[SALAH] “Foto berwarna Pertama dari Pesawat Ruang Angkasa China Zhurong yang mendarat di Mars”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 28/05/2021
Berita
Beredar sebuah pesan berantai Whatsapp yang memperlihatkan foto berwarna pertama dari ruang angkasa dengan Narasi yang dituliskan “Ini Foto berwarna Pertama dari Pesawat Ruang Angkasa China Zhurong yang mendarat di Mars Tgl. 15 Mei 2021,setelah menempuh perjalanan sejauh 500 jt km selama 7 bulan…”
Hasil Cek Fakta
SUMBER membagikan video dari Curiosity milik NASA (National Aeronautics and Space Administration, Amerika Serikat) menghubungkan dengan peristiwa mendaratnya wahana Zhurong milik CNSA (China National Space Administration) di Planet Mars, sehingga menimbulkan premis/kesimpulan KELIRU.
Sumber video, www.kuaishou.com: “Izinkan saya menunjukkan kepada Anda sebuah batu yang berada di Mars, 400 juta kilometer jauhnya dari bumi! # 快手 科普 #Mars penjelajah” (Google Translate Chrome extension)
Salah satu foto yang identik, 3DNews: “Terlihat bahwa elemen struktur penjelajah tertutup lapisan debu berwarna coklat. Roda dalam proses bergerak di atas permukaan batuan mengalami kerusakan yang sangat serius, namun demikian, Curiosity terus memenuhi program ilmiahnya.”
Foto lainnya yang berkaitan, NASA Jet Propulsion Laboratory: “Penjelajah Curiosity Mars NASA menggunakan dua kamera untuk membuat selfie ini di depan Mont Mercou, singkapan batu setinggi 6 meter. Panorama ini terdiri dari 60 gambar dari kamera MAHLI di lengan robot penjelajah bersama dengan 11 gambar dari Mastcam di tiang, atau “kepala”, penjelajah. Kredit: NASA / JPL-Caltech / MSSS”
engadget: “Badan antariksa China telah merilis foto pertama yang diambil oleh penjelajah Zhurong di Mars, menunjukkan bagian dari pendaratnya dan planet merah itu sendiri. Misi Tianwen-1 tiba di tujuannya pada 15 Mei, menjadikan China negara kedua yang berhasil mendaratkan lunak di Mars setelah AS. Salah satu foto adalah gambar berwarna (di atas) yang diambil dengan kamera navigasi yang dipasang di bagian belakang rover. Ini menampilkan panel surya Zhurong dan antena terbuka, bersama dengan pemandangan tanah merah dan bebatuan planet ini.”
BBC NEWS INDONESIA: “China telah merilis foto-foto pertama yang diabadikan oleh wahana penjelajahnya, Zhurong, di Planet Mars.”
Sumber video, www.kuaishou.com: “Izinkan saya menunjukkan kepada Anda sebuah batu yang berada di Mars, 400 juta kilometer jauhnya dari bumi! # 快手 科普 #Mars penjelajah” (Google Translate Chrome extension)
Salah satu foto yang identik, 3DNews: “Terlihat bahwa elemen struktur penjelajah tertutup lapisan debu berwarna coklat. Roda dalam proses bergerak di atas permukaan batuan mengalami kerusakan yang sangat serius, namun demikian, Curiosity terus memenuhi program ilmiahnya.”
Foto lainnya yang berkaitan, NASA Jet Propulsion Laboratory: “Penjelajah Curiosity Mars NASA menggunakan dua kamera untuk membuat selfie ini di depan Mont Mercou, singkapan batu setinggi 6 meter. Panorama ini terdiri dari 60 gambar dari kamera MAHLI di lengan robot penjelajah bersama dengan 11 gambar dari Mastcam di tiang, atau “kepala”, penjelajah. Kredit: NASA / JPL-Caltech / MSSS”
engadget: “Badan antariksa China telah merilis foto pertama yang diambil oleh penjelajah Zhurong di Mars, menunjukkan bagian dari pendaratnya dan planet merah itu sendiri. Misi Tianwen-1 tiba di tujuannya pada 15 Mei, menjadikan China negara kedua yang berhasil mendaratkan lunak di Mars setelah AS. Salah satu foto adalah gambar berwarna (di atas) yang diambil dengan kamera navigasi yang dipasang di bagian belakang rover. Ini menampilkan panel surya Zhurong dan antena terbuka, bersama dengan pemandangan tanah merah dan bebatuan planet ini.”
BBC NEWS INDONESIA: “China telah merilis foto-foto pertama yang diabadikan oleh wahana penjelajahnya, Zhurong, di Planet Mars.”
Kesimpulan
BUKAN foto dari wahana Zhurong milik CNSA (China National Space Administration). FAKTANYA, video yang dibagikan adalah dari wahana Curiosity milik NASA (National Aeronautics and Space Administration, Amerika Serikat) ketika mendekati formasi batuan di Planet Mars yang dinamai “Mont Mercou”
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”
- http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),
- http://bit.ly/2rhTadC. [2] video.kuaishou.com,
- https://bit.ly/3i5ipLk (dengan bahasa asli) /
- https://archive.md/xEtNs (arsip cadangan). [3] 3dnews.ru: “Foto hari ini: potret diri mendetail dari penjelajah Curiosity dengan latar belakang pegunungan Mars” (Google Translate Chrome extension),
- https://bit.ly/3wCH9i7 (dengan bahasa asli) /
- https://archive.md/trIJJ (arsip cadangan). [4] jpl.nasa.gov: “Mars Rover Keingintahuan NASA Mengambil Selfie Dengan ‘Mont Mercou'” (Google Translate Chrome extension),
- https://go.nasa.gov/3wCwm7z (dengan bahasa asli) /
- https://archive.md/HrAen (arsip cadangan). [5]
- https://www.google.com/search?q=nasa+curiosity+mont+mercou&tbm=nws,
- https://bit.ly/3vpuNK6 /
- https://archive.md/9UaBs (arsip cadangan). [6] engadget.com: “China mengungkapkan foto Mars pertama yang diambil oleh penjelajah Zhurong”,
- https://bit.ly/3fR1wBx (Google Translate) /
- https://archive.st/azh9 (arsip cadangan). [7] bbc.com: “China pertama kali mendaratkan wahananya di Mars, ‘foto-foto pertama’ dikirimkan”,
- https://bbc.in/3fPSe8W /
- https://archive.md/HhkXE (arsip cadangan).
[SALAH] Menteri Pertahanan Israel Mengundurkan Diri
Sumber: twitter.comTanggal publish: 28/05/2021
Berita
Akun Twitter (@IrutPagut) mengunggah postingan pada Jumat (14/05/21) berupa narasi dan video yang menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan Israel mengundurkan diri. Postingan tersebut mendapatkan 1.344 suka, 305 retweets, dan 88 komentar.
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelusuran, video yang diunggah pada akun tersebut menyebutkan Menteri Pertahanan Israel yang mengundurkan diri ialah Avigdor Lieberman, berita ini muncul di tahun 2018.
Dilansir dari cnnindonesia.com, keputusan Lieberman mengundurkan diri setelah berselisih dengan pemerintahan Benyamin Netanyahu soal kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina. Setelah terlibat serang selama dua hari, Hamas dan militer Israel menyatakan gencatan senjata setelah dibujuk oleh Mesir pada Selasa (13/11/18).
Sebagai tambahan, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan dalam sebuah video akan terus bertekad meluncurkan serangan sampai dapat menghancurkan kemampuan sayap militer Hamas dan kelompok militan lainnya di Jalur Gaza, Palestina (18/05/21).
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten tersebut masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan/misleading content.
Dilansir dari cnnindonesia.com, keputusan Lieberman mengundurkan diri setelah berselisih dengan pemerintahan Benyamin Netanyahu soal kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan Israel di Gaza, Palestina. Setelah terlibat serang selama dua hari, Hamas dan militer Israel menyatakan gencatan senjata setelah dibujuk oleh Mesir pada Selasa (13/11/18).
Sebagai tambahan, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengatakan dalam sebuah video akan terus bertekad meluncurkan serangan sampai dapat menghancurkan kemampuan sayap militer Hamas dan kelompok militan lainnya di Jalur Gaza, Palestina (18/05/21).
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka konten tersebut masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan/misleading content.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).
Faktanya, Menteri Pertahanan Israel yang mengundurkan diri ialah Avigdor Lieberman di tahun 2018. Menteri Pertahanan Israel saat ini ialah Benny Gantz.
Faktanya, Menteri Pertahanan Israel yang mengundurkan diri ialah Avigdor Lieberman di tahun 2018. Menteri Pertahanan Israel saat ini ialah Benny Gantz.
Rujukan
[SALAH] Gambar “sampul majalah Hidayah: Azab Seorang Penghoetang”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 28/05/2021
Berita
Akun Facebook Muhammad Rizki Mulachela (fb.com/100048291394511) pada 27 Mei 2021 mengunggah sebuah gambar sampul majalah Hidayah yang terdapat narasi: “AZAB SEORANG PENGHOETANG” dan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke grup Makar community.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya gambar sampul majalah Hidayah yang terdapat narasi: “AZAB SEORANG PENGHOETANG” dan wajah Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan konten yang dimanipulasi.
Faktanya, gambar itu merupakan gambar hasil editan atau suntingan. Pada sampul majalah Hidayah tahun 4 edisi 46 yang asli, TIDAK ADA narasi “Azab Seorang Penghoetang” dan wajah Presiden Jokowi.
Foto sampul majalah Hidayah tahun 4 edisi 46 yang asli, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Sebelum Kenal Internet, Ini 7 Bacaan yang Temani Masa Kecil Anak 90an” yang terbit di situs idntimes.com pada 2 Maret 2018.
Selain itu, foto yang identik, dimuat di situs belanja online bukalapak.com dengan narasi “Majalah hidayah – tahun 4 edisi 46 – Mei 2005”
Sementara foto wajah Presiden Jokowi yang ditempelkan ke sampul majalah tersebut, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Jokowi dampingi Mega apel peringatan Hari Pancasila” yang terbit di situs Merdeka.com pada 1 Juni 2013.
Faktanya, gambar itu merupakan gambar hasil editan atau suntingan. Pada sampul majalah Hidayah tahun 4 edisi 46 yang asli, TIDAK ADA narasi “Azab Seorang Penghoetang” dan wajah Presiden Jokowi.
Foto sampul majalah Hidayah tahun 4 edisi 46 yang asli, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Sebelum Kenal Internet, Ini 7 Bacaan yang Temani Masa Kecil Anak 90an” yang terbit di situs idntimes.com pada 2 Maret 2018.
Selain itu, foto yang identik, dimuat di situs belanja online bukalapak.com dengan narasi “Majalah hidayah – tahun 4 edisi 46 – Mei 2005”
Sementara foto wajah Presiden Jokowi yang ditempelkan ke sampul majalah tersebut, salah satunya dimuat di artikel berjudul “Jokowi dampingi Mega apel peringatan Hari Pancasila” yang terbit di situs Merdeka.com pada 1 Juni 2013.
Kesimpulan
Gambar EDITAN. Pada sampul majalah Hidayah tahun 4 edisi 46 yang asli, TIDAK ADA narasi “Azab Seorang Penghoetang” dan wajah Presiden Jokowi.
Rujukan
- https://www.idntimes.com/hype/throwback/melisa-camalia-1/sebelum-kenal-internet-ini-7-bacaan-yang-temani-masa-kecil-anak-90an-c1c2/7 (Arsip: archive.ph/NHY3R)
- https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/buku/majalah/2to9zw9-jual-majalah-hidayah-tahun-4-edisi-46-mei-2005 (Arsip: archive.ph/h7pEH)
- https://www.merdeka.com/foto/peristiwa/199063/20130601153425-jokowi-dampingi-mega-apel-peringatan-hari-pancasila-009-debbydjoko-poerwanto.html
Keliru, Vaksin Covid-19 Sebabkan 0,8 Persen Kematian dalam 2 Minggu dan yang Hidup Hanya Bertahan 2 Tahun
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 28/05/2021
Berita
Pesan berantai yang berisi pernyataan yang diklaim berasal dari ketua saintis di perusahaan vaksin Pfizer, Mike Yeadon, beredar di grup-grup percakapan WhatsApp sejak 26 Mei 2021. Menurut pesan berantai itu, Yeadon mengatakan bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan 0,8 persen kematian dalam waktu dua minggu, sementara penerima vaksin yang masih hidup hanya bisa bertahan selama dua tahun.
"Yang sudah divaksin siap-siap mati dini," begitu narasi yang tertulis di bagian awal pesan berantai tersebut. Selanjutnya, terdapat narasi yang diklaim dinyatakan oleh Yeadon, "Mike Yeadon, bekas ketua saintis di firma vaksin Pfizer menyatakan bahwa kini sudah amat terlambat untuk menyelamatkan siapa yang sudah divaksin Covid-19."
Menurut pesan berantai ini, tak lama setelah suntikan pertama vaksin, 0,8 persen penerimanya bakal meninggal dalam waktu dua minggu. "Mereka yang bertahan akan mampu bertahan hidup sekitar dua tahun, namun kemampuan tersebut dikurangi dengan penambahan atau top-up suntikan vaksin. Penambahan vaksin yang sedang dibuat sekarang adalah untuk menyebabkan kemorosotan fungsi organ tertentu dalam badan manusia."
Di akhir pesan berantai itu, terdapat narasi bahwa tujuan akhir pemerintah menyediakan vaksin yang diwajibkan saat ini adalah untuk mengurangi populasi secara besar-besaran. Dicantumkan pula tautan artikel dari situs Lifesitenews.com yang berjudul "EXCLUSIVE - Former Pfizer VP: ‘Your government is lying to you in a way that could lead to your death".
Gambar tangkapan layar pesan berantai di WhatsApp yang berisi klaim keliru tentang vaksin Covid-19.
Hasil Cek Fakta
Menurut verifikasi Tim CekFakta Tempo, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa terdapat kematian hingga 0,8 persen setelah vaksin Covid-19 dosis pertama disuntikkan kepada seseorang. Tidak ada pula bukti bahwa mereka yang telah disuntik vaksin Covid-19 hanya bisa bertahan hidup sekitar dua tahun.
Dikutip dari Deutsche Welle (DW), yang meninjau laporan dari Italia, Austria, Korea Selatan, Jerman, Spanyol, Amerika Serikat, Norwegia, Belgia dan Peru, dalam banyak kasus, otoritas kesehatan belum menemukan hubungan sebab-akibat antara vaksinasi dan kematian.
Di Korea Selatan misalnya, dilaporkan bahwa terdapat 15 orang yang meninggal setelah menerima vaksin Covid-19 AstraZeneca. Di sana, vaksin tersebut hanya diberikan kepada orang yang berusia di bawah 65 tahun. Namun, hasil penyelidikan menunjukkan hampir semua warga yang meninggal itu telah memiliki kondisi medis sebelumnya, seperti penyakit serebrovaskular atau kardiovaskular.
Di Jerman, Institut Paul Ehrlich (PEI) yang bertanggung jawab atas vaksinasi telah menyelidiki 113 kematian yang dilaporkan di negara tersebut. Korban berusia 46-100 tahun, dan mereka meninggal antara satu jam hingga 19 hari setelah menerima vaksin.
Dari 113 kematian tersebut, 20 orang di antaranya meninggal akibat infeksi Covid-19 (di mana 19 orang di antaranya belum memiliki perlindungan vaksin secara penuh; dan sisanya masih belum jelas). Sementara 43 orang di antaranya meninggal akibat kondisi yang sudah ada sebelumnya atau infeksi lain.
Menurut arsip berita Tempo pada 14 Mei 2021, Badan Kesehatan Masyarakat Inggris justru menyatakan bahwa imunisasi massal vaksin virus Corona telah mencegah hampir 12 ribu kematian dan menangkal lebih dari 30 ribu rawat inap pada lansia.
Dalam laporan Badan Kesehatan Masyarakat Inggris, hingga akhir April 2021, program imunisasi vaksin virus Corona telah mencegah 11.700 kematian pada kelompok usia 60 tahun ke atas di Inggris. Selain itu, diperkirakan bahwa 33 ribu lansia berusia 65 tahun ke atas tidak perlu dirawat inap setelah adanya imunisasi massal ini pada periode yang sama.
Terkait riwayat Michael Yeadon, dilansir dari kantor berita Reuters, ia memang seorang mantan peneliti ilmiah dan wakil presiden di Pfizer. Dia pun ikut mendirikan perusahaan bioteknologi tersebut. Namun, kariernya berubah secara tidak terduga. Ia beberapa kali melontarkan pernyataan yang menyesatkan terkait vaksin Covid-19, salah satunya bahwa vaksin itu menyebabkan kemandulan.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa vaksin Covid-19 menyebabkan 0,8 persen kematian dalam waktu dua minggu dan penerima vaksin yang masih hidup hanya bisa bertahan sekitar dua tahun, keliru. Klaim ini tidak sesuai dengan fakta-fakta yang ada, bahwa vaksin Covid-19 justru menyelamatkan lebih banyak manusia dari kematian. Di Inggris misalnya, imunisasi massal vaksin virus Corona telah mencegah hampir 12 ribu kematian.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/vaksin-covid-19
- https://www.tempo.co/tag/pfizer
- https://www.lifesitenews.com/news/exclusive-former-pfizer-vp-your-government-is-lying-to-you-in-a-way-that-could-lead-to-your-death
- https://www.dw.com/en/fact-check-no-links-found-between-vaccination-and-deaths/a-56458746
- https://www.tempo.co/tag/astrazeneca
- https://dunia.tempo.co/read/1462364/riset-vaksin-virus-corona-mencegah-12-ribu-kematian-akibat-covid-19-di-inggris
- https://www.reuters.com/investigates/special-report/health-coronavirus-vaccines-skeptic/
- https://www.tempo.co/tag/covid-19
Halaman: 6684/8578



