Viral sebuah video dengan klaim sebagai berikut :
“Oh, Tuhan, apa akhir dari dunia? Seorang Turis Jerman menempatkan kembar tiga di dunia, buah dari hubungannya dengan anjing.”
[SALAH] Bayi kembar tiga turis Jerman hasil hubungannya dengan anjing
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/09/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Semua klaim tersebut salah; video itu menunjukkan boneka bayi berbahan silikon yang diproduksi perusahaan Spanyol.
Pencarian gambar terbalik di Yandex dan Google menggunakan tangkapan layar video dan pencarian dengan kata kunci di Google menemukan video yang sama telah diunggah di sini di Instagram pada tanggal 26 Oktober 2016.
Video aslinya itu telah diunggah oleh Babyclon, perusahaan Spanyol yang memproduksi dan menjual boneka bayi berbahan silikon.
Di situs resminya, Babyclon membuat laman tentang boneka itu dan judulnya, setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:
“AVATAR James Cameron.
Yang Otentik, Yang Asli, Yang Resmi
Model AVATAR
Resmi 20th Century Fox.
Model yang sebelumnya bernama Berlina Vi, sekarang disebut Avatar Asleep, terinspirasi oleh Na’vi yang luar biasa dan mulia – ras humanoid yang menghuni bulan Pandora yang indah seperti yang terlihat dalam film AVATAR.”
Avatar adalah film blockbuster terkenal garapan sutradara James Cameron pada tahun 2009 dan yang didistribusi oleh 20th Century Fox.
Babyclon telah mengkonfirmasikan kepada AFP melalui email tanggal 27 Agustus 2019 bahwa boneka yang terlihat di video unggahan menyesatkan itu benar produk mereka.
“Kami harus mengatakan bahwa video itu menunjukkan karya boneka hiperrealitas kami yang bernama silikon AVATAR ASLEEP, dibuat oleh Babyclon,” kata Babyclon dalam emailnya.
“Itu adalah produk yang eksklusif. Kami adalah satu-satunya pemegang lisensi 20th Century Fox di seluruh dunia untuk membuat dan menjual produk boneka silikon ini.
“Harga produk itu adalah 2.340USD.”
Pencarian gambar terbalik di Yandex dan Google menggunakan tangkapan layar video dan pencarian dengan kata kunci di Google menemukan video yang sama telah diunggah di sini di Instagram pada tanggal 26 Oktober 2016.
Video aslinya itu telah diunggah oleh Babyclon, perusahaan Spanyol yang memproduksi dan menjual boneka bayi berbahan silikon.
Di situs resminya, Babyclon membuat laman tentang boneka itu dan judulnya, setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia:
“AVATAR James Cameron.
Yang Otentik, Yang Asli, Yang Resmi
Model AVATAR
Resmi 20th Century Fox.
Model yang sebelumnya bernama Berlina Vi, sekarang disebut Avatar Asleep, terinspirasi oleh Na’vi yang luar biasa dan mulia – ras humanoid yang menghuni bulan Pandora yang indah seperti yang terlihat dalam film AVATAR.”
Avatar adalah film blockbuster terkenal garapan sutradara James Cameron pada tahun 2009 dan yang didistribusi oleh 20th Century Fox.
Babyclon telah mengkonfirmasikan kepada AFP melalui email tanggal 27 Agustus 2019 bahwa boneka yang terlihat di video unggahan menyesatkan itu benar produk mereka.
“Kami harus mengatakan bahwa video itu menunjukkan karya boneka hiperrealitas kami yang bernama silikon AVATAR ASLEEP, dibuat oleh Babyclon,” kata Babyclon dalam emailnya.
“Itu adalah produk yang eksklusif. Kami adalah satu-satunya pemegang lisensi 20th Century Fox di seluruh dunia untuk membuat dan menjual produk boneka silikon ini.
“Harga produk itu adalah 2.340USD.”
Rujukan
- https://periksafakta.afp.com/tidak-video-ini-menunjukkan-boneka-buatan-perusahaan-spanyol-yang-merupakan-merchandise-resmi-film
- https://translate.google.com/translate?hl=id&sl=auto&tl=id&u=
- http://babyclon.com/us/en/content/22-avatar
- https://www.instagram.com/p/BL_x86qgmgv/
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/826713644327839/
- https://www.antaranews.com/berita/792502/hoaks-informasi-manusia-lahirkan-bayi-biru-avatar
- https://www.liputan6.com/citizen6/read/2646017/terlihat-mengerikan-bayi-avatar-ini-tidak-seperti-yang-kamu-kira
Polisi Tetapkan Eks Ketua GNPF Ulama Bachtiar Nasir Tersangka
Sumber: Media OnlineTanggal publish: 05/09/2019
Berita
Jakarta, CNN Indonesia -- Tokoh gerakan 212 Bachtiar Nasir ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana yayasan Keadilan untuk Semua
Penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka itu dibenarkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Daniel Silitonga.
"Betul (Bactiar ditetapkan sebagai tersangka)," kata Daniel kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/5).
Penetapan ustaz yang pernah menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sebagai tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Namun, Daniel tak merinci kapan gelar perkara itu dilakukan.
Penetapan Bachtiar Nasir sebagai tersangka itu dibenarkan oleh Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Kombes Daniel Silitonga.
"Betul (Bactiar ditetapkan sebagai tersangka)," kata Daniel kepada CNNIndonesia.com, Senin (6/5).
Penetapan ustaz yang pernah menjabat sebagai Ketua Gerakan Nasional Pengawal Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sebagai tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Namun, Daniel tak merinci kapan gelar perkara itu dilakukan.
Hasil Cek Fakta
"Ya dulu sudah (gelar perkara), kita melanjutkan," ujarnya.
Rencananya, Bachtiar akan dipanggil oleh penyidik Tipideksus Bareskrim dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Dalam surat pemanggilan yang diperoleh CNNIndonesia.com, Bachtiar akan dipanggil untuk dimintai keterangannya pada Rabu (8/5) mendatang.
Pada pengujung 2016, nama Bachtiar ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun Facebook bernama Moch Zain mengunggah informasi bahwa yayasan pimpinan Bachtiar, Indonesian Humanitarian Relief (IHR) diduga mengirim bantuan logistik untuk mendukung kelompok pemberontak pemerintahan Bassar Al-Assad, Jaysh Al-Islam di Aleppo, Suriah.
Sejauh ini, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU dana yayasan. Mereka adalah petugas bank syariah Islahudin Akbar dan Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua Adnin Armas.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah menyatakan bahwa penyidikan kasus tersebut dilakukan setelah ditemukan indikasi pengiriman dana dari GNPF MUI ke Turki. Menurutnya, Islahudin menarik uang di atas Rp1 miliar yang kemudian diserahkan kepada Bachtiar Nasir.
Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, kata Tito, lembaga bantuan yang menjadi tujuan pengiriman uang tersebut memiliki hubungan dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Apa hubungannya bisa Suriah? Saat ini pemeriksaan dan pendalaman, kami belum tetapkan Bachtiar Nasir sebagai tersangka," kata Tito pada 22 Februari 2017.
Rencananya, Bachtiar akan dipanggil oleh penyidik Tipideksus Bareskrim dalam kapasitasnya sebagai tersangka. Dalam surat pemanggilan yang diperoleh CNNIndonesia.com, Bachtiar akan dipanggil untuk dimintai keterangannya pada Rabu (8/5) mendatang.
Pada pengujung 2016, nama Bachtiar ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun Facebook bernama Moch Zain mengunggah informasi bahwa yayasan pimpinan Bachtiar, Indonesian Humanitarian Relief (IHR) diduga mengirim bantuan logistik untuk mendukung kelompok pemberontak pemerintahan Bassar Al-Assad, Jaysh Al-Islam di Aleppo, Suriah.
Sejauh ini, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan TPPU dana yayasan. Mereka adalah petugas bank syariah Islahudin Akbar dan Ketua Yayasan Keadilan untuk Semua Adnin Armas.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian pernah menyatakan bahwa penyidikan kasus tersebut dilakukan setelah ditemukan indikasi pengiriman dana dari GNPF MUI ke Turki. Menurutnya, Islahudin menarik uang di atas Rp1 miliar yang kemudian diserahkan kepada Bachtiar Nasir.
Berdasarkan informasi yang diperoleh polisi, kata Tito, lembaga bantuan yang menjadi tujuan pengiriman uang tersebut memiliki hubungan dengan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
"Apa hubungannya bisa Suriah? Saat ini pemeriksaan dan pendalaman, kami belum tetapkan Bachtiar Nasir sebagai tersangka," kata Tito pada 22 Februari 2017.
Rujukan
[SALAH] Rektor asing pertama untuk memimpin kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta)
Sumber: facebook.comTanggal publish: 05/09/2019
Berita
Beredar foto dengan narasi sebagai berikut ;
“PELECEHAN DUNIA PENDIDIKAN NASIONAL !!
Dan kalian kaum intelek pemuja Jae, masihkah kalian terus menutup mata dan telingamu demi sebuah rasa banggamu atas sosok sederhananya ??
________________________
Jang Youn Cho (Korea) Rektor Asing Pertama di Indonesia
Menristekdikti Mohamad Nasir akhirnya resmi mengangkat Rektor Asing untuk memimpin kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta).
Jang Youn saat ini telah resmi berkantor di UNJ.
Jadi, mulai saat ini perguruan tinggi Indonesia bisa menggunakan rektor asing, kata Nasir dalam pembukaan Rakornas Inovasi 2019 di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Senin (26/8/2019).”
Postingan ini sendiri sudah mengalami proses pengeditan, dengan penggantian “Rektor Asing untuk memimpin kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta).” menjadi “Rektor Asing yg bekerja sama dengan Universitas Nasional di Jakarta.”
“PELECEHAN DUNIA PENDIDIKAN NASIONAL !!
Dan kalian kaum intelek pemuja Jae, masihkah kalian terus menutup mata dan telingamu demi sebuah rasa banggamu atas sosok sederhananya ??
________________________
Jang Youn Cho (Korea) Rektor Asing Pertama di Indonesia
Menristekdikti Mohamad Nasir akhirnya resmi mengangkat Rektor Asing untuk memimpin kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta).
Jang Youn saat ini telah resmi berkantor di UNJ.
Jadi, mulai saat ini perguruan tinggi Indonesia bisa menggunakan rektor asing, kata Nasir dalam pembukaan Rakornas Inovasi 2019 di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Senin (26/8/2019).”
Postingan ini sendiri sudah mengalami proses pengeditan, dengan penggantian “Rektor Asing untuk memimpin kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta).” menjadi “Rektor Asing yg bekerja sama dengan Universitas Nasional di Jakarta.”
Hasil Cek Fakta
Jang Youn Cho Ph.D., CPA, pria berkebangsaan Korea Selatan itu menjadi rektor di sebuah universitas di Indonesia, tapi bukan di UNJ tapi di universitas lain di Jakarta.
Situs berita Detik.com melaporkan mengenai penunjukan Cho sebagai rektor universitas berbasis online Universitas Siber Asia pada tanggal 26 Agustus 2019.
Paragraf pertama laporan itu berbunyi: “Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memperkenalkan rektor asing Universitas Siber Asia asal Korea Selatan saat di Bali. Dia berharap kehadiran rektor asing bisa memacu kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.”
Laporan itu juga menyatakan: “Universitas Siber Asia ini merupakan kerja sama Universitas Nasional dengan Hankuk University of Foreign Studies Korea. Rektor asing yang diperkenalkan itu Jang Youn Cho.”
Nama dan foto Cho bisa dilihat di situs Hankuk University dan di situs Universitas Nasional.
Pencarian gambar terbalik di Google menemukan bahwa gambar yang dipakai di unggahan tersebut bersumber dari situs Universitas Nasional dan bisa ditemukan di unggahan bertanggal 27 Maret 2018 dengan keterangan “President Director Cyber Edu Inkor, Jang Youn Cho, Ph.D. saat memaparkan tentang studio cyber edu incor yang menjadi studio pembelajaran berbahasa Korea.”
Situs berita Detik.com melaporkan mengenai penunjukan Cho sebagai rektor universitas berbasis online Universitas Siber Asia pada tanggal 26 Agustus 2019.
Paragraf pertama laporan itu berbunyi: “Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memperkenalkan rektor asing Universitas Siber Asia asal Korea Selatan saat di Bali. Dia berharap kehadiran rektor asing bisa memacu kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.”
Laporan itu juga menyatakan: “Universitas Siber Asia ini merupakan kerja sama Universitas Nasional dengan Hankuk University of Foreign Studies Korea. Rektor asing yang diperkenalkan itu Jang Youn Cho.”
Nama dan foto Cho bisa dilihat di situs Hankuk University dan di situs Universitas Nasional.
Pencarian gambar terbalik di Google menemukan bahwa gambar yang dipakai di unggahan tersebut bersumber dari situs Universitas Nasional dan bisa ditemukan di unggahan bertanggal 27 Maret 2018 dengan keterangan “President Director Cyber Edu Inkor, Jang Youn Cho, Ph.D. saat memaparkan tentang studio cyber edu incor yang menjadi studio pembelajaran berbahasa Korea.”
Rujukan
- https://periksafakta.afp.com/dosen-tersebut-ditunjuk-untuk-memimpin-universitas-siber-asia-di-indonesia
- http://bizeng.hufs.ac.kr/faculty/266
- http://sps.unas.ac.id/jang-youn-cho-ph-d-cpa/
- https://news.detik.com/berita/d-4681155/begini-profil-lengkap-rektor-asing-pertama-indonesia
- https://nasional.republika.co.id/berita/pww0td377/ini-sosok-jang-youncho-rektor-asing-pertama-indonesia
- https://www.unas.ac.id/en/galeri-foto/seminar-unas-cyber-edu-inkor-working-opportunity-in-korea/nggallery/page/2
[SALAH] “jarum suntik di toilet umum penyebar virus hiv”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 04/09/2019
Berita
“Hati2 penyebar virus hiv menaruh jarum suntik ditempat tisu toilet umum”.
Hasil Cek Fakta
Pelintiran daur ulang yang beredar berulang kali. Menurut Prof Zubairi, pionir penanganan HIV dan AIDS di Indonesia, risiko penularan amat sangat rendah sekali, bahkan hampir bisa dibilang sulit.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
Halaman: 7710/8484





