[SALAH] “SBY: Jika Demokrat dipercaya lagi menjalankan pemerintahan, Saya janji Indonesia akan kami jadikan Negara Maju”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/04/2021
Berita
[SALAH] “SBY: Jika Demokrat dipercaya lagi menjalankan pemerintahan, Saya janji Indonesia akan kami jadikan Negara Maju”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Eben Haezer membagikan status dengan gambar tangkapan layar sebuah Blogspot pada 17 April 2021 yang berjudul “SBY: Jika Demokrat dipercaya lagi menjalankan pemerintahan, Saya janji Indonesia akan kami jadikan Negara Maju”. Eben Haezer menambahkan pada statusnya narasi yang berisikan “BIKIN MAJU BELUM ADA BUKTINYA, KALAU MANGKRAK MAH IYA.KORUPSINYA NAMBAH ?”.
Setelah ditelusuri, klaim SBY menyatakan janji Indonesia akan maju jika Partai Demokrat menjalankan pemerintahan adalah salah.
Faktanya tidak ada sumber kredibel yang memberitakan SBY menyatakan janji tersebut selain dari laman Blogspot parbengkeldoau.blogspot.com. Selain itu, tulisan tersebut diunggah di blogspot pada tahun 2017 silam.
Tulisan blogspot tersebut membahas mengenai pidato sambutan SBY dalam rangka HUT ke-16 Partai Demokrat.
Setelah ditelusuri, draft naskah Pidato SBY dalam sambutkan HUT ke-16 Partai Demokrat pernah dimuat dalam press release di laman resmi demokrat, demokrat.or.id.
Dalam draft naskah pidato tersebut tidak ditemukan pernyataan janji SBY yang mengatakan akan membuat “Indonesia Maju jika Demokrat dipercaya kembali menjalankan pemerintahan”. Naskah hanya berisikan sejarah Demokrat dari masa ke masa dan serangkaian harapan di Ulang Tahun Partai Demokrat yang ke-16.
Dengan demikian klaim janji SBY tersebut adalah hoax dengan kategori konten yang menyesatkan.
Setelah ditelusuri, klaim SBY menyatakan janji Indonesia akan maju jika Partai Demokrat menjalankan pemerintahan adalah salah.
Faktanya tidak ada sumber kredibel yang memberitakan SBY menyatakan janji tersebut selain dari laman Blogspot parbengkeldoau.blogspot.com. Selain itu, tulisan tersebut diunggah di blogspot pada tahun 2017 silam.
Tulisan blogspot tersebut membahas mengenai pidato sambutan SBY dalam rangka HUT ke-16 Partai Demokrat.
Setelah ditelusuri, draft naskah Pidato SBY dalam sambutkan HUT ke-16 Partai Demokrat pernah dimuat dalam press release di laman resmi demokrat, demokrat.or.id.
Dalam draft naskah pidato tersebut tidak ditemukan pernyataan janji SBY yang mengatakan akan membuat “Indonesia Maju jika Demokrat dipercaya kembali menjalankan pemerintahan”. Naskah hanya berisikan sejarah Demokrat dari masa ke masa dan serangkaian harapan di Ulang Tahun Partai Demokrat yang ke-16.
Dengan demikian klaim janji SBY tersebut adalah hoax dengan kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Fathia Islamiyatul Syahida (Universitas Pendidikan Indonesia)
Pernyataan yang mengutip SBY tersebut salah, faktanya tidak ditemukan sumber yang kredibel bahwa SBY pernah mengatakan demikian. Tangkapan layar yang dibagikan akun Facebook Eben Haezer tersebut adalah tangkapan layar salah satu blogspot yang diunggah pada 2017 silam.
Pernyataan yang mengutip SBY tersebut salah, faktanya tidak ditemukan sumber yang kredibel bahwa SBY pernah mengatakan demikian. Tangkapan layar yang dibagikan akun Facebook Eben Haezer tersebut adalah tangkapan layar salah satu blogspot yang diunggah pada 2017 silam.
Rujukan
[SALAH] J.Co Bagikan 1000 Jam Tangan Pintar dan Perangkat Seluler
Sumber: WhatsAppTanggal publish: 26/04/2021
Berita
Beredar di aplikasi percakapan Whatsapp pesan berantai berisi informasi mencatut nama J.Co Indonesia sedang mengadakan undian berhadiah. Pesan berantai ini ramai dibagikan sejak beberapa waktu lalu.
Dalam pesan berantai tersebut terdapat sebuah link untuk bisa mendapatkan hadiahnya. Berikut isi pesan berantainya:
"https://jcodonuts.shop/discount/?t=1619421219214"
Kemudian saat di klik dalam link terdapat narasi:
"Perayaan ulang tahun ke-60. Banyak hadiah yang sangat indah, serta lebih dari 1000 unit jam tangan pintar dan perangkat seluler. Yang harus Anda lakukan adalah membuka kotak kado yang benar. Anda telah mencoba 3 kali, semoga berhasil!"
Dalam pesan berantai tersebut terdapat sebuah link untuk bisa mendapatkan hadiahnya. Berikut isi pesan berantainya:
"https://jcodonuts.shop/discount/?t=1619421219214"
Kemudian saat di klik dalam link terdapat narasi:
"Perayaan ulang tahun ke-60. Banyak hadiah yang sangat indah, serta lebih dari 1000 unit jam tangan pintar dan perangkat seluler. Yang harus Anda lakukan adalah membuka kotak kado yang benar. Anda telah mencoba 3 kali, semoga berhasil!"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan melihat akun Instagram resmi J.Co Indonesia, @jcoindonesia yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana terdapat penjelasan terkait pesan berantai itu yang diunggah 22 April 2021 lalu.
"Pemberitahuan resmi JCO Indonesia. Hati-hati penipuan program hadiah dalam rangka ulang tahun yang mengatasnamakan JCO Indonesia. Dengan ini kami, JCO Indonesia memberitahukan bahwa:
1. Saat ini kami tidak mengadakan program bagi-bagi hadiah dalam rangka ulang tahun JCO Indonesia.
2. Kami himbau agar masyarakat tidak tertipu oleh portal link tidak resmi yang mengatasnamakan JCO Indonesia.
3. Segala bentuk promo atau hadiah akan diinfokan melalui Instagram atau Twitter atau website resmi JCO Indonesia."
Selain itu Cek Fakta Liputan6.com melihat website resmi J.Co Indonesia, jcodonuts.com. Di sana terdapat penjelasan bahwa J.Co mulai membuka toko pertamanya tahun 2006 atau tidak sesuai dengan narasi pesan berantai yang mengklaim J.Co sudah berusia 60 tahun.
"Pemberitahuan resmi JCO Indonesia. Hati-hati penipuan program hadiah dalam rangka ulang tahun yang mengatasnamakan JCO Indonesia. Dengan ini kami, JCO Indonesia memberitahukan bahwa:
1. Saat ini kami tidak mengadakan program bagi-bagi hadiah dalam rangka ulang tahun JCO Indonesia.
2. Kami himbau agar masyarakat tidak tertipu oleh portal link tidak resmi yang mengatasnamakan JCO Indonesia.
3. Segala bentuk promo atau hadiah akan diinfokan melalui Instagram atau Twitter atau website resmi JCO Indonesia."
Selain itu Cek Fakta Liputan6.com melihat website resmi J.Co Indonesia, jcodonuts.com. Di sana terdapat penjelasan bahwa J.Co mulai membuka toko pertamanya tahun 2006 atau tidak sesuai dengan narasi pesan berantai yang mengklaim J.Co sudah berusia 60 tahun.
Kesimpulan
Pesan berantai yang menyebutkan J.Co Indonesia sedang mengadakan undian berhadiah adalah hoaks.
Rujukan
[SALAH] Foto Penampakan Pelangi di Planet Mars
Sumber: FacebookTanggal publish: 26/04/2021
Berita
Beredar di media sosial postingan foto yang diklaim pelangi di Planet Mars. Postingan ini banyak disebarkan pada awal April 2021.
Salah satu akun yang mengunggahnya adalah bernama Robert Mask. Dia mempostingnya di Facebook pada 5 April 2021.
Dalam postingannya terdapat gambar seperti siluet pelangi. Ia menambahkan narasi: "Rainbows on Mars!!!" atau dalam Bahasa Indonesia "Pelangi di Mars!!!"
Salah satu akun yang mengunggahnya adalah bernama Robert Mask. Dia mempostingnya di Facebook pada 5 April 2021.
Dalam postingannya terdapat gambar seperti siluet pelangi. Ia menambahkan narasi: "Rainbows on Mars!!!" atau dalam Bahasa Indonesia "Pelangi di Mars!!!"
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta menelusuri dan menemukan artikel berjudul "Fact Check: Did NASA's Perseverance Rover Photograph a Mars Rainbow?" yang tayang di Newsweek.com pada 7 April 2021.
Dalam artikel tersebut terdapat penjelasan dari NASA.
"Banyak yang bertanya: Apakah itu pelangi di Mars? Tidak. Pelangi tidak dimungkinkan di sini.
Pelangi diciptakan oleh cahaya yang dipantulkan dari tetesan air bulat, tetapi tidak ada cukup air di sini untuk mengembun, dan terlalu dingin untuk air cair di atmosfer. Busur ini adalah pijar lensa," bunyi pernyataan NASA.
Artikel tersebut juga menjelaskan bukan berarti tidak ada air di atmosfer Mars. Website NASA mengatakan atmosfer planet sebagian besar terdiri dari karbondioksida dan sebagian uap air.
Bahkan secara teoritis jika ada cukup uap menghasilkan pelangi maka tidak bisa terjadi karena suhu rata-rata di Mars adalah minus 81 derajat Fahrenheit dan tekanannnya sangat rendah. Sehingga uap tidak akan mampu membuntuk tetesan air bulat yang diperlukan pelangi.
Dalam artikel tersebut terdapat penjelasan dari NASA.
"Banyak yang bertanya: Apakah itu pelangi di Mars? Tidak. Pelangi tidak dimungkinkan di sini.
Pelangi diciptakan oleh cahaya yang dipantulkan dari tetesan air bulat, tetapi tidak ada cukup air di sini untuk mengembun, dan terlalu dingin untuk air cair di atmosfer. Busur ini adalah pijar lensa," bunyi pernyataan NASA.
Artikel tersebut juga menjelaskan bukan berarti tidak ada air di atmosfer Mars. Website NASA mengatakan atmosfer planet sebagian besar terdiri dari karbondioksida dan sebagian uap air.
Bahkan secara teoritis jika ada cukup uap menghasilkan pelangi maka tidak bisa terjadi karena suhu rata-rata di Mars adalah minus 81 derajat Fahrenheit dan tekanannnya sangat rendah. Sehingga uap tidak akan mampu membuntuk tetesan air bulat yang diperlukan pelangi.
Kesimpulan
Postingan yang menyebut ada pelangi di Planet Mars adalah tidak benar.
Rujukan
- https://www.newsweek.com/nasa-perseverance-rover-mars-rainbow-photo-1581531?utm_term=Autofeed&utm_medium=Social&utm_source=Facebook&fbclid=IwAR0EOp657th9a2d9KUaLjLAdR7uQWO-BbkIQlqNL__ghq95QN-SJmumWYyQ#Echobox=1617829697
- https://twitter.com/NASAPersevere/status/1379536046338154498
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4541460/cek-fakta-tidak-benar-foto-ada-penampakan-pelangi-di-planet-mars#
Keliru, Somalia Cetak Uang Koin Bergambar KH Hasyim Asyari
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 26/04/2021
Berita
Klaim bahwa Somalia pernah mencetak uang koin bergambar wajah pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Kiai Haji Hasyim Asyari beredar di media sosial. Klaim itu dilengkapi dengan foto koin emas yang bergambar KH Hasyim Asyari. Terdapat pula sebuah tulisan Arab, angka tahun "1871" dan "1947", serta nama "KHM Hasyim Asy'ari".
Di Facebook, akun ini membagikan klaim beserta foto itu pada 21 April 2021. Akun tersebut menulis narasi sebagai berikut:
"Taukah Anda..?? Khususnya warga Kultur NU (Nahdlatul Ulama 1926 ). Bahwa negara SOMALIA pernah mencetak bentuk Mata uang Koin bergambar Wajah Pendiri (NU) NAHDLATUL ULAMA,Kyai Haji Hasyim Asy'ari. Somalia (bahasa Somali: Soomaaliya; bahasa Arab: ???????), dahulu bernama Republik Demokratik Somali, adalah sebuah negara yang terletak di Tanduk Afrika. Negara ini berbatasan dengan Djibouti di barat laut, Kenya di barat daya, Teluk Aden dan Yaman di utara, Samudra Hindia di sebelah timur, dan Ethiopia di sebelah barat."
Klaim dan foto koin emas serupa juga diunggah oleh akun ini di Twitter pada 25 April 2021. Hingga artikel ini dimuat, cuitan tersebut telah mendapatkan 1.061retweetdan 3.191like.
ambar tangkapan layar unggahan di Facebook yang berisi klaim keliru terkait foto koin emas bergambar Kiai Haji Hasyim Asyari yang diunggahnya.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan verifikasi Tim CekFakta Tempo, koin emas bergambar KH Hasyim Asyari tersebut bukanlah mata uang yang pernah dicetak oleh Somalia. Koin emas tersebut merupakan koin buatan perusahaan multi-level marketing (MLM) PT Gold Quest Indonesia (GQI) pada 2003.
Tempo menemukan bahwa koin emas bergambar KH Hasyim Ashari itu dijual seharga Rp 250 ribu di situs jual-belionline OLX. Dalam keterangannya, penjual koin ini menjelaskan bahwa koin tersebut merupakan koleksi "Gold Quest" yang terbuat dari emas murni bersertifikat Mayer's Mint Jerman.
Dikutip dari situs resmi NU, NU Online, GQI yang memproduksi koin emas itu adalah anak perusahaan Gold Quest International. Perusahaan ini berkantor pusat di Hongkong dan membuka cabang di Indonesia. Semula, Gold Quest merencanakan peluncuran koin emas tersebut pada 21 Oktober 2003 di Hotel JW Marriott, Surabaya.
Tapi rencana itu digagalkan oleh demonstrasi besar para santri dan alumni Pondok Pesantren Tebuireng, pondok pesantren yang didirikan oleh KH Hasyim Asyari. Pasalnya, Gold Quest menerbitkan koin emas bergambar KH Hasyim Asyari tersebut untuk diperjualbelikan kepada publik. Namun, penerbitan koin ini tanpa seizin keluarga KH Hasyim Asyari.
Unjuk rasa para santri dan alumni Ponpes Tebuireng tersebut juga diberitakan oleh Liputan6.com pada 21 Oktober 2003. Menurut laporan Liputan6.com, jumlah pendemo mencapai sekitar 800 orang. Mereka menolak peluncuran koin emas bergambar KH Hasyim Asyari.
Mereka mengikuti fatwa Pengurus Wilayah NU Jawa Timur yang menyatakan bahwa koin tersebut haram, sebab diproduksi oleh perusahaan MLM Gold Quest yang dianggap berbau riba. Dalam unjuk rasa, para santri juga menilai penerbitan koin tersebut ilegal karena tanpa seizin keluarga dan ahli waris KH Hasyim Asyari.
Dikutip dari arsip berita Tempo pada 21 Oktober 2003, pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng, KH Yusuf Hasyim alias Pak Ud, mengatakan, "Sebagai satu-satunya anak KH Hasyim Asyari, saya menolak bila beliau dijadikan gambar di koin emas. Saya siap maju secara hukum untuk menyelesaikan kasus ini."
Namun, pembatalan peluncuran koin emas bergambar KH Hasyim Asyari itu membuat KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, cucu KH Hasyim Asyari, berang. Ia menyatakan akan membawa kasus itu ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menurut dia, tidak ada alasan bagi polisi menggagalkan peluncuran itu. Gus Dur pun menegaskan akan selalu memperjuangkan demokrasi, kebebasan berpendapat, dan kemerdekaan berpikir, termasuk pembuatan keping emas itu.
Gus Dur mengaku melakukan kerja sama dengan Gold Quest, di mana sebagian hasilnya akan diserahkan ke Yayasan Darussalam, yayasan pendidikan anak-anak terlantar yang dikelola oleh Gus Dur di Jakarta. Sehingga, tidak alasan bagi Pimpinan Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur mengharamkan perdagangan koin emas.
"Syuriah tidak melarang. PWNU lupa pada jiwa NU," katanya. "Pemasangan gambar KH Hasyim Asyari pada koin emas bukan melecehkan keluarga besar pendiri NU. Justru, mencantumkan gambar kakek itu mengagungkan namanya," ujar Gus Dur. Perbedaan pendapat internal NU soal koin emas itu, menurut dia, akan diputuskan dalam musyawarah nasional alim ulama.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa Somalia pernah mencetak uang koin bergambar wajah pendiri NU, KH Hasyim Asyari, keliru. Koin emas bergambar KH Hasyim Asyari dalam foto yang digunakan untuk melengkapi klaim itu dicetak oleh perusahaan MLM PT Gold Quest Indonesia (GQI) pada 2003. Namun, pencetakan koin ini ditentang para santri dan alumni Pondok Pesantren Tebuireng.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik, atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://www.tempo.co/tag/hasyim-asyari
- https://archive.is/GawRl
- https://www.tempo.co/tag/hasyim-asyari
- https://archive.ph/D3s6G
- https://www.tempo.co/tag/somalia
- https://archive.is/kAMCn
- https://www.nu.or.id/post/read/815/pak-ud--gold-quest-harus-di-tutup
- https://www.liputan6.com/news/read/64901/pwnu-jatim-koin-emas-hasyim-ashari-haram
- https://nasional.tempo.co/read/23755/didemo-santri-peluncuran-koin-emas-kh-hasyim-asary-batal
- https://www.tempo.co/tag/nu
Halaman: 6733/8569

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3439871/original/059219900_1619420500-cek_fakta_jco.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3438961/original/075032800_1619325208-cek_fakta_pelangi_planet_mars.jpg)
