Keliru, Klaim Ini Video Tentara Cina yang Berdatangan ke Indonesia
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 11/02/2021
Berita
Video yang memperlihatkan puluhan penumpang pesawat berbaju hazmat yang tiba di sebuah bandara beredar di Facebook. Video itu diberi judul "Tentara Cina Berdatangan ke Indonesia?? Ada Apa??". Menurut narasi yang dibacakan dalam video itu, para penumpang berbaju hazmat tersebut merupakan WNA asal Cina. Narasi ini juga melontarkan dugaan bahwa para penumpang itu adalah tentara Cina. Berikut narasi dalam video tersebut:
“Setelah sebelumnya banyak kecurigaan bahwa tenaga kerja asing (TKA) asal Cina yang masuk ke Indonesia itu bukan semata pekerja, tetapi juga tentara. Karena terlihat dari postur tubuh yang tegap, kini kedatangan 153 orang melalui Bandara Soekarno-Hatta di masa pandemi juga dicurigai. Tiga orang memegang visa diplomatik dan 150 lainnya memiliki Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) dan Kartu Izin Tinggal Tetap (Kitap).
Sungguh mengejutkan dan mencurigakan. Apalagi 153 pendatang tersebut menggunakan pakaian hazmat, APD lengkap, sehingga sulit dilihat siapa mereka. Sangat mungkin tentara pula. Mengapa seleluasa ini WNA Cina dapat masuk? Ada apa dengan Kantor Imigrasi dan pemerintah Indonesia sekarang ini? Demi kewaspadaan nasional dan keamanan negara, hal ini harus diusut dan diklarifikasi."
Gambar tangkapan layar video yang berisi klaim keliru terkait para penumpang berpakaian hazmat dalam video tersebut.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim CekFakta Tempo, video tersebut merupakan gabungan dari sejumlah cuplikan dengan konteks serta waktu dan lokasi yang berbeda-beda. Berikut fakta atas cuplikan-cuplikan itu:
Video I
Video ini, yang memperlihatkan sejumlah penumpang berbaju hazmat, direkam saat penumpang pesawat China Southern Airlines tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada 23 Januari 2021. Video tersebut pernah dimuat oleh kanal YouTube milik stasiun televisi tvOne pada 25 Januari 2021. Menurut keterangan videonya, terdapat 153 WNA asal Cina dalam pesawat itu. Namun, mereka merupakan pemilik izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap. Beberapa lainnya juga mengantongi visa diplomatik.
Berita soal kedatangan 153 WNA asal Cina di Bandara Soekarno-Hatta tersebut juga pernah dimuat oleh Tempo. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Romi Yudianto, penggunaan pakaian hazmat itu adalah standar penumpang pesawat dari Cina. "Memakai baju hazmat ini adalah perlindungan diri mereka dan sesuai dengan standar dan aturan dari negara mereka. Sebenarnya tak ada yang aneh soal ini, karena ini biasa di negara luar, tapi jadi ramai ketika sampai di sini," ujar Romi pada 26 Januari 2021.
Dilansir dari Kompas.com, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia juga membenarkan adanya 153 WNA asal Cina yang tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Januari 2021. Hal ini disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Ditjen Imigrasi Ahmad Nursaleh. "Pada 23 Januari 2021, telah mendarat pesawat China Southern Airlines dari Guangzhou dengan membawa 171 penumpang yang terdiri 153 WN RRT (Republik Rakyat Tiongkok) dan 18 WNI," ujarnya pada 23 Januari 2021.
Nursaleh mengatakan, sebanyak 153 WNA asal Cina itu terdiri dari 150 orang pemegang izin tinggal terbatas (Itas) dan izin tinggal tetap (Itap), serta tiga orang pemegang visa diplomatik. "Seluruh penumpang asing yang mendarat tersebut masuk dalam kategori orang asing yang diizinkan masuk ke wilayah Indonesia berdasarkan Surat Edaran Dirjen Imigrasi tentang pembatasan sementara masuknya orang asing ke wilayah Indonesia dalam masa pandemi Covid-19," kata Nursaleh.
Pemerintah saat ini memang tengah menutup sementara masuknya WNA dari semua negara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Namun, berdasarkan Surat Edaran Dirjen Imigrasi Nomor IMI-0103.GR.01.01 Tahun 2021, ada beberapa kriteria warga negara asing yang diizinkan masuk ke wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait kunjungan resmi pejabat asing setingkat menteri ke atas serta pemegang izin tinggal terbatas dan izin tinggal tetap.
Video II
Video ini, yang juga memperlihatkan sejumlah penumpang berbaju hazmat, merupakan video penumpang pesawat Qingdao Airlines. Sebagian dari mereka adalah TKA Cina yang tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 8 Agustus 2020. Video kedatangan para TKA itu pernah dimuat oleh kanal YouTube milik stasiun televisi KompasTV pada 9 Agustus 2020. Dilansir dari iNews.id, selain TKA Cina, pesawat tersebut juga mengangkut 27 tenaga kerja asal Indonesia yang mengikuti pelatihan di Cina.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Indra Hidayat menyebut ratusan TKA Cina tersebut merupakan tenaga ahli konstruksi yang akan bekerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Galang Batang. "Mereka dikontrak selama enam bulan untuk menyelesaikan proyek konstruksi di PT BAI. Setelah selesai, langsung pulang ke negaranya," katanya. Indra pun telah memastikan kelengkapan dokumen keimigrasian mereka, meliputi Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA) dan Kitas atau Kitap, serta bukti hasil tes swab Covid-19.
Video III
Vvideo ini, yang juga memperlihatkan sejumlah penumpang berbaju hazmat, merupakan video para TKA Cina yang dipulangkan ke negaranya melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan, setelah proyek yang mereka kerjakan dinyatakan selesai. Video pemulangan TKA Cina tersebut pernah dimuat oleh kanal YouTube milik Tribun Solo pada 22 Mei 2020 dengan judul “Ratusan Orang Kenakan Hazmat Padati Bandara SMB II Palembang, Ternyata TKA China Pulang Kampung”.
Dikutip dari Suara.com, sebanyak 190 TKA Cina itu dipulangkan ke negaranya karena masa kontrak kerja mereka di Indonesia telah habis. Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang menjelaskan pemulangan TKA Cina itu dibagi menjadi dua kelompok terbang (kloter). Sebanyak 141 TKA telah diterbangkan dengan pesawat carter Cambodia Airways pada 20 Mei 2020, sementara 49 TKA sisanya dilakukan pada 22 Mei dengan pesawat yang sama.
Video IV
Video ini, yang memperlihatkan sejumlah pekerja sedang melewati sebuah kompleks permukiman warga, pernah dimuat oleh kanal YouTube milik stasiun televisi NET pada 9 Maret 2019 dengan judul “Beredar Video Viral TKA Asal Cina Bekerja di Krakatau Steel”. Dikutip dari Viva.co.id, video TKA Cina yang berjalan kaki di Perumahan Taman BMW, Kramatwatu, Serang, Banten, ini merupakan pekerja Krakatau Engineering, anak perusahaan Krakatau Steel.
Menurut Direktur Utama Krakatau Engineering, Utomo Nugroho, pada 8 Maret 2019, jumlah mereka mencapai 100 orang dan telah bekerja sejak Januari 2019 selama periode enam bulan. Sejak awal dipekerjakan, mereka tinggal di Perumahan Taman BMW. Setiap harinya, mereka diantar-jemput menggunakan kendaraan khusus. Namun, sepekan terakhir, mereka terpaksa berjalan kaki ke depan perumahan, karena dijemput menggunakan bus milik Krakatau Steel yang tidak bisa sampai ke depan rumah tempat mereka tinggal.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video tersebut adalah video tentara Cina yang berdatangan ke Indonesia, keliru. Video itu adalah gabungan dari sejumlah cuplikan dengan konteks serta waktu dan lokasi yang berbeda-beda. Beberapa cuplikan memang memperlihatkan sejumlah penumpang pesawat yang berasal dari Cina yang mengenakan pakaian hazmat. Namun, mereka bukan tentara. Beberapa di antaranya pun WNI. Selain itu, salah satu cuplikan tidak menunjukkan kedatangan, melainkan kepulangan ratusan TKA Cina ke negara asalnya karena masa kerjanya telah berakhir.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id
Rujukan
- https://archive.vn/H8Us7
- https://www.tempo.co/tag/tentara-cina
- https://www.tempo.co/tag/bandara-soekarno-hatta
- https://bit.ly/2Z3QKQe
- https://metro.tempo.co/read/1426861/viral-ratusan-wn-cina-berbaju-hazmat-imigrasi-bandara-soekarno-hatta-buka-suara?page_num=1
- https://bit.ly/3q6eK18
- https://www.tempo.co/tag/wna-asal-cina
- https://bit.ly/3jBbPeB
- https://regional.inews.id/berita/ratusan-tka-asal-china-masuk-ke-bintan-kepri-dan-langsung-dikarantina
- https://www.tempo.co/tag/tka-cina
- https://bit.ly/2Z2CeIN
- https://bit.ly/2Z5eTWP
- https://bit.ly/3qbaBZX
- https://bit.ly/2OtJw6f
- https://www.tempo.co/tag/hazmat
[SALAH] “Pulau Sumba Dijual”
Sumber: Situs OnlineTanggal publish: 11/02/2021
Berita
Situs Private Island Online (privateislandsonline[dot]com) terlihat mencantumkan Pulau Sumba beserta fotonya dengan narasi yang menyatakan bahwa Pulau Sumba dijual berdasarkan harga yang ditawar pembeli.
Berikut narasi yang tercantum di situs tersebut:
“Sumba Island Properties
Indonesia , Asia Price Upon Request
FOR SALE”
Berikut narasi yang tercantum di situs tersebut:
“Sumba Island Properties
Indonesia , Asia Price Upon Request
FOR SALE”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Pulau Sumba dijual berdasarkan harga yang ditawar pembeli adalah klaim yang salah.
Faktanya, Polri memastikan penjualan Pulau Sumba itu hoax alias tak benar. Selain itu, Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) tak akan menjual pulau-pulau yang ada di wilayahnya.
Dilansir dari situs resmi Humas Polri, Polri mengatakan telah mengusut soal penjualan Pulau Sumba, NTT, di situs Private Island Online. Hasil penelusuran, Polri memastikan penjualan pulau itu hoax alias tak benar.
“Polres Sumba Timur telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Pemda setempat dan disimpulkan bahwa berita dalam situs tersebut tidak benar atau hoax,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (10/2/2021).
Brigjen Rusdi mengatakan pihaknya bakal terus memantau masalah tersebut. Dia mengatakan tak ada penjualan pulau seperti dalam situs tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT berharap jual-beli pulau ini diusut.
“Kita mengharapkan Kemenkominfo untuk bisa melacak situs-situs seperti itu kemudian berkoordinasi dengan kepolisian,” kata Karo Humas Protokol NTT Jelamu Ardu Marius saat dihubungi detikcom, Senin (8/2/2021).
Jelamu mengatakan Pemprov NTT tak akan menjual pulau-pulau yang ada di wilayahnya. Dia menyatakan keberadaan pulau menyangkut martabat bangsa.
“Karena memang namanya pulau tidak mungkin kita jual karena menyangkut martabat bangsa, kedaulatan wilayah sebagai negara, kita tidak mungkin menjual. Kita harus proaktif menelusuri itu, yang bisa menelusuri itu kan Kemenkominfo, kita harap mereka bisa mengusut itu,” katanya.
“Kemudian memproses secara hukum situs-situs yang mau memanfaatkan kesempatan. Karena Pemprov NTT sama sekali tidak menjual dan tidak akan menjual,” imbuh Jelamu.
Dia mengatakan informasi penjualan pulau yang dipasang di situs tersebut sudah meresahkan. Menurutnya, upaya memperjualbelikan pulau di Indonesia sebagai perbuatan melanggar hukum.
“Ya, (Pemprov NTT) sama sekali tidak (terlibat penjualan pulau di situs). Itu tidak benar, dan harus diambil tindakan hukum. Ya itulah situs yang meresahkan,” kata Jelamu.
“Kalau menyewa berdasarkan kerja sama, sebagian wilayah tertentu ya bisa, untuk kepentingan investasi, misalnya pengembangan pariwisata tapi sesuai ketentuan perundangan. Tapi kalau menjual itu tidak benar, perlu dilakukan tindakan hukum. Dan juga pihak kepolisian perlu menelusuri karena kemungkinan ada warga lokal yang memberi informasi yang salah. Itu perlu ditelusuri lebih lanjut,” tambahnya.
Ada 8 pulau Indonesia lain yang dicantumkan untuk dijual di situs tersebut.
Berikut ini daftarnya (Arsip: https://archive.vn/qzQ4p): Pulau Tojo Una, Pulau Gili Tangkong, Pulau Ayam, Pulau Gili Nanggu, Pulau Panjang, Pulau Kembung, Pulau Yudan, dan Pulau Sumba.
Dilansir dari artikel berjudul “[SALAH] “Pulau Kita di Kabupaten Berau Sudah Dijual” yang dimuat di situs turnbackhoax.id pada 3 April 2018, ini bukan kali pertama situs asal Kanada tersebut mengiklankan pulau di Indonesia untuk dijual.
Tahun 2012 lalu, situs tersebut juga menjual Pulau Gambar Di Barat Daya Kalimantan, satu lagi pulau Gili Nanggu di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Harga Pulau Gambar adalah Rp 6,8 miliar. Sementara pulau Gili Nanggu ditawarkan dengan kisaran Rp 9,9 miliar.
Pada tahun 2009, ada tiga pulau di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ditawarkan di situs itu, yakni Pulau Makaroni, Pulau Kandui dan Pulau Siloinak.
Pemerintah menegaskan ini adalah isu lama. Pemerintah tetap pada prinsipnya untuk melarang jual beli pulau di Indonesia.
Pada tahun 2018, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan, isu soal jual beli pulau ini juga pernah terdengar beberapa tahun lalu. Sikap pemerintah tetap sama, yaitu tak mengizinkan pulau diperjualbelikan.
“Ini isu lama. Dulu, ada sudah lama sekali. Seingat saya, perdebatan muncul ini tahun 2007, 2006. Posisi pemerintah itu sudah jelas, jual beli pulau tidak boleh!” tuturnya dilansir dari detikcom pada Rabu, 17 Jan 2018.
Faktanya, Polri memastikan penjualan Pulau Sumba itu hoax alias tak benar. Selain itu, Pemprov Nusa Tenggara Timur (NTT) tak akan menjual pulau-pulau yang ada di wilayahnya.
Dilansir dari situs resmi Humas Polri, Polri mengatakan telah mengusut soal penjualan Pulau Sumba, NTT, di situs Private Island Online. Hasil penelusuran, Polri memastikan penjualan pulau itu hoax alias tak benar.
“Polres Sumba Timur telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Pemda setempat dan disimpulkan bahwa berita dalam situs tersebut tidak benar atau hoax,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Rabu (10/2/2021).
Brigjen Rusdi mengatakan pihaknya bakal terus memantau masalah tersebut. Dia mengatakan tak ada penjualan pulau seperti dalam situs tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT berharap jual-beli pulau ini diusut.
“Kita mengharapkan Kemenkominfo untuk bisa melacak situs-situs seperti itu kemudian berkoordinasi dengan kepolisian,” kata Karo Humas Protokol NTT Jelamu Ardu Marius saat dihubungi detikcom, Senin (8/2/2021).
Jelamu mengatakan Pemprov NTT tak akan menjual pulau-pulau yang ada di wilayahnya. Dia menyatakan keberadaan pulau menyangkut martabat bangsa.
“Karena memang namanya pulau tidak mungkin kita jual karena menyangkut martabat bangsa, kedaulatan wilayah sebagai negara, kita tidak mungkin menjual. Kita harus proaktif menelusuri itu, yang bisa menelusuri itu kan Kemenkominfo, kita harap mereka bisa mengusut itu,” katanya.
“Kemudian memproses secara hukum situs-situs yang mau memanfaatkan kesempatan. Karena Pemprov NTT sama sekali tidak menjual dan tidak akan menjual,” imbuh Jelamu.
Dia mengatakan informasi penjualan pulau yang dipasang di situs tersebut sudah meresahkan. Menurutnya, upaya memperjualbelikan pulau di Indonesia sebagai perbuatan melanggar hukum.
“Ya, (Pemprov NTT) sama sekali tidak (terlibat penjualan pulau di situs). Itu tidak benar, dan harus diambil tindakan hukum. Ya itulah situs yang meresahkan,” kata Jelamu.
“Kalau menyewa berdasarkan kerja sama, sebagian wilayah tertentu ya bisa, untuk kepentingan investasi, misalnya pengembangan pariwisata tapi sesuai ketentuan perundangan. Tapi kalau menjual itu tidak benar, perlu dilakukan tindakan hukum. Dan juga pihak kepolisian perlu menelusuri karena kemungkinan ada warga lokal yang memberi informasi yang salah. Itu perlu ditelusuri lebih lanjut,” tambahnya.
Ada 8 pulau Indonesia lain yang dicantumkan untuk dijual di situs tersebut.
Berikut ini daftarnya (Arsip: https://archive.vn/qzQ4p): Pulau Tojo Una, Pulau Gili Tangkong, Pulau Ayam, Pulau Gili Nanggu, Pulau Panjang, Pulau Kembung, Pulau Yudan, dan Pulau Sumba.
Dilansir dari artikel berjudul “[SALAH] “Pulau Kita di Kabupaten Berau Sudah Dijual” yang dimuat di situs turnbackhoax.id pada 3 April 2018, ini bukan kali pertama situs asal Kanada tersebut mengiklankan pulau di Indonesia untuk dijual.
Tahun 2012 lalu, situs tersebut juga menjual Pulau Gambar Di Barat Daya Kalimantan, satu lagi pulau Gili Nanggu di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Harga Pulau Gambar adalah Rp 6,8 miliar. Sementara pulau Gili Nanggu ditawarkan dengan kisaran Rp 9,9 miliar.
Pada tahun 2009, ada tiga pulau di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang ditawarkan di situs itu, yakni Pulau Makaroni, Pulau Kandui dan Pulau Siloinak.
Pemerintah menegaskan ini adalah isu lama. Pemerintah tetap pada prinsipnya untuk melarang jual beli pulau di Indonesia.
Pada tahun 2018, Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan, isu soal jual beli pulau ini juga pernah terdengar beberapa tahun lalu. Sikap pemerintah tetap sama, yaitu tak mengizinkan pulau diperjualbelikan.
“Ini isu lama. Dulu, ada sudah lama sekali. Seingat saya, perdebatan muncul ini tahun 2007, 2006. Posisi pemerintah itu sudah jelas, jual beli pulau tidak boleh!” tuturnya dilansir dari detikcom pada Rabu, 17 Jan 2018.
Rujukan
- https://humas.polri.go.id/2021/02/10/polri-pastikan-informasi-pulau-sumbawa-dijual-hoax/
- https://news.detik.com/berita/d-5366149/pulau-sumba-dijual-di-situs-online-pemprov-ntt-kominfo-polri-perlu-usut
- https://turnbackhoax.id/2018/04/03/salah-pulau-kita-di-kabupaten-berau-sudah-dijual/
- https://finance.detik.com/properti/d-3818708/pulau-ri-dijual-online/2
[SALAH] Video “#sriwijayaair emergency landing atau crash?”
Sumber: TikTok.comTanggal publish: 11/02/2021
Berita
Beredar sebuah video pada akun TikTok @_xixixi_. Pada video tersebut memperlihatkan situasi didalam pesawat sedang mengalami turbulensi dan dikaitkan dengan peristiwa yang melanda sriwijaya air.
NARASI :
“#fyp #sriwijayaair emergency landing atau crash?”
NARASI :
“#fyp #sriwijayaair emergency landing atau crash?”
Hasil Cek Fakta
TIDAK berkaitan dengan kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182, video peristiwa Maskapai ALK Airlines rute Pristina (Kosovo) – Basel (Swiss) yang terkena turbulensi pada 16 Juni 2019 lalu. Selain itu video yang dibagikan adalah hasil SUNTINGAN, dibalik (flip/mirror) dan suara diganti.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”
- http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),
- http://bit.ly/2rhTadC. [2] youtube.com, euronews: “Turbulensi terekam dalam video oleh penumpang dalam penerbangan Kosovo-Switerland”
- http://bit.ly/3jJk748 (Google Translate) /
- https://archive.md/1rXyW (arsip cadangan). [3] euronews.com: “Turbulensi terekam dalam video oleh penumpang dalam penerbangan Kosovo-Swiss”
- http://bit.ly/3cWUDig (Google Translate) /
- https://archive.md/pzECw (arsip cadangan). [4] liputan6.com: “Infografis Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh”
- http://bit.ly/3d11Ldh /
- https://archive.md/hmQkB (arsip cadangan). [5] kompas.com: “Kena Turbulensi, Pramugari ALK Airlines Terlempar ke Langit-langit Pesawat”
- http://bit.ly/3a7suTZ /
- https://archive.md/YJpVK (arsip cadangan). [6] google.com/maps: “Pristina—Mulhouse, France”
- http://bit.ly/3q8OqmV /
- https://archive.md/QL9jQ (arsip cadangan).
[Cek Fakta] Merasa Tak Kuat, Risma Mundur dari Mensos? Ini Faktanya
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 11/02/2021
Berita
Risma menteri sosial
Risma mundur
Dikabarkan Akan Mundur dari Jabatan, Mensos Risma Merasa Tak Kuat dan Berat
https://ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-171413214/akan-mundur-dari-jabatan-mensos-risma-merasa-tak-kuat-dan-berat
Risma mundur
Dikabarkan Akan Mundur dari Jabatan, Mensos Risma Merasa Tak Kuat dan Berat
https://ringtimesbanyuwangi.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-171413214/akan-mundur-dari-jabatan-mensos-risma-merasa-tak-kuat-dan-berat
Hasil Cek Fakta
Dair hasil penelusuran tim cek fakta medcom, klaim Risma akan mundur dengan alasan tidak kuat adalah salah. Faktanya, pernyataan Risma diungkapkan sebagai perandaian bukan situasi yang sebenarnya. Dilansir detik.com, Risma bercerita kementerian yang pimpin saat ini dinilai punya pekerjaan berat. Bahkan, jika ia merasa sudah tidak sanggup, ia akan menghadap presiden untuk meletakan jabatan Mensos.
"Terus terang berat pak, berat sekali. Saya sampaikan ke teman-temen. Saya kalau saya nggak kuat, saya akan matur ke pak presiden, dan saya sampaikan saya mungkin akan meletakan jabatan," kata Risma dilansir Detik.com.
Risma menyebut bahwa mental di lingkungan Kemensos sedang terpuruk. Belum lagi harus menghadapi pekerjaan yang ia gambarkan dengan kegiatan mobilitas padat.
"Mental temen-temen sudah down sekarang, kemudian harus menghadapi hal-hal yang terus terang sangat saya tidak pernah bayangkan," ujarnya.
"Terus terang berat pak, berat sekali. Saya sampaikan ke teman-temen. Saya kalau saya nggak kuat, saya akan matur ke pak presiden, dan saya sampaikan saya mungkin akan meletakan jabatan," kata Risma dilansir Detik.com.
Risma menyebut bahwa mental di lingkungan Kemensos sedang terpuruk. Belum lagi harus menghadapi pekerjaan yang ia gambarkan dengan kegiatan mobilitas padat.
"Mental temen-temen sudah down sekarang, kemudian harus menghadapi hal-hal yang terus terang sangat saya tidak pernah bayangkan," ujarnya.
Kesimpulan
Klaim Risma akan mundur dengan alasan tidak kuat adalah salah. Faktanya, pernyataan Risma diungkapkan sebagai perandaian bukan situasi yang sebenarnya.
Informasi ini jenis hoaks false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
Informasi ini jenis hoaks false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
Rujukan
- https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5364833/curhat-beratnya-jadi-mensos-risma-saya-harus-benahi-sistem-dari-nol
- https://archive.fo/NiGAo
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/9K553ynK-cek-fakta-merasa-tak-kuat-risma-mundur-dari-mensos-ini-faktanya?utm_source=newsstand&utm_medium=newsstand&utm_campaign=newsstand
Halaman: 6871/8560



