• [SALAH] Mesut Ozil Sindir Indonesia dan Wapresnya Perihal Uighur

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/12/2019

    Berita

    Beredar postingan yang menyebutkan Mesut Ozil, Pesepakbola asal Jerman, telah menyindir Indonesia dan Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin perihal kasus Uighur. Postingan itu berasal dari portal tarbiyah[dot]net. Melalui judul artikelnya, yakni ‘Mesut Ozil Sindir Indonesia yang Mayoritas Muslim dan Wapresnya Ulama,’ terseru Ozil menyindir Indonesia dan Wapres Ma’ruf Amin.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim postingan dan judul artikel tersebut tidak tepat. Sebab pada isi artikelnya lebih banyak memuat pernyataan dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi. Adapun, klaim bahwa Ozil menyindir pun berasal dari opini Adhie yang ia cuitkan melalui akun Twitternya (@AdhieMassardi). Berikut kutipan cuitan Adhie tersebut:

    […] OZIL NYINDIR KITA ● pernyataan Mesut Ozil ini nyindir bangsa dan pemerintah RI yg ngaku negeri mayoritas Muslim paling menghormati asas demokrasi dan penguasa (pembesar) negaranya banyak tokoh Islam bahkan Wapresnys eks pemimpin tertinggi ormas Islam terbesar di dunia (PBNU). […]

    Cuitan itu disertai link berita dari portal rmol.id dengan judul ‘Mesut Ozil Lantang Bela Uighur, Arsenal: Itu Pendapat Pribadi.’ Pada berita yang tayang tanggal 15 Desember 2019 itu, tidak ada pembahasan mengenai pernyataan pesepakbola yang kini membela klub Arsenal tersebut terhadap Indonesia maupun Wapres Ma’ruf. Berikut kutipan pemberitaannya:

    […] Mesut Ozil Lantang Bela Uighur, Arsenal: Itu Pendapat Pribadi

    Klub sepak bola Inggris, Arsenal, memastikan bahwa komentar yang dibuat oleh gelandang bintangnya Mesut Ozil terkait kelompok mulsim Uighur di China adalah pandangan pribadi dan tidak mewakili klub.

    Dalam komentarnya yang dia unggah di Twitter dan Instagram, Ozil mengkritik kebijakan keras pemerintah China terhadap kelompok muslim minoritas Uighur.
    "Konten yang dia ungkapkan sepenuhnya adalah pendapat pribadi Ozil," begitu keterangan yang dirilis di akun resmi Arsenal Football Club di akun Weibo yang populer di China.

    "Sebagai klub sepak bola, Arsenal selalu menganut prinsip tidak terlibat dalam politik," sambungnya, seperti dimuat Reuters.

    Sementara itu, Ozil sendiri dalam unggahannya menyebut Uighur sebagai pejuang yang menentang penganiayaan. Dia mengkritik tindakan keras China terhadap Uighur dan menyayangkan banyaknya warga muslim yang bungkam atas hal tersebut.

    "(Di China) Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah-sekolah teologi Islam, madrasah dilarang, cendekiawan agama dibunuh satu per satu. Terlepas dari semua ini, Muslim tetap diam," kata Ozil dalam komentanya yang merupakan bentuk solidaritas terhadap sesama muslim. […]

    Dari pemberitaan itu tidak menyebutkan Ozil menyinggung Indonesia dan Wapres Ma’ruf Amin. Adapun, dalam berita itu menukil kutipan pernyataan Ozil yang ia unggah di Twitter (@MezutOzil1088) dan unggahan di Instagramnya (@m10_official). Berikut pernyataannya yang sudah dialihbahasakan ke bahasa Inggris:

    […] East Turkestan!

    The bleeding wound of the ummah. The community of fighters who resist the persecution. The glorious believers who are fighting alone against those who try to forcibly take them away from Islam. Qur’ans are burned, mosques are closed, madrasas are banned, religious scholars are killed one by one.

    The brothers are forced into camps. Chinese men are settled in their families instead of them. The sisters forced to marry Chinese men.

    Despite all this, the Ummah of Prophet Muhammad is silent. Doesn’t object/say anything. Muslims are not supported. Don’t they know that conseting to persecution is persecution? How nicely Hadhrat Ali said: “If you cannot prevent persecution, make it known publicity!”

    While these events have been on the agenda even in the Western media and states for months and weeks, where are the Muslim countries and their media?

    Don’t they know that staying neutral when persecution is carried out is despicible? Don’t they know what our brothers and sisters will remember about these sad/tough days years later is not the torture of the tyrants, but the silence us, their Muslim brothers?

    O Allah, help out our brothers and sisters in East Turkestan.

    Undoubtedly, Allah is the best of planners […]

    Terjemahan:

    […] Turkestan Timur!

    Umat tengah tengah terluka. Komunitas pejuang yang menentang penganiayaan. Orang-orang beriman yang mulia yang berjuang sendirian melawan mereka yang mencoba mengambil paksa mereka dari Islam. Al-Qur'an dibakar, masjid ditutup, madrasah dilarang, cendekiawan agama terbunuh satu per satu.

    Saudara-saudara dipaksa ke kamp. Laki-laki China menetap di keluarga mereka, bukan mereka. Para saudari dipaksa untuk menikahi pria China.

    Terlepas dari semua ini, umat Nabi Muhammad diam. Tidak keberatan/mengatakan apa pun. Muslim tidak didukung. Tidakkah mereka tahu bahwa menerima penganiayaan adalah penganiayaan? Alangkah baiknya Hadhrat Ali berkata: "Jika Anda tidak dapat mencegah penganiayaan, buatlah itu diketahui publisitas!"

    Sementara hal ini telah menjadi perhatian di berbagai negara Barat dan bahkan media mereka selama berbulan-bulan dan minggu, di mana negara-negara Muslim dan media mereka?

    Tidakkah mereka tahu bahwa bersikap netral ketika penganiayaan dilakukan adalah hina? Tidakkah mereka tahu apa yang akan diingat saudara-saudara kita tentang hari-hari yang menyedihkan/sulit ini bertahun-tahun kemudian bukanlah penyiksaan para tiran, tetapi kesunyian kita, saudara-saudara Muslim mereka?

    Ya Allah, bantu saudara-saudari kita di Turkestan Timur.

    Tidak diragukan lagi, Allah adalah yang terbaik dari perencana […]

    Dari terjemahan pernyataan Ozil tersebut tidak menyebutkan spesifik Indonesia dan Wapres Ma’ruf Amin yang notabenenya merupakan ulama Indonesia. Pernyataan Ozil lebih kepada kecaman kepada Pemerintah China dan kritik kepada negara-negara Muslim yang tidak menyuarakan pembelaan terhadap sesama umat Muslim di Uighur.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran itu, maka dapat disimpulkan bahwa artikel berjudul ‘Mesut Ozil Sindir Indonesia yang Mayoritas Muslim dan Wapresnya Ulama’ tidak tepat. Sebab, Ozil tidak menyebutkan Indonesia dan Wapres Ma’ruf Amin. Adapun kritik Ozil lebih umum, yakni kepada seluruh negara Muslim.

    Selain itu, isi artikelnya lebih banyak membahas pernyataan Koordinator GIB Adhie Massardi. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Tempo
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Bawang Merah Mampu Tangkal Racun Ular Kobra

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/12/2019

    Berita

    Melalui media sosial Facebook, beredar informasi yang menyebut bahwa bawang merah bisa mengatasi racun akibat gigitan ular kobra.

    @DAPAT info dari grup Sebelah,
    Barang x ada manfat ya buwat
    Sobt FB. Mengatasi gigitan ular berbisa berdasarkan Pengalaman pribadi Mas DAIMAN

    Berhubung di daerah lain sedang buming Ular cobra, maka saya akan berbagi pengalaman apabila tergigit ular atau binatang apa saja yg mempunyai bisa.

    Caranya : apabila tergigit ular berbisa anda secepatnya lari kerumah yg terdekat, minta bawang merah, gak usah di kupas langsung dikunyah sampai lembut, terus tempelkan pada bagian yg tergigit. Insya Allah sembuh seketika. Ini penangkal oleh2 dari orang Dayak Kalteng. dia terkena bisanya cobra sampai sudah bengkak, begitu aku tanya, katanya terkena gigit ular kobra. Ambil bawang terus dikunyah lembut dan balurkan ke bagian yg luka. Alhasil 5 menit kemudian langsung kempes. Semoga bisa membantu tuk semua orang. Trimakasih.

    Hasil Cek Fakta

    Belakangan masyarakat dihebohkan dengan berita mengenai kemunculan ular kobra di sejumlah wilayah. Pasca munculnya berita tersebut, muncul pula informasi yang menyatakan bahwa bawang putih bisa menjadi penawar untuk mereka yang terkena gigitan ular kobra.

    Dalam narasi yang beredar, warga yang terkena gigitan ular kobra diharuskan lari ke rumah terdekat untuk meminta bawang merah. Nantinya bawang tersebut tidak perlu dikupas, atau lebih tepatnya dikunyah hingga halus dan kemudian ditempelkan pada bagian yang terkena luka gigit ular kobra.

    Namun faktanya, menurut tanggapan dari para ahli medis menyatakan bahwa informasi seputar bawang merah bisa menjadi penawar racun gigitan ular kobra adalah tidak benar alias hoaks. Melansir dari detik.com, melalui dokter umum Amalia Usmaianti menyatakan bahwa dirinya baru pertama kali mendengar bawang merah bisa menjadi penawar bisa ular.

    “Saya sempat baca juga nih. Senyum-senyum juga tapi ya saya baru pertama ini dengar bawang merah sebagai antibias ular. Kebetulan saya pernah juga diskusi sama dokter di Papua mengenai penanganan gigitan ular karena daerah kita banyak ular berbisa,” pungkas dr Lia.

    Dokter Lia juga menegaskan bahwa masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak valid. Hal tersebut ditakutkan adanya korban jiwa akibat informasi tersebut.

    “Jangan sampe percaya hoax jiwa melayang,” tegas dr Lia.

    Sementara itu, melansir dari tribunnews.com yang melakukan klarifikasi kepada Pakar Toksonologi dan Bisa Ular Dr. dr. Tri Maharani dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

    “Salah, itu sesat dan membahayakan. Nyawa taruhannya kalau first aid yang salah,” jelas dr Tri.

    Kesimpulan

    Pakar Toksonologi dan Bisa Ular Dr. dr. Tri Maharani dengan tegas menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BERITA] Kemenpan RB: Tidak Ada Pengangkatan CPNS Jalur Indonesia Sehat

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/12/2019

    Berita

    Sempat muncul informasi yang menyebutkan adanya pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jalur Indonesia Sehat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dalam informasi yang beredar dikatakan bahwa ada sejumlah uang yang diminta untuk mengikuti program tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pun angkat bicara lantaran sudah masuk laporan kepada instansinya. Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Kemenpan RB, Andi Rahadian menegaskan, Kemenkes tidak memiliki program pengangkatan CPNS Jalur Indonesia Sehat.

    “Sudah dikonfirmasi, Kementerian Kesehatan tidak memiliki program pengangkatan CPNS jalur Indonesia Sehat,” ungkapnya.

    Dalam informasi yang beredar, Andi mengatakan, peserta diminta untuk menyiapkan uang sebesar Rp250.000.000. Saat ini, peserta tinggal menunggu Surat Keputusan (SK) untuk dibagikan. Menurut dia, oknum dalam kasus ini mengatasnamakan Mona sebagai staf dari Kementerian Kesehatan dan pengumpul dana atas nama Iksan di Palembang, Sumatra Selatan.

    Andi menegaskan, pemerintah tidak memungut biaya dalam bentuk apapun kepada peserta terkait penerimaan CPNS. “Pemerintah tidak memungut biaya dalam bentuk apapun kepada peserta dan tidak menjanjikan kelulusan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Andi menjelaskan bahwa program yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan adalah Nusantara Sehat. Program ini merupakan program khusus untuk pemenuhan tenaga kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

    Peserta Nusantara Sehat, katanya, tetap diharuskan melalui seleksi dan tidak otomatis diangkat menjadi CPNS.

    "Jika mendapatkan informasi terkait proses seleksi CPNS dan dirasa tidak wajar, harap untuk selalu waspada dan konfirmasi dengan Kementerian PANRB terlebih dahulu," pungkasnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Air Nanas Panas Sembuhkan Kanker

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 17/12/2019

    Berita

    Beredar pesan berantai yang menyebutkan bahwa air nanas panas dapat menyembuhkan dari penyakit kanker. Dalam pesan berantai itu disebutkan sumber pesannya berasal dari DR. dr. Rahyussalim, SpOT dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI). Berikut kutipan narasinya:

    Air Nanas panas

    tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!

    Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain', pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan ...

    Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!

    Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup

    Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,

    Sebarkan cinta keluar!

    Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!

    Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi "air alkali", minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.

    Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.

    Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.

    Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi

    Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.

    Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.

    Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.

    (DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi tersebut tidak benar. Sebab, DR. dr. Rahyussalim, SpOT sudah mengklarifikasi kepada liputan6.com bahwa ia tidak pernah menyebarkan isi pesan tersebut. Bahkan ia mendapat kiriman pesan serupa dari rekannya.

    “Nama saya dicantumkan oleh orang lain. Entah itu ada orang iseng atau apa,” ujarnya.

    Sebagai informasi tambahan, DR. dr. Rahyussalim, SpOT sebenarnya merupakan dokter spesialis orthopedi. Sedangkan, isi pesannya tidak membahas mengenai kesehatan tulang.

    Perihal pesan berantai tersebut, Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Prof DR. Dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP pun angkat bicara. Ia mengatakan, Ia mengatakan bahwa pesan yang disebarkan itu bohong belaka. Bahkan ia pun menyebut, pesan serupa yang mencantumkan tanaman berbeda seperti misalnya jengkol, petai, atau pun mentimun yang disebut-sebut bisa mengobati kanker mudah ditemukan di media sosial.

    "Sama sekali enggak betul. Dan, kadang-kadang walaupun (mencantumkan sumber) dari luar negeri, itu beberapa zat itu diteteskan ke sel kanker di laboratorium, sel kankernya mati. Lalu, mereka bilang bisa untuk ngobatin, padahal sama sekali enggak," jelas Prof Aru.

    Terkadang, oknum penyebar pesan hoaks kesehatan itu menemukan kesamaan kandungan zat tertentu dalam obat dan buah lantas secara gegabah mengatakan buah terebut bisa menjadi obat.

    "Kadang-kadang kandungan yang dicantumkan itu, ada kandungan X dalam obat kanker lalu dalam buah-buahan juga ditemukan kandungan sejuta X, mereka bilang sudah bisa," lanjut Prof Aru.

    Meski begitu, Prof Aru tidak berkeberatan kalau orang yang sedang berobat kanker mengonsumsi buah-buahan. "Nah itu, komplimenter, menunjang agar badannya lebih sehat dan pasti ada manfaatnya."

    Narasi perihal nanas bisa menyembuhkan sel kanker sejatinya sempat beredar pada Januari 2018 di daerah Kudus. Dalam narasi yang beredar kala itu disebutkan bahwa bagian tengah nanas atau disebut dalam pesan sebagai bromolin memiliki khasiat kuat untuk menyembuhkan kanker.

    Narasi tersebut sudah pernah ditanggapi oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus. Kepala Bidang (Kabid) Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2L) dr Hikari Widodo mewakili DKK Kudus menyatakan bahwa isi narasi ada kejanggalan, khususnya penyebutan isi tengah buah nanas. Menurutnya, penyebutan yang benar ialah bromelain, bukan bromolin.

    Ia menerangkan, buah nanas memang banyak khasiatnya. Tidak hanya bagian tengahnya, tapi secara keseluruhan. Bisa untuk mengurangi keputihan dan mengandung vitamin C. Namun, dengan mengonsumsi bromelain bisa melunturkan sel-sel kanker dan sebagainya, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

    ”Saya pernah membaca, menurut penelitian laboratorium senyawa bromelain bisa mengganggu pertumbuhan sel tumor dan pembekuan darah yang lambat. Bisa jadi untuk obat kanker, cuma harus ada konsultasi dengan dokter,” ungkapnya.

    Dia menuturkan, sebenarnya dengan googling tentang khasiat buah nanas sudah bisa diketahui. Nanas juga tak dianjurkan dikonsumsi ibu hamil, teruma yang usia kandungan trimester awal. Sebab, bromelain memiliki senyawa yang melemahkan serviks (leher rahim). Jadi, konsumsi berlebihan akan memicu konstraksi awal.

    ”Nanas muda terutama yang kulitnya masih berwarna hijau, mengandung banyak bromelain. Jadi, tak hanya menyebabkan leher rahim lemah, bahkan bisa menyebabkan keguguran. Untuk itu, perempuan yang kandungannya usianya masih muda harus membatasi, bahkan kalau bisa menghindari sama sekali mengonsumsi nanas muda,” terangnya.

    Dia menambahkan, makan nanas terlalu banyak juga dapat menyebabkan diare dan maag. ”Sebab, kandungan asam dari buah tropis ini, memang cukup mengganggu bagi lambung yang sensitif,” imbuhnya.

    Kesimpulan

    Dengan demikian, pesan berantai tersebut konteks informasi di dalam informasi tersebut salah. Atas dasar itulah, maka pesan berantai itu masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang Salah. Sebab, terdapat konteks yang salah dalam informasi itu sehingga membuat keseluruhan konten pesan berantai itu salah. Selain itu, khasiat nanas untuk menyembuhkan kanker masih perlu diuji melalui penelitian laboratorium terlebih dahulu.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Liputan 6
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini