• [SALAH] Link Pendaftaran Bantuan UMKM

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/01/2021

    Berita

    BAGI YANG BELUM MENDAPATKAN DANA BANTUAN UMKM SILAKAN DAFTAR DI BAWAH INI 👇🏻👇🏻

    https:// surveyheart. com/form/5fd8375efc82213b518ef1aa #form/0

    Banpres BPUM Tahap 2

    BLT UMKM 2021

    BLT UMKM

    Hasil Cek Fakta

    Beredar di media sosial Facebook, sebuah postingan yang menyertakan tautan untuk pendaftaran bantuan UMKM oleh pemerintah. Tautan yang dibagikan oleh akun Facebook bernama Fatan Fatan ini telah mendapat banyak respon dari masyarakat yang menyatakan akan mendaftar. Ketika masuk ke tautan tersebut, maka calon peserta akan diarahkan untuk mengisi beberapa data pribadi seperti, NIK KTP, nomor rekening, nomor atm, dan tanggal lahir.

    Namun setelah ditelusuri, tautan pendaftaran bantuan UMKM yang disebarkan ini adalah hoaks. Setelah menelusuri syarat-syarat pendaftaran bantuan UMKM yang dilansir dari tribunnews.com, untuk mendapatkan bantuan dana UMKM, ada beberapa langkah yang harus dilewati.

    1. Calon penerima harus mendaftarkan diri ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah kabupaten/kota di wilayah masing-masing. Mereka juga wajib menyiapkan sejumlah berkas, seperti, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Lengkap, KTP, Alamat tempat tinggal sesuai KTP, Bidang Usaha dan Nomor Telepon.

    2. Setelah membawa sejumlah berkas dan melakukan proses pengajuan, maka calon penerima akan menunggu, apakah pengajuannya diterima atau ditolak.

    3. Jika data diterima, calon penerima akan mendapatkan SMS dari bank penyalur BLT UMKM untuk mencairkan dana bantuan atau dapat mengecek di tautan eform.bri.id/bpum.

    4. Setelah dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan, peserta dapat mendatangi Bank BRI terdekat untuk pencairan dana. Disinilah peserta akan dimintai buku tabungan dan nomor ATM. Jadi bukan saat pendaftaran awal.

    Dari keterangan tersebut dapat dilihat bahwa tautan dari akun Facebook Fatan Fatan ini adalah hoaks kategori fabricated content atau konten palsu atau penipuan. Sebagai saran, masyarakat diharapkan untuk berhati-hati dalam melakukan pengisian data yang meminta data pribadi.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Setelah ditelusuri, tautan tersebut adalah hoaks. Pengajuan bantuan UMKM hanya dilakukan melalui luring (luar jaringan) atau offline. Permintaan data berupa rekening dan nomor ATM, dilakukan setelah peserta dinyatakan lolos seleksi berkas.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Presiden PKS, Akhmad Syaikhu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Izin Rumah Sakit di Cimahi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/01/2021

    Berita

    “Wadoooow nampaknya Presiden PKS yang sekarang ini (Akhmad Syaikhu) bisa-bisa bernasib sama dengan Presiden PKS yang dulu (Luthfi Hasan Ishaaq, MA)” unggah akun Facebook Kris, Minggu (7/12/2020).

    “Wadidaw akankah 2 presiden PKS jadi narapidana

    Seruuu nehh

    https://jabarekspres[dot]com/2021/akhmad-syaikhu-diperiksa-kpk-terkait-kasus-suap-izin-rumah-sakit-di-cimahi/”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar melalui pesan berantai Whatsapp narasi yang mengklaim bahwa Presiden PKS, Akhmad Syaikhu diperiksa KPK terkait kasus suap izin rumah sakit di Cimahi. Klaim tersebut diikuti dengan link artikel milik jabarekspres.com yang berjudul “Akhmad Syaikhu Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Izin Rumah Sakit di Cimahi”.

    Narasi dengan klaim yang sama juga diunggah oleh akun Facebook Kris pada Minggu (10/01/2020).

    Dari hasil penelusuran, pada artikel milik jabarekspres.com tersebut disebutkan bahwa Akhmad Syaikhu itu merupakan Direktur Utama PT Dania Pratama Internasional bukan Presiden PKS seperti pada klaim akun Facebook Kris dan pesan berantai Whatsapp.

    Melansir pojoksatu.id, Akhmad Syaikhu diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap perizinan proyek pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda tahun anggaran 2018-2020 yang menjerat Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna (AJM).

    Selain Syaikhu, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi lainnya. lalah Direktur PT Bandung Pakar Purnawan Suriadi dan seorang mahasiswa Bilal Insan Muhammad.

    Atas penjelesan tersebut, klaim terkait Presiden PKS, Akhmad Syaikhu diperiksa KPK terkait kasus suap izin rumah sakit di Cimahi adalah klaim yang keliru dan masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Rizky Maulana (Universitas Bina Sarana Informatika).

    Faktanya, Akhmad Syaikhu yang dimaksud bukanlah Presiden PKS, namun Direktur Utama PT Dania Pratama Internasional.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto Kondisi Katak setelah Divaksin

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/01/2021

    Berita

    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim foto kondisi katak setelah divaksin.

    Foto kondisi katak setelah divaksin diunggah akun Facebook Must Peroeck, pada 10 Januari 2021

    Foto yang diunggah menampikan sejumlah katak yang sedang dijajarkan terlentang. Kemudian foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut:

    "kondisi cebong setelah divaksin.....kasihan bong"

    Hasil Cek Fakta

    Penelusuran mengarah pada sejumlah situs, salah satunya artikel berjudul "The benefits of frogs are very much for the health of the human body" yang dimuat situs steemit.com, pada 2 tahun lalu.

    Artikel situs steemit.com memuat foto yang identik dengan klaim. Artikel situs steemit.com membahas tentang beberapa keunggulan kata yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai kepentingan. Seperti di restoran Cina, katak sudah lama dikenal sebagai salah satu makanan yang enak dan masakannya dikenal dengan swie kee (swie: water, kee: ayam) karena paha kodok mengingatkan pecinta paha ayam.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, foto klaim foto kondisi katak setelah divaksin tidak benar. Foto tersebut telah beredar dua tahun sebelum vaksin mulai diperbincangkan.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Asap Batok Kelapa Obat Covid-19

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 11/01/2021

    Berita

    Beredar di media sosial dan aplikasi percakapan video terkait asap batok kelapa yang bisa menjadi obat covid-19. Postingan tersebut ramai dibagikan sejak pekan kemarin.

    Salah satu akun yang membagikannya bernama Faiyah Dian Iswari. Dia mengunggahnya di Facebook pada 10 Januari 2021.

    Dalam postingannya terdapat video berdurasi 2 menit 47 detik dari sebuah stasiun televisi. Dalam video itu diklaim bahwa asap batok kelapa yang sudah dikondensasi bisa menyembuhkan pasien covid-19.

    Video tersebut juga mengklaim bila mengonsumsi asap batok kelapa yang sudah dikondensasi bisa mengubah hasil rapid test yang tadinya positif covid-19 akan berubah menjadi negatif.

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan meminta penjelasan dari dr Samuel P. K. Sembiring. Ia menjelaskan klaim dalam video tersebut tidak benar.

    "Apa yang diklaim dalam video itu jelas keliru. Sampai saat ini obat covid-19 belum ada," ujar dr Sam, sapaan akrabnya pada Liputan6.com, Senin (11/1/2021).

    "Covid-19 ini kan self limiting disease, atau bisa sembuh sendiri. Jadi covid-19 bisa sembuh sendiri berkat daya tahan tubuh kita bukan karena obat-obatan herbal yang dikonsumsi," katanya menambahkan.

    "Sama halnya dengan asap batok kelapa ini. Kalaupun dia mengklaim ada pasien yang sembuh itu bukan karena mengonsumsi asap batok kelapa yang dikondensasi, tetapi karena daya tahan tubuh si pasien."

    Dr. Samuel juga menjelaskan masyarakat diminta waspada soal maraknya klaim makanan atau minuman yang disebut bisa mencegah atau menyembuhkan covid-19.

    "Jika memang sudah ada produk yang diberi izin BPOM, pastikan dulu izinnya edarnya sebagai apa, benarkah obat atau hanya makanan dan minuman. Ini dua hal yang sangat berbeda," ucapnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa satu-satunya pengobatan terbaik adalah dengan mencegahnya, termasuk dengan penyakit covid-19 ini.

    "Untuk pengobatan bagi pasien covid-19 saat ini hanyalah terapi suportif sesuai dengan gejala pasien saja. Yang jelas menjalankan protokol kesehatan merupakan cara terbaik untuk mencegah covid-19."

    Cek Fakta Liputan6.com juga mengunjungi laman covid-19.go.id. Di sana terdapat penjelasan bahwa "Sampai saat ini, belum ada obat khusus yang disarankan untuk mencegah atau mengobati penyakit yang disebabkan virus corona baru (COVID-19). Mereka yang terinfeksi virus harus menerima perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati gejala, dan mereka yang sakit serius harus dibawa ke rumah sakit."

    Kesimpulan

    Video yang mengklaim asap batok kelapa bisa menyembuhkan covid-19 adalah tidak benar. Faktanya hingga saat ini belum ada obat untuk covid-19.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini