• [SALAH] CEO Netflix Ditangkap Atas Tuduhan Menyimpan dan Membagikan Video Pornografi Anak

    Sumber: Artikel
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    “Netflix CEO Gets BUSTED with 13,000 Files of CHILD PORNOGRAPHY”
    Terjemahan:
    “CEO Netflix DITANGKAP dengan 13,000 Dokumen PORNOGRAFI ANAK

    Viedio Porno

    Hasil Cek Fakta

    Situs berita torontotoday.net mempublikasikan artikel (12/9) yang menyatakan bahwa salah satu CEO Netflix, Reed Hastings, telah ditangkap oleh pihak FBI di kediamannya di California, Amerika Serikat, atas tuduhan pornografi anak. Lebih lanjut, situs berita tersebut menyebutkan bahwa telah ditemukan bukti berupa lebih dari 13.000 file pornografi anak pada komputer Hastings.


    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada pernyataan resmi yang dirilis oleh pihak FBI mengenai penangkapan Reed Hastings. Mengingat bahwa Netflix merupakan sebuah perusahaan besar, tentunya FBI akan merilis pernyataan resmi jika benar CEO Netflix ditangkap atas tuduhan pornografi anak. Akan tetapi, satu-satunya berita penangkapan Hastings hanya berasal dari situs torontotoday.net yang sebelumnya juga telah mempublikasikan informasi yang salah mengenai kematian aktor Chadwick Boseman serta kematian putri dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.


    Informasi dengan topik yang sama sebelumnya juga pernah dibahas oleh Snopes dengan judul “Was the Netflix CEO Arrested on Child Pornography Charges?” dan mengkategorikannya sebagai false.
    Dengan demikian, berita yang dipublikasikan oleh situs torontotoday.net tersebut dapat dikategorikan sebagai konten palsu atau fabricated content sebab tidak ada pernyataan resmi dari pihak FBI mengenai penangkapan CEO Netflix.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra (Universitas Diponegoro).

    Informasi tersebut tidak benar. Faktanya, tidak ada sumber resmi dari pihak FBI terkait penangkapan CEO Netflix atas tuduhan pornografi anak.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto Ikan Hiu di Tiang Listrik Akibat Badai Laura

    Sumber: Reddit
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    “The insane power of Hurricane Laura… Sharks on a powerline.”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Reddit combatpaddler mengunggah foto (9/9) yang menunjukkan beberapa ekor ikan hiu tersangkut di sebuah tiang listrik. Akun tersebut juga menyertakan caption yang bertuliskan “The insane power of Hurricane Laura… Sharks on a powerline.”, atau dapat diartikan sebagai “Kekuatan hebat dari Badai Laura… Ikan-ikan hiu di tiang listrik.”

    Berdasarkan hasil penelusuran, ikan-ikan hiu tersebut memang tersangkut di sebuah tiang listrik, tetapi tidak disebabkan oleh Badai Laura. Dilansir dari wkrg.com, penyebab sebenarnya dari insiden tersebut adalah kecelakaan yang terjadi di jembatan Dog River, di mana sebuah perahu nelayan jatuh dan menyebabkan muatan perahu tumpah ke jalan di bawahnya, termasuk beberapa ekor ikan hiu yang tersangkut di tiang listrik tersebut. Kecelakaan terjadi pada tanggal 31 Agustus 2020, beberapa hari setelah Badai Laura, yang melanda beberapa wilayah di Amerika Serikat, reda pada tanggal 29 Agustus 2020.

    Informasi dengan topik yang sama sebelumnya juga pernah dibahas oleh Snopes dengan judul “Does a Photo Show Sharks on a Power Line After Hurricane Laura?” dan mengkategorikannya sebagai miscaptioned.

    Dengan demikian, foto yang disebarluaskan oleh pengguna Reddit combatpaddler tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah atau False Context, sebab foto yang disebarluaskan disertai dengan caption penyebab kejadian yang tidak sesuai dengan penyebab sebenarnya.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini (Universitas Diponegoro).

    Informasi yang salah. Faktanya, foto ikan hiu yang tersangkut di tiang listrik tidak disebabkan oleh Badai Laura, tetapi karena kecelakaan yang terjadi di jembatan Dog River, di mana sebuah perahu nelayan jatuh dan muatan perahu tumpah ke jalan di bawahnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Bambang Triatmojo Anak Pak Soehato Buka Bicara, Cendana Membongkar Status Jokowi Adalah Anak Dari Gembong PKI”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/09/2020

    Berita

    Akun Nickey Lovesonia (fb.com/nickey.lovesonia) mengunggah sebuah gambar tangkapan layar yang sebagian narasinya sebagai berikut:

    “BAMBANG TRIATMOJO ANAK PAK SOEHATO BUKA BICARA… CENDANA MEMBONGKAR STATUS JOKOWI…. JOKOWIDODO ADALAH ANAK DARI GEMBONG PKI BAPAKNYA BERNAMA WIJIADMO KETUA OPR PKI DAN IBUNYA SEKETARIAT GERWANI…”

    Di gambar yang diunggah, terdapat foto Hasril Chaniago, Preisden Joko Widodo dan Arteria Dahlan serta narasi sebagai berikut: “Arteria Dahlan mengakui apa yang dikatakan Hasril Chaniago adalah Benar..Kakeknya Pendiri Partai Komunis Indonesia untuk Wilayah Sumatra Barat..Arteria Dengan Keluarga Besarnya Memohon-mohon kepada Hasril Chaniago Untuk tidak membeberkan Dukumen Rahasia Lainnya Tentang Kakeknya kepada Umum…Dengan mencatut Nama Jokowi Sebagai Anak Tokoh PKI Boyolali Dan Ibunya Ketua Gerwani Sebagai Pertimbangan…Arterial Dahlan dengan Menunduk-nunduk Memohon kepada Hasril Chaniago demi Keselamatan Keluarganya…”

    bapak jokowi pki

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Bambang Trihadmodjo, putra ketiga mantan Presiden Soeharto buka bicara dan membongkar status Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah anak dari gembong PKI adalah klaim yang salah.

    Faktanya, tidak ada pemberitaan dari sumber resmi terkait Bambang Trihadmodjo mengeluarkan pernyataan seperti pada klaim yang beredar. Klaim pada narasi pada unggahan tersebut adalah hoaks lama yang sudah dibantah.

    Klaim terkait ayah Presiden Joko Widodo, Widjiatno Notomihardjo adalah seorang tokoh PKI dan ibunya adalah Ketua Gerwani misalnya, adalah klaim yang sudah muncul sejak awal kemunculan Jokowi di panggung politik nasional. Dalam berbagai kesempatan, Jokowi sudah membantah tuduhan-tuduhan tersebut. Uniknya, sejumlah orang tetap meyakini bahwa tuduhan tersebut adalah sebuah kebenaran.

    “Anehnya tuduhan itu tak pernah ditegaskan dalam suatu buku resmi atau tulisan ilmiah yang kadar kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan,” tulis Historia.id dalam laporannya yang dikutip oleh Medcom pada Rabu 10 Juni 2020.

    “Notomihardjo dan Sudjiatmi sendiri tak pernah sekalipun disentuh oleh tentara. Itu terjadi karena mereka memang tidak memiliki keterkaitan dengan Peristiwa 30 September 1965. Jika memang benar mereka adalah tokoh PKI, itu jelas suatu keanehan. Saat itu, alih-alih anggota PKI, seorang seniman profesional yang sama sekali bukan komunis pun bisa dipenjarakan tanpa pengadilan hanya karena dia pernah mengisi sebuah acara seni yang diadakan oleh PKI.” tulis Historia.id dalam laporannya.

    Sementara itu, Arteria Dahlan dan keluarga besarnya sudah membantah klaim bahwa kakek Arteria Dahlan adalah pendiri PKI di Sumatra Barat. Hasril Chaniago sendiri menyatakan dia tidak menuduh Arteria keturunan PKI.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [Fakta atau Hoaks] Benarkah Ini Video Penghuni Apartemen Italia yang Semua Tewas Akibat Covid-19?

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 22/09/2020

    Berita


    Video yang memperlihatkan sejumlah kantong jenazah berwarna hitam yang sedang diturunkan dari atas sebuah gedung dengan tali beredar di media sosial. Kantong-kantong jenazah dalam video yang berasal dari TikTok ini diklaim berisi penghuni sebuah apartemen di Italia yang semuanya meninggal karena Covid-19.
    Di Facebook, video tersebut dibagikan salah satunya oleh akun KP Norman Hadinegoro pada 17 September 2020. Akun ini pun menuliskan narasi, “Di italia sekali kubur 200 mayat.tuh satu apartement mati semua.tuh mayat direntengin sekali sepuluh.di truk dah penuh mayat ... Ya Allah.. Lindungi lah kami dari wabah covid 19 ini.”
    Gambar tangkapan layar unggahan akun Facebook KP Norman Hadinegoro.
    Apa benar video tersebut adalah video jenazah para penghuni sebuah apartemen di Italia yang semuanya tewas akibat Covid-19?

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi sejumlah gambar dengan tool InVID. Kemudian, gambar-gambar itu ditelusuri denganreverse image toolGoogle dan Yandex. Hasilnya, ditemukan bahwa peristiwa dalam video tersebut merupakan bagian dari proses pembuatan video klip penyayi rap Rusia yang bernama Husky di Institut Penelitian dan Klinik Regional MF Vladimirsky (Moniki), Moskow.
    Video yang memperlihatkan peristiwa serupa pernah dimuat oleh situs media Rusia, Life, dan kanal YouTube-nya, Life News, pada 4 September 2020. Video tersebut diberi judul, “Pertunjukan 'mayat' di pusat kota Moskow ternyata adalah pembuatan video oleh penyanyi rap Husky”.
    Dalam keterangannya, disebutkan bahwa pembuatan video itu dilakukan di Rumah Sakit Moniki di Jalan Shchepkina, Moskow. Menurut sutradara video ini, Yevgeny Bakirov, mereka membutuhkan dinding yang indah untuk menggantung boneka-boneka itu. Namun, Bakirov tidak mengungkapkan arti dari penggantungan boneka tersebut. Video itu akan dirilis pada paruh kedua September.
    Video peristiwa yang sama juga pernah diunggah oleh akun Telegram Mash. Dalam keterangannya, dijelaskan bahwa video itu direkam di Institut Penelitian dan Klinik Regional MF Vladimirsky (Moniki), Moskow. Orang yang lewat mengira seseorang mencuri mayat dari rumah sakit ini. Tapi, sebenarnya, itu adalah proses perekaman video klip penyanyi rapper Husky.
    Peristiwa ini pun diberitakan oleh situs media Rusia Flow pada 4 September 2020. Menurut sekretaris pers Moniki, kantong-kantong yang berisi boneka itu digunakan untuk membuat video klip terbaru Husky "tentang yang baik dan terang, tentang bagaimana kebaikan pada akhirnya menang atas kejahatan".
    Menurut sutradara video tersebut, Yevgeny Bakirov, mereka tertarik menggunakan dinding Moniki karena bergaya 80-an. “Gaya (bangunan) seperti itu tidak banyak," katanya. Video tersebut, menurut Bakirov, akan dirilis pada paruh kedua September.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa video tersebut adalah video jenazah para penghuni sebuah apartemen di Italia yang semuanya tewas akibat Covid-19, keliru. Peristiwa dalam video itu merupakan bagian dari proses pembuatan video klip penyayi rap Rusia yang bernama Husky di Institut Penelitian dan Klinik Regional MF Vladimirsky (Moniki), Moskow. Kantong berwarna hitam dalam video itu berisi boneka.
    ZAINAL ISHAQ
    Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cek fakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

    Rujukan

    • Tempo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini