkapan militer bersama dengan keterangan, “Aku akan selalu bangga padamu, saudariku.”
Mahjabin disebut pernah menjadi anggota Komando Tentara Nasional Afghanistan sebelum bergabung ke Asosiasi Bola Voli Wanita Afghanistan.
Tempo telah mengirimkan pesan melalui facebook untuk meminta izin Skandar Hakimi mengutip unggahannya dalam artikel ini.
Alt News juga menghubungi anggota keluarga Mahjabin, seorang aktivis Afghanistan yang berbasis di Kanada, Farishta Barez. Kerabat itu juga membenarkan bahwa Skandar adalah saudara Mahjabin. Dari anggota keluarga inilah diketahui bahwa Mahjabin tidak dibunuh oleh Taliban.
“Dia tidak dibunuh oleh Taliban pada bulan Oktober. Kematian Mahjabin terjadi pada 6 Agustus dan tubuhnya ditemukan di kamar mandi tunangannya di Kabul. Dia mengklaim Mahjabin mati lemas. Namun, keluarga kami mencurigai adanya tindakan yang dilakukan oleh mertuanya.”
Anggota keluarga tersebut juga membagikan gambar batu nisan Mahjabin. Tanggal kematian menurut kalender Persia dikonversi ke 6 Agustus sesuai kalender Inggris. Batu nisan ini berada di Kabul.
Kesimpulan
Dengan demikian, informasi tentang Taliban memenggal kepala atlet bola voli Afghanistan, adalah tidak terbukti.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/CVWsf-6Jn5_/?utm_source=ig_embed&ig_rid=4026d3b8-f842-4a85-b414-2b5c1e2b3b08
- https://penanews.id/2021/10/23/karena-aurat-taliban-penggal-atlet-voly-wanita-afganistan/
- https://www.facebook.com/skander.hakimy/posts/2985414548365391:0
- https://www.altnews.in/media-misreports-afghan-womens-volleyball-player-beheaded-by-taliban/
[SALAH] Shah Rukh Khan Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Pesawat
Sumber: artikel onlineTanggal publish: 28/10/2021
Berita
Beredar narasi di sebuah media online yang menyatakan bahwa aktor Bollywood, Shah Rukh Khan meninggal dunia karena kecelakaan pesawat. Dalam artikel tersebut terdapat kompilasi gambar yang di antaranya adalah gambar orang-orang berduka dan tragedi kecelakaan pesawat. Namun kesemua gambar tersebut diambil dari peristiwa kecelakaan dan kematian yang tidak bersangkutan dengan Shah Rukh Khan.
Hasil Cek Fakta
Gambar pertama adalah foto Shah Rukh Khan yang telah diedit, foto tersebut telah beredar sejak tahun 2012 dan dapat ditemukan di website berikut: https://www.peakpx.com/en/hd-wallpaper-desktop-nglbc.
Gambar kedua yang memperlihatkan kecelakaan pesawat adalah kejadian kecelakaan pesawat British Airways yang mendarat darurat di landasan pacu di bandara Heathrow London pada tahun 2008. Gambar kecelakaan pesawat yang sama persis dengan klaim dapat ditemukan pada sebuah artikel di website bernama Aviation Accidents. Artikel tersebut berjudul “BRITISH AIRWAYS – BOEING – B777-236ER (G-YMMM) flight BA38”, diterbitkan pertama kali pada 17 Januari 2008.
Gambar ketiga, yang memperlihatkan seorang pria berkacamata hitam dan memegang keranda adalah kematian seorang aktris Bollywood bernama Sridevi, yang meninggal pada tahun 2008. Gambar yang sama persis ditemukan pada artikel di situs website hindustantimes.com, artikel tersebut berjudul “Sridevi death: Anil Kapoor thanks Mumbai police for being supportive” (Kematian Sridevi: Anil Kapoor Berterima Kasih kepada Polisi Mumbai karena Memberikan Support).
Gambar keempat, memperlihatkan tiga orang wanita dan seorang di tengahnya menangis histeris adalah foto kejadian meninggalnya aktris Bollywood bernama Jiah Khan, pada 05 Juni 2013. Gambar yang sama persis ditemukan di situs berita mirror.co.uk, dengan artikel berjudul “Jiah Khan: Bollywood star found dead by mother in Mumbai home” (Jiah Khan: Bintang Bollywood Ditemukan Meninggal di Kediaman Ibunya di Mumbai). Dalam foto tersebut diberikan keterangan “Ibu Jiah Khan, Rabiya & saudara perempuannya berduka saat pemakamannya di pemakaman Santa Cruz di Mumbai pada Rabu, 05 Juni 2013”
Berdasarkan hasil pencarian fakta dapat disimpulkan bahwa klaim Shah Rukh Khan meninggal dunia adalah HOAX dan dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.
Gambar kedua yang memperlihatkan kecelakaan pesawat adalah kejadian kecelakaan pesawat British Airways yang mendarat darurat di landasan pacu di bandara Heathrow London pada tahun 2008. Gambar kecelakaan pesawat yang sama persis dengan klaim dapat ditemukan pada sebuah artikel di website bernama Aviation Accidents. Artikel tersebut berjudul “BRITISH AIRWAYS – BOEING – B777-236ER (G-YMMM) flight BA38”, diterbitkan pertama kali pada 17 Januari 2008.
Gambar ketiga, yang memperlihatkan seorang pria berkacamata hitam dan memegang keranda adalah kematian seorang aktris Bollywood bernama Sridevi, yang meninggal pada tahun 2008. Gambar yang sama persis ditemukan pada artikel di situs website hindustantimes.com, artikel tersebut berjudul “Sridevi death: Anil Kapoor thanks Mumbai police for being supportive” (Kematian Sridevi: Anil Kapoor Berterima Kasih kepada Polisi Mumbai karena Memberikan Support).
Gambar keempat, memperlihatkan tiga orang wanita dan seorang di tengahnya menangis histeris adalah foto kejadian meninggalnya aktris Bollywood bernama Jiah Khan, pada 05 Juni 2013. Gambar yang sama persis ditemukan di situs berita mirror.co.uk, dengan artikel berjudul “Jiah Khan: Bollywood star found dead by mother in Mumbai home” (Jiah Khan: Bintang Bollywood Ditemukan Meninggal di Kediaman Ibunya di Mumbai). Dalam foto tersebut diberikan keterangan “Ibu Jiah Khan, Rabiya & saudara perempuannya berduka saat pemakamannya di pemakaman Santa Cruz di Mumbai pada Rabu, 05 Juni 2013”
Berdasarkan hasil pencarian fakta dapat disimpulkan bahwa klaim Shah Rukh Khan meninggal dunia adalah HOAX dan dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Ani R.
Informasi Palsu. Kabar bahwa artis Bollywood Shah Rukh Khan meninggal pada 14 Oktober 2021 adalah hoaks, tidak ditemukan informasi resmi terkait meninggalnya aktor papan atas Bollywood tersebut. Adapun foto orang yang berduka adalah kejadian meninggalnya dua aktris Bollywood.
Informasi Palsu. Kabar bahwa artis Bollywood Shah Rukh Khan meninggal pada 14 Oktober 2021 adalah hoaks, tidak ditemukan informasi resmi terkait meninggalnya aktor papan atas Bollywood tersebut. Adapun foto orang yang berduka adalah kejadian meninggalnya dua aktris Bollywood.
Rujukan
- https://factcheck.afp.com/
- http%253A%252F%252Fdoc.afp.com%252F9PJ74B-1
- https://www.peakpx.com/en/hd-wallpaper-desktop-nglbc
- https://www.aviation-accidents.net/british-airways-boeing-b777-236er-g-ymmm-flight-ba38/
- https://www.mirror.co.uk/news/gallery/jiah-khan-bollywood-star-found-1930442
- https://www.hindustantimes.com/bollywood/sridevi-death-anil-kapoor-thanks-mumbai-police-for-being-supportive/story-qQnjhNFPgwCyyzFEitwnUL.html
[SALAH] Indonesia Dilanda Gelombang Panas
Sumber: facebook.comTanggal publish: 28/10/2021
Berita
Beredar sebuah narasi yang diunggah oleh akun Facebook Irma Wahyuni yang mengatakan bahwa Indonesia sedang dilanda gelombang panas. Narasi tersebut juga mengatakan bahwa gelombang panas tersebut juga akan membuat Indonesia akan mencapai suhu hingga 40 derajat celsius.
Gelombang panas hindari minum es
Gelombang panas hindari minum es
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yakni Urip Haryoko mengatakan bahwa suatu wilayah yang mengalami gelombang panas adalah wilayah yang terletak pada lintang menengah dan tinggi. Sedangkan Indonesia berada pada wilayah ekuator yang secara sistem dinamika cuaca tidak memungkinkan terjadinya gelombang panas. Di samping itu, suatu wilayah bisa dikatakan mengalami gelombang panas jika negara tersebut mengalami kenaikan suhu yang tidak biasa dari suhu biasanya dan berlangsung setidaknya selama lima hari berturut-turut. Suhu panas yang terjadi di Indonesia dikarenakan fenomena gerak semu matahari yang merupakan siklus tahunan. Hal ini membuat beberapa daerah di Indonesia seperti Medan, Deli Serdang, Jatiwangi dan Semarang mengalami kenaikan suhu menjadi 37 derajat celsius.
Selain itu, meminum air es setelah beraktivitas di cuaca panas tidak membuat pembuluh darah pecah. Hasil periksa fakta mengenai hal tersebut telah diunggah pada laman turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Minum Air Es Setelah Cuaca Panas Dapat Membuat Pembuluh Darah Pecah”. Gangguan kesehatan yang umum terjadi dengan adanya perbedaan suhu dan kelembapan udara adalah dehidrasi. Jika dehidrasi terus berlanjut disertai dengan paparan panas terus menerus akan menyebabkan heat stroke yang akan menyebabkan kematian, namun tidak membuat pembuluh darah pecah.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Irma Wahyuni tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Selain itu, meminum air es setelah beraktivitas di cuaca panas tidak membuat pembuluh darah pecah. Hasil periksa fakta mengenai hal tersebut telah diunggah pada laman turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Minum Air Es Setelah Cuaca Panas Dapat Membuat Pembuluh Darah Pecah”. Gangguan kesehatan yang umum terjadi dengan adanya perbedaan suhu dan kelembapan udara adalah dehidrasi. Jika dehidrasi terus berlanjut disertai dengan paparan panas terus menerus akan menyebabkan heat stroke yang akan menyebabkan kematian, namun tidak membuat pembuluh darah pecah.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Irma Wahyuni tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yakni Urip Haryoko mengatakan bahwa suhu panas yang tidak biasa yang melanda Indonesia disebabkan oleh gerak semu matahari yang terjadi di setiap tahun.
Hal tersebut tidak benar. Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yakni Urip Haryoko mengatakan bahwa suhu panas yang tidak biasa yang melanda Indonesia disebabkan oleh gerak semu matahari yang terjadi di setiap tahun.
Rujukan
- https://www.kompas.com/tren/read/2021/10/16/173000565/-hoaks-gelombang-panas-melanda-indonesia-malaysia-dan-negara-lain?page=all#page2
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4686179/jangan-panik-informasi-gelombang-panas-melanda-indonesia-cuma-hoaks
- https://turnbackhoax.id/2021/10/22/salah-minum-air-es-setelah-cuaca-panas-dapat-membuat-pembuluh-darah-pecah/
[SALAH] Peserta Wawancara Pertamina Harus Membayar Biaya Akomodasi
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 28/10/2021
Berita
Beredar sebuah narasi melalui pesan Whatsapp yang diklaim merupakan surat panggilan wawancara dari PT. Pertamina. Narasi dalam surat panggilan tersebut mengatakan bahwa peserta wawancara akan menerima biaya akomodasi dari PT. Pertamina berupa biaya transportasi, konsumsi dan penginapan. Namun, biaya tersebut akan menjadi beban peserta wawancara terlebih dahulu, kemudian akan diganti oleh PT. Pertamina.
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Segala bentuk informasi mengenai pross rekrutmen PT. Pertamina hanya disampaikan melalui email dengan domain resmi milik Pertamina, yakni recruitment@pertamina.com. PT. Pertamina mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang bersumber dari Pertamina.
Dengan demikian, surat panggilan wawancara PT. Pertamina yang meminta peserta wawancara membayar biaya akomodasi tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori impostor content atau konten tiruan.
Dengan demikian, surat panggilan wawancara PT. Pertamina yang meminta peserta wawancara membayar biaya akomodasi tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori impostor content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Informasi mengenai rekrutmen Pertamina hanya disampaikan melalui email domain resmi Pertamina yakni recruitment@pertamina.com.
Hal tersebut tidak benar. Informasi mengenai rekrutmen Pertamina hanya disampaikan melalui email domain resmi Pertamina yakni recruitment@pertamina.com.
Rujukan
Halaman: 6574/8695



