tirto.id - Beredar video di media sosial menunjukkan seorang lelaki diangkat keluar dari bus Primajasa Jurusan Lebak Bulu-Kuningan, dalam keadaan lemas ke ranjang medis darurat. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Saptono Erlangga menyatakan, penyebab kematian karena sakit perut atau maag. "Indikasi awal, yang bersangkutan menderita sakit maag akut," ucap dia ketika dihubungi Tirto, Senin (23/3/2020). Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (21/3/2020), pukul 14.10 WIB di halaman Rest Area 102 Tol Cipali, Desa Batusari, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Warganet mengunggah video tersebut ke media sosial disertai pertanyaan dan keterangan dugaan pasien Corona berdasar tata cara evakuas.
Penumpang bis Primajasa jurusan Kuningan - Bekasi meninggal dalam perjalanan positif Corona semua penumpang dan awak bis di isolasi☝☝
Penumpang bus primajasa terindetifikasi corona
Polisi Sebut Penyebab Pria Tewas di Bus Primajasa Bukan Corona
Sumber:Tanggal publish: 27/07/2020
Berita
Hasil Cek Fakta
Korban meninggal berinisial TAS (40), asal Kampung Pasir Lor, Kabupaten Banyumas. Jawa Tengah. Sebelum bus bernopol B-7653-FGA melanjutkan perjalanan ke Cirebon dari rest area, rekan TAS yaitu Abdul Majid dan Sutarno mengajak TAS ke toilet dan membeli minuman. Namun TAS tak merespons, sehingga Majid mengecek napasnya dan ditemukan meninggal. "Kemudian sopir melaporkan kejadiannya ke pengurus rest area, lalu korban beserta bus dibawa ke RSUD Ciereng, Kabupaten Subang untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Erlangga. Sebelum bepergian, mereka sempat membawa TAS ke Puskesmas Tanah Abang, lalu TAS minta diantar pulang ke rumahnya lantaran enam bulan tidak menyambangi kampung halamannya. Pukul 14.40 WIB, ambulans PT Lintas Marga Sedaya tiba di lokasi kejadian. Karena tidak membawa peralatan yang lengkap, tim medis tidak berani mengevakuasi jenazah lantaran dikhawatirkan jenazah mengidap COVID-19. Selanjutnya petugas membawa tubuh TAS ke RSUD Ciereng.
Kesimpulan
Polisi mengkonfirmasi penyebab meninggal bukan Corona, dugaan awal adalah maag akut.
Rujukan
[SALAH] Video Shalat Subuh Berjamaah Semenjak Hagia Sophia Dibuka
Sumber: facebook.comTanggal publish: 27/07/2020
Berita
Akun Facebook Imadudin mengunggah sebuah video berdurasi 3.08 menit di laman pribadinya dengan narasi “Semenjak di buka, Sholat Subuh di Hagia Sophia...Inilah yg ditakuti para kafeer jika Jama'ah Sholat Subuh banyaknya spt halnya Sholat Jum'at..... 👇👇👇” pada 21 Juli 2020. Unggahan tersebut telah mendapatkan respon sebanyak 26 reaksi, 1 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 6 kali.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut adalah video para pengunjuk rasa melakukan shalat subuh berjamaah pada protes yang menuntut dikembalikannya Hagia Sophia menjadi masjid di depan Hagia Sophia, kota Istanbul, Turki pada 31 Mei 2014. Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube القارئ عامر أحمد المهلهل (Pembaca Amer Ahmad Al-Mahalhal) pada 31 Mei 2014 dengan judul ”صلاة الفجر من جامع أيا صوفيا للشيخ عبد الله بصفر” (Doa Subuh dari Masjid Hagia Sophia oleh Sheikh Abdullah Basfar) yang berdurasi 3.08 menit.
Dikutip dari portal berita Turki, haber 7, shalat subuh berjamaah yang hadiri puluhan ribu jamaah tersebut dipimpin oleh salah satu imam asal Arab Saudi, Sheikh Abdullah Basfar.
Sebagai informasi tambahan, Hagia Sophia secara resmi kembali dibuka dan dialihfungsikan sebagai masjid oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada 11 Juli 2020. Setelah 86 tahun berfungsi sebagai museum, pada 24 Juli 2020 untuk pertama kalinya digelar shalat Jumat berjamaah yang dihadiri ribuan umat Muslim Turki dan seluruh dunia.
Dikutip dari portal berita Turki, haber 7, shalat subuh berjamaah yang hadiri puluhan ribu jamaah tersebut dipimpin oleh salah satu imam asal Arab Saudi, Sheikh Abdullah Basfar.
Sebagai informasi tambahan, Hagia Sophia secara resmi kembali dibuka dan dialihfungsikan sebagai masjid oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada 11 Juli 2020. Setelah 86 tahun berfungsi sebagai museum, pada 24 Juli 2020 untuk pertama kalinya digelar shalat Jumat berjamaah yang dihadiri ribuan umat Muslim Turki dan seluruh dunia.
Kesimpulan
Dengan demikian, video dan narasi yang diunggah oleh akun Imadudin di Facebook dapat masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan dan Konten yang Salah. Hal ini dikarenakan video tersebut direkam sebelum Hagia Sophia dibuka menjadi masjid pada tahun 2014.
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2020/07/27/salah-video-shalat-subuh-berjamaah-semenjak-hagia-sophia-dibuka/
- https://youtu.be/HrG4Qr6jLj4
- https://www.nbcnews.com/news/religion/protesters-pray-turkeys-hagia-sophia-become-mosque-n119266
- https://www.haber7.com/guncel/haber/1164018-ayasofya-meydaninda-sabah-namazi
- https://www.kompas.com/global/read/2020/07/11/140945470/hagia-sophia-resmi-jadi-masjid-umat-islam-dipersilakan-beribadah
- https://dunia.tempo.co/read/1368582/begini-persiapan-turki-resmikan-hagia-sophia-jadi-masjid
Pasien Positif Corona di Lampung Bertambah Menjadi 21 Orang
Sumber:Tanggal publish: 27/07/2020
Berita
VIVA – Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung bertambah tiga orang. Sehingga total kasus pasien terinfeksi virus corona di wilayah itu menjadi 21 orang.
Sebelumnya, pada Kamis, 9 April 2020, data situasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung ada 18 orang dengan rincian tujuh orang diisolasi, empat orang meninggal dunia dan tujuh orang dinyatakan sembuh.
pasien dalam pengawasan akibat corona di lampung
Sebelumnya, pada Kamis, 9 April 2020, data situasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung ada 18 orang dengan rincian tujuh orang diisolasi, empat orang meninggal dunia dan tujuh orang dinyatakan sembuh.
pasien dalam pengawasan akibat corona di lampung
Hasil Cek Fakta
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana mengatakan, terkait situasi terkini Covid-19 periode 18 Maret hingga 10 April 2020, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada sebanyak 49 orang dengan rincian 31 orang masih dalam pengawasan, 17 pasien dinyatakan negatif corona dan satu di antaranya meninggal dunia.
Untuk pasien dengan status orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan menjadi sebanyak 2.258 orang, di mana 1.080 orang masih dalam proses pemantauan dan 1.178 lainnya sudah selesai dipantau selama 14 hari.
"Saat ini 21 orang positif mengidap Covid-19. Pasien yang masih dalam perawatan atau isolasi ada 9 orang, meninggal dunia ada 5 orang, dan tujuh di antaranya dinyatakan sembuh," kata Reihana melalui video yang diterima awak media.
Untuk pasien dengan status orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan menjadi sebanyak 2.258 orang, di mana 1.080 orang masih dalam proses pemantauan dan 1.178 lainnya sudah selesai dipantau selama 14 hari.
"Saat ini 21 orang positif mengidap Covid-19. Pasien yang masih dalam perawatan atau isolasi ada 9 orang, meninggal dunia ada 5 orang, dan tujuh di antaranya dinyatakan sembuh," kata Reihana melalui video yang diterima awak media.
Rujukan
[SALAH] “hindari Citos byk karyawannya terpapar covid19. Area citos rawan”
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 27/07/2020
Berita
Info bapak, hinndari Citos byk karyawannya terpapar covid19 ,ini ada satu karyawannya masih sdg di isolasi di rumahnya menunggu tim medis evakuasi ,hasil swab positif .Area Citos rawan
Hasil Cek Fakta
Beredar melalui pesan berantai Whatsapp terkait imbauan kepada masyarakat agar menghindari pusat perbelanjaan Cilandak Town Square (Citos), dikarenakan banyak karyawan serta tenantnya yang positif virus corona atau Covid-19. Narasi yang beredar turut serta dibarengi dengan penggunaan foto salah satu kedai kopi yakni Kopi Kenangan Cilandak Town Square.
Menanggapi informasi yang mulai viral di kalangan masyarakat, pihak terkait yakni Cilandak Town Square pun akhirnya angkat bicara. Melansir dari kompas.com, Kepala Departemen Customer Service Citos Indra Firdaus menegaskan bahwa informasi tersebut adalah palsu alias hoaks. Indra menyatakan bahwa tidak ada karyawan Citos maupun karyawan toko Kopi Kenangan yang positif Covid-19.
“Informasi itu hoaks. Sudah dipastikan tidak ada berita. Saat ini toko Kopi Kenangan buka dan tak ada penutupan sama sekali,” tegasnya.
Lanjut Indra menjelaskan bahwa hingga saat ini Citos beroperasi secara biasa dan normal, namun tetap mengikuti seluruh protokol kesehatan yang diimbau pemerintah. Seluruh tenant di Citos juga membuka pelayanan seperti biasa untuk para pengunjung.
“Semua protocol kesehatan berjalan normal di semua tenant. Semua pihak tenant menyediakan hand sanitizer, sarung tangan dan face shield,” terang Indra.
Menanggapi informasi yang mulai viral di kalangan masyarakat, pihak terkait yakni Cilandak Town Square pun akhirnya angkat bicara. Melansir dari kompas.com, Kepala Departemen Customer Service Citos Indra Firdaus menegaskan bahwa informasi tersebut adalah palsu alias hoaks. Indra menyatakan bahwa tidak ada karyawan Citos maupun karyawan toko Kopi Kenangan yang positif Covid-19.
“Informasi itu hoaks. Sudah dipastikan tidak ada berita. Saat ini toko Kopi Kenangan buka dan tak ada penutupan sama sekali,” tegasnya.
Lanjut Indra menjelaskan bahwa hingga saat ini Citos beroperasi secara biasa dan normal, namun tetap mengikuti seluruh protokol kesehatan yang diimbau pemerintah. Seluruh tenant di Citos juga membuka pelayanan seperti biasa untuk para pengunjung.
“Semua protocol kesehatan berjalan normal di semua tenant. Semua pihak tenant menyediakan hand sanitizer, sarung tangan dan face shield,” terang Indra.
Kesimpulan
Informasi tersebut tidak benar. Manajemen Cilandak Town Square memastikan tidak ada karyawan atau tenant yang positif virus corona atau Covid-19. Toko Kopi Kenangan yang fotonya turut dicatut juga buka normal seperti biasa.
Rujukan
- https://megapolitan.kompas.com/read/2020/07/27/13291961/foto-viral-karyawan-kopi-kenangan-citos-positif-covid-19-manajemen-citos
- https://www.google.com/search?q=kopi+kenangan+cilandak+town+square&rlz=1C1AVFC_enID855ID855&oq=kopi+kenangan+cilanda&aqs=chrome.2.69i57j0l3.4743j0j7&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Halaman: 7491/8695

