[SALAH] Foto Keadaan Saat Pemeriksaan Keamanan di Bandara Kabul, Afghanistan
Sumber: Twitter.comTanggal publish: 05/09/2021
Berita
“I have questions about the security checks at Kabul airport..”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah unggahan foto di twitter yang menunjukkan pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul, dalam foto tersebut terlihat seorang yang diperiksa membawa senjata ketika memasuki bandahara, informasi ini beredar pada 19 Agustus 2021 ketika Taliban sudah menguasai Kabul, ibu kota Afghanistan.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya foto tersebut diambil pada saat jurnalis CBS News, Amjad Tadros dan Clarissa Ward, pada Juli 2015 di Yaman.
Dilansir dari Factonews.com, CBS News pada saat itu melaporkan secara langsung di lapangan mengenai krisis kemanusiaan di sana. Tidak ada kaitannya dengan situasi terkini di Kabul, Afghanistan.
Dengan demikian klaim foto keadaan saat ini saat pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Salah.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya foto tersebut diambil pada saat jurnalis CBS News, Amjad Tadros dan Clarissa Ward, pada Juli 2015 di Yaman.
Dilansir dari Factonews.com, CBS News pada saat itu melaporkan secara langsung di lapangan mengenai krisis kemanusiaan di sana. Tidak ada kaitannya dengan situasi terkini di Kabul, Afghanistan.
Dengan demikian klaim foto keadaan saat ini saat pemeriksaan keamanan di Bandara Kabul merupakan hoaks dengan kategori Konten yang Salah.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Klaim tersebut salah, faktanya foto tersebut merupakan foto yang diambil di Yaman 2015 saat jurnalis CBS News Amjad Tadros dan Clarissa Ward melaporkan dari lapangan tentang krisis kemanusiaan yang dihadapi Yaman saat itu.
Klaim tersebut salah, faktanya foto tersebut merupakan foto yang diambil di Yaman 2015 saat jurnalis CBS News Amjad Tadros dan Clarissa Ward melaporkan dari lapangan tentang krisis kemanusiaan yang dihadapi Yaman saat itu.
Rujukan
[SALAH] Muammar Gaddafi Prediksi Covid-19
Sumber: facebook.comTanggal publish: 04/09/2021
Berita
Beredar sebuah foto melalui akun Facebook Mustapha Bn Bukhar yang mengatakan bahwa Muammar Gaddafi sudah memprediksi Covid-19. Dalam foto yang diunggah tersebut juga mencantumkan kutipan yang diklaim merupakan kutipan Muammar Gaddafi dalam memprediksi pandemi Covid-19.
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Kutipan tersebut memanglah diucapkan oleh Muammar Gaddafi dalam pidatonya saat sidang PBB tahun 2009. Namun, isi pidato tersebut tidak membicarakan tentang Covid-19. Pidato tersebut membicarakan tentang flu babi atau H1N1 yang terdeteksi pada tahun tersebut.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Mustapha Bn Bukhar tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook Mustapha Bn Bukhar tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Kutipan Muammar Gaddafi tidak membicarakan pandemi Covid-19, namun membicarakan tentang pandemi flu babi atau H1N1.
Hal tersebut tidak benar. Kutipan Muammar Gaddafi tidak membicarakan pandemi Covid-19, namun membicarakan tentang pandemi flu babi atau H1N1.
Rujukan
[SALAH] Akun Whatsapp Bupati Cianjur Berikan Bantuan untuk Pesantren
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 04/09/2021
Berita
Terdapat sebuah nomor Whatsapp yang mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah. Pengirim pesan juga meminta penerima pesan untuk mengirimkan nomor rekening.
Hasil Cek Fakta
Setelah melakukan penelusuran, hal tersebut tidak benar. Melalui akun Instagramnya, Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 merupakan nomor penipuan. Segala bentuk bantuan yang akan diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur dilakukan melalui birokrasi yang sudah ditentukan.
Dengan demikian, akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 yang menggunakan nama Bupati Cianjur dan memberikan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah Cianjur tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Dengan demikian, akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 yang menggunakan nama Bupati Cianjur dan memberikan bantuan kepada Pesantren Al-Istiqomah Cianjur tidak sesuai fakta dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Nadine Salsabila (Universitas Diponegoro)
Hal tersebut tidak benar. Bupati Cianjur, yakni Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 dan mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren adalah penipuan.
Hal tersebut tidak benar. Bupati Cianjur, yakni Herman Suherman mengatakan bahwa akun Whatsapp dengan nomor +62812-3022-8764 dan mengatasnamakan Bupati Cianjur yang menawarkan bantuan kepada Pesantren adalah penipuan.
Rujukan
[SALAH] Artikel lanjutbaja.site: “Innalillahi, Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Jumat, Sebanyak 20 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnol Khotimah Aminn”
Sumber: Media DaringTanggal publish: 03/09/2021
Berita
Beredar informasi dari akun Facebook Mila Ol berupa sebuah link artikel dari situs lanjutbaja.site yang berjudul “Innalillahi, Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Jumat, Sebanyak 20 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnol Khotimah Aminn” dengan foto sebuah masjid dengan kubahnya yang terbakar. Postingan ini disukai sebanyak 1 kali dan dikomentari 1 kali.
Hasil Cek Fakta
Kabar ini sudah pernah beredar sejak bulan Juli 2021, diketahui foto kubah masjid yang terbakar tersebut merupakan foto kebakaran Masjid Taqarrub di Gampung Alue Bungkoh, Aceh Utara pada 28 Desember 2019. Kebakaran tersebut diduga akibat korselting listrik dari salah satu ruko yang berkonstruksi papan, 10 unit ruko ludes terbakar, kubah utama Masjid Taqarrub yang berada didekat deretan ruko tersebut ikut terbakar, diketahui hanya ada 1 orang korban luka dari 35 korban kebakaran tersebut.
Kejadian yang dimuat dari halaman artikel yang diklaim meledak pada saat shalat Jumat juga tidak benar, faktanya adanya ledakan dari AC (Air Conditioner) pada sebuah masjid di Narayanganj pada saat shalat Isya pada 7 September 2020. Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit khusus luka bakar dan operasi plastik milik pemerintah di Dhaka, Bangladesh, 24 orang tewas dan setidaknya 37 orang dengan luka bakar hingga 90 persen.
Melihat dari penjelasan tersebut, artikel dari lanjutbaja.site yang berjudul “Innalillahi, Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Jumat, Sebanyak 20 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnol Khotimah Aminn” adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Koneksi yang Salah/False Connection.
Kejadian yang dimuat dari halaman artikel yang diklaim meledak pada saat shalat Jumat juga tidak benar, faktanya adanya ledakan dari AC (Air Conditioner) pada sebuah masjid di Narayanganj pada saat shalat Isya pada 7 September 2020. Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit khusus luka bakar dan operasi plastik milik pemerintah di Dhaka, Bangladesh, 24 orang tewas dan setidaknya 37 orang dengan luka bakar hingga 90 persen.
Melihat dari penjelasan tersebut, artikel dari lanjutbaja.site yang berjudul “Innalillahi, Masjid Meledak Saat Waktu Sholat Jumat, Sebanyak 20 Jamaah Meninggal Dunia, Semoga Husnol Khotimah Aminn” adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Koneksi yang Salah/False Connection.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).
Koneksi yang salah. Foto kubah masjid yang terbakar tersebut adalah foto kejadian kebakaran Masjid Taqarrub di Aceh Utara pada 28 Desember 2019 sedangkan kejadian ledakan AC pada sebuah masjid di Bangladesh terjadi pada 7 September 2020 pada saat salat Isya bukan pada saat salat Jumat.
Koneksi yang salah. Foto kubah masjid yang terbakar tersebut adalah foto kejadian kebakaran Masjid Taqarrub di Aceh Utara pada 28 Desember 2019 sedangkan kejadian ledakan AC pada sebuah masjid di Bangladesh terjadi pada 7 September 2020 pada saat salat Isya bukan pada saat salat Jumat.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2021/07/19/salah-foto-masjid-meledak-saat-waktu-sholat-jumat-sebanyak-50-jamaah-meninggal-dunia/
- https://cekfakta.tempo.co/fakta/1446/keliru-klaim-ini-foto-kebakaran-masjid-di-bangladesh-yang-menewaskan-50-orang
- https://www.suara.com/news/2019/12/28/164836/masjid-taqarrub-aceh-hangus-terbakar-satu-perempuan-terlalap-api
- https://www.liputan6.com/global/read/4349491/pipa-gas-dekat-masjid-di-bangladesh-meledak-24-orang-tewas
- https://www.dhakatribune.com/bangladesh/nation/2020/09/04/50-injured-in-narayanganj-mosque-explosion
Halaman: 6637/8685



