• [SALAH] Ustad abdul somad, lc, ma udah ditangkap pihak oleh pihak kepolisian

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/08/2019

    Berita

    Beredar foto dengan klaim yang menyebutkan penangkapan terhadap Ustad Abdul Somad yang dilakukan oleh Irjen Pol. Umar Septono Wakil Direktur Pengawasan Umum Mabes Polri (sebelumnya Kapolda Sulsel),

    Klaim ini beredar di media sosial Facebook dan Whatsapp, namun sumber yang berhasil diambil tangkapan layarnya di facebook ini sudah tidak bisa diakses ketika postingan ini ditulis.

    Hasil Cek Fakta

    Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast menegaskan foto yang beredar itu hoaks.

    “Hoaks. Itu Kapolda Sulsel yang lama Irjen Pol Umar Septono. Sekarang beliau sudah pindah ke Mabes Polri. Mungkin itu waktu UAS datang mau ceramah di Sulsel,” kata Jules kepada kumparan, Minggu (18/8).

    Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan fakta bahwa foto tersebut adalah saat Irjen Umar Septono yang saat itu masih menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan ikut mendampingi Ustad Abdul Somad saat hadir mengisi ceramah di di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (26/3/2018).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Aturan Baru Instagram

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 21/08/2019

    Berita

    Don’t forget tomorrow starts the new Instagram rule where they van use your photos. Don’t forget Deadline today!!! It can be used in court cases in litigation against you. Everything you’ve ever posted becomes public from today Even messages that have been deleted or the photos not allowed.

    Hasil Cek Fakta

    Media sosial Instagram dalam beberapa waktu terakhir dihebohkan dengan munculnya foto yang di dalamnya terdapat narasi berupa aturan baru yang akan diterapkan oleh Instagram. Dalam aturan yang tertulis, disebutkan bahwa Instagram berhak menggunakan foto dan data penggunanya.
    Melihat aturan baru tersebut, sontak banyak warganet yang turut mengunggah hal serupa. Tak hanya warganet, artis dalam negeri dan juga luar negeri pun turut mengunggah aturan baru tersebut. Namun belakangan diketahui bahwa aturan baru yang banyak diunggah oleh artis tersebut adalah tidak benar alias hoaks.
    Hal tersebut diklarifikasi langsung oleh Brand Communications Manager Instagram, Stephanie Otway. Stephanie dalam wawancaranya kepada wwd.com mengatakan bahwa informasi yang terdapat dalam foto atau tangkapan layer tersebut adalah tidak benar adanya.
    “There’s no truth to this post (tidak ada kebenaran dalam postingan ini),” pungkas Stephanie.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BERITA] Bangunan yang Terbakar di Polda Metro Jaya Bukan Gudang Peluru

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/08/2019

    Berita

    Peristiwa kebakaran di Polda Metro Jaya sempat dikatakan terjadi di bangunan gudang peluru. Atas kejadian tersebut, pihak Humas Polda Metro Jaya memberikan klarifikasi.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengklarifikasi bahwa bangunan yang terbakar di Polda Metro Jaya bukanlah gudang peluru. “Bukan gudang peluru, ruang bawah tanah ukuran 4x3 yang berisi barang-barang tidak terpakai seperti sarung magazen, sangkur zaman dulu, kotak pembungkus logistik,” ujar Argo.

    Argo menjelaskan, ruang bawah tanah itu saat ini juga sedang dalam proses renovasi. Ia mengatakan, Ruang bawah tanah tersebut berisi barang-barang yang mudah terbakar.

    “Di situ ada gudang nggak dipakai, gudang itu di bawah tanah. Itu isinya ada tempat magazine zaman dulu tahun ‘50 an yang terbuat dari terpal masih ada di sana, masih disimpan di sana. Kemudian, juga ada sangkur zaman dulu yang sudah tidak dipakai lagi. Jadi, barang seperti itu yang tidak dipakai,” kata Argo.

    Gudang tersebut, Argo mengatakan, jarang dikunjungi petugas karena memang dalam proses renovasi. Ia membantah bahwa gudang tersebut merupakan amunisi peluru. “Jadi, tidak benar kalau itu gudang peluru. Karena gudang peluru masih agak jauh dari pada lokasi itu,” paparnya.

    Argo juga menceritakan, setelah kebakaran awal berkobar, petugas kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran, namun sebelum pemadam datang, petugas yang ada di lokasi sudah lebih dulu berusaha memadamkan api.

    “Sebelumnya, ada dari Sabhara sendiri mobilnya datang membantu untuk menyemprot sisa api yang membakar. Jadi, hanya asap, kemudian sekitar pukul 06.00 WIB sudah mati ya tinggal pemadam membantu untuk sterilisasi,” kata Argo.

    Ia memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Polisi juga telah mengerahkan tim laboratorium forensik untuk menggali penyebab kebakaran tersebut. “Tidak ada korban jiwa, kerugian sedang kita cek. Kemudian, Labfor yang akan menentukan penyebabnya itu apa,” tuturnya.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Kompas
    • Medcom.id
    • 3 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] “Metallica Indonesia Raya”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/08/2019

    Berita

    METALLICA… Indonesia Raya….????????????????????????????????

    Lagu Indonesia raya dibawakan metallica

    Hasil Cek Fakta

    Video hasil suntingan. Lagu yang dimainkan bukan Indonesia Raya tetapi “The Star-Spangled Banner”, lagu kebangsaan Amerika Serikat.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini