• [SALAH] “JOKOWI: … “Itu Saya Lagi Demam Jadi Wajar Saja Kalau Ngk Fokus””

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 09/12/2019

    Berita

    Tangkapan layar hasil suntingan, judul asli artikel adalah “Polisi: Beberapa Kasus Rizieq Shihab Masih on Progress”.

    SUMBER


    http://bit.ly/36a0SIT, akun “Ayu Agustina Nst” (facebook.com/ayuagustina.tina.7), sudah dibagikan 2,294 kali per tangkapan layar dibuat.

    ======

    NARASI

    * “Ya allah… ada y presiden kyk gini..” (di post).

    * “JOKOWI: Waktu Saya Bilang Penganguran Digaji Dan Mobil Esemka di Produksi “Itu Saya Lagi Demam Jadi Wajar Saja Kalau Ngk Fokus”” (di dalam gambar hasil suntingan).

    Hasil Cek Fakta

    PENJELASAN


    (1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang dimanipulasi

    Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu”.

    * SUMBER membagikan tangkapan layar hasil suntingan.

    * SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sehingga membangun premis yang salah.



    (2) Artikel sumber tangkapan layar, iNews.id: “Polisi: Beberapa Kasus Rizieq Shihab Masih on Progress”

    (foto)
    Irfan Ma’ruf · Selasa, 16 Juli 2019 – 17:38 WIB

    JAKARTA, iNews.id – Polri membantah kasus Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dihentikan penyidikannya (SP3). Hanya ada dua kasus yang dihentikan, masih ada kasus lain yang masih berproses. …”

    Selengkapnya di http://bit.ly/2PkL4fH / http://archive.md/H08uY (arsip cadangan).

    ======

    REFERENSI


    * http://archive.md/s0qWn, arsip cadangan SUMBER.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Pemerintah Norwegia membuat ulah, empat polisi masuk dengan melepaskan anjing dan menyerang Imam Masjid.”

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 09/12/2019

    Berita

    Bukan di Norwegia. Peristiwa di video tersebut terjadi di Rotterdam, Belanda. Pria yang ditangkap itu adalah warga 43 tahun dari Rotterdam. Dia dibawa oleh polisi setelah ada panggilan dari masjid, mengeluh bahwa pria itu berperilaku agresif.

    Akun Cak Mahhur (fb.com/mah.hur.35) mengunggah sebuah video yang diberi narasi :

    “NORWEGIA.
    Pemerintah Norwegia mulai membuat ulah.
    Saat Imam sedang membaca Alqur,an tiba-tiba Empat polisi masuk dengan melepaskan Anjing dan menyerang Imam Masjid.”

    Hasil Cek Fakta

    PENJELASAN

    Berdasarkan hasil penelusuran, faktanya klaim yang ditulis oleh sumber tersebut salah. Peristiwa yang terjaid di dalam video tersebut bukanlah terjadi di Norwegia dan juga pria di video itu bukanlah seorang imam masjid yang sedang membaca Al Quran.

    Insiden itu terjadi di Belanda dan tidak terkait dengan demonstrasi pembakaran Quran baru-baru ini di Norwegia. Menurut De Telegraaf , pria yang ditangkap itu adalah warga 43 tahun dari Rotterdam. Dia dibawa oleh polisi setelah ada panggilan dari masjid, yang mengeluh bahwa pria itu berperilaku agresif.

    Seorang juru bicara polisi mengatakan bahwa pada 17 September polisi dipanggil oleh masjid karena seorang pria di masjid di Vredesplein berperilaku agresif. Dewan masjid ingin pria itu pergi. Keluarga pria itu juga takut padanya. Dia kemudian menyerang agen. Pada akhirnya, pria itu bisa ditangkap dan masih ditahan.

    Publikasi Belanda lainnya Algemeen Dagblad (AD) menulis dalam laporan 5 Oktober bahwa keluarga pria itu telah memanggil polisi setelah dia melakukan kekerasan dengan orang yang lewat. Ambulans juga dipanggil untuknya tetapi dia menolak penahanan. Lelaki itu berusaha mengambil senjata api seorang polisi.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “ISTANA MERESMIKAN BAHWA PKI DIPERBOLEHKAN DI INDONESIA”

    Sumber: Sosial Media
    Tanggal publish: 09/12/2019

    Berita

    Video hasil suntingan, tidak ada narasi tersebut di video yang asli.
    NARASI

    * “ISTANA MERESMIKAN BAHWA PKI DIPERBOLEHKAN DI INDONESIA” (di dalam video).

    * “Istana Meresmikan PKI Diperbolehkan di Indonesia” (di post).

    Hasil Cek Fakta

    PENJELASAN


    (1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang dimanipulasi

    Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu”.

    * SUMBER membagikan video hasil suntingan.

    * SUMBER menambahkan narasi yang tidak sesuai dengan fakta sehingga membangun premis yang salah.



    (2) Salah satu sumber video asli, http://bit.ly/2LzLm1b YouTube: “Pengambilan keputusan PERPPU ormas

    184 views • Oct 26, 2017

    CERITA KU
    81 subscribers”.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Nata De Coco Terbuat Dari Plastik dan Berbahaya Untuk Anak-Anak

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 08/12/2019

    Berita

    Melalui pesan berantai Whatsapp, beredar sebuah video yang di dalamnya terdapat seorang perempuan yang tengah memberi penjelasan mengenai nata de coco yang ia beli mengandung atau terbuat dari plastik.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi adanya informasi yang dirasa tidak sesuai dengan fakta, sejumlah pihak pun akhirnya angkat bicara untuk meluruskan kabar tersebut. Yakni Gabungan Pengusaha Nata De Coco Indonesia (GAPNI) melalui media sosial Facebook dengan tegas membantah pernyataan tersebut. pihak GAPNI pun secara gambling memberi penjelasan seputar komposisi dan manfaat nata de coco.

    Melansir dari Lipi.go.id, Puslit Bioteknologi-LIPI turut menjelaskan bahwa nata de coco merupakan selulosa murni produk kegiatan mikroba Acetobacter xylinum yang dibuat dari air kelapa dan dikonsumsi sebagai makanan berserat yang menyehatkan. Oleh sebab itu, mengkonsumsi nata de coco secara rutin justru baik untuk anak-anak maupun orang dewasa, khususnya bagi mereka yang jarang mengkonsumsi atau tidak menyukai sayur-sayuran.

    Melansir dari kompas.com, Badan POM melalui situs resminya menjelaskan bahwa nata de coco merupakan makanan yang terbuat dari bahan baku air kelapa. Dalam kategori pangan, masuk ked alam kelompok bahan baku berbasis buah. Dalam proses pembuatan, nata de coco yang menyerupai gel ini terbentuk dari jutaan benang selulosa yang berlapis-lapis, sehingga menjadikan pangan ini mengandung serat tinggi yang tentunya baik untuk tubuh.

    Kesimpulan

    Puslit Bioteknologi-LIPI turut menjelaskan bahwa nata de coco merupakan selulosa murni produk kegiatan mikroba Acetobacter xylinum yang dibuat dari air kelapa dan dikonsumsi sebagai makanan berserat yang menyehatkan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini