Dalam debat perdana Capres dan Cawapres 2019, Capres Nomor urut 02, Prabowo Subianto mengatakan jika gaji PNS rendah sehingga mengakibatkan maraknya korupsi dan dinilai gaji tak realistis di tingkat pejabat di pemerintahan. Hal tersebut diutarakan pada debat dalam sesi pembahasan masalah korupsi, Kamis (17/1).
"Berkali-kali saya sampaikan jika penghasilan PNS kurang dan tidak relalistis, saya akan perbaiki kulaitas birokrat dan untuk mewujudkan birokrasi bebas korupsi," kata Prabowo.
Gaji PNS Rendah dan Tidak Realistis
Sumber:Tanggal publish: 18/01/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Pemerintah masih menerapkan angka yang sama untuk gaji PNS sebagaimana tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1997 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PP 30/2015).
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan memperkirakan nominal gaji yang diterima CPNS hingga menjadi PNS pada tahun ini masih sama dengan periode pendaftaran sebelumnya.
Berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 2015, gaji PNS terendah yakni untuk golongan IA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 1.486.500.
Sementara PNS dengan pengalaman kerja nol tahun yang gajinya tertinggi adalah golongan IVE sebesar Rp 3.422.100.
Berikut rincian gaji PNS tanpa pengalaman kerja (sebagai PNS) yang diatur PP Nomor 30 Tahun 2015.
I A : Rp 1.486.500
IIA : Rp 1.926.000
IIIA : Rp 2.456.700
IIIB : Rp 2.560.600
IIIC : Rp 2.668.900
IIID : Rp 2.781.800
IVA : Rp 2.899.500
IVB : Rp 3.022.100
IVC : Rp 3.149.900
IVD : Rp 3.283.200
IVE : Rp 3.422.100.
Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan memperkirakan nominal gaji yang diterima CPNS hingga menjadi PNS pada tahun ini masih sama dengan periode pendaftaran sebelumnya.
Berdasarkan PP Nomor 30 Tahun 2015, gaji PNS terendah yakni untuk golongan IA dengan masa kerja nol tahun sebesar Rp 1.486.500.
Sementara PNS dengan pengalaman kerja nol tahun yang gajinya tertinggi adalah golongan IVE sebesar Rp 3.422.100.
Berikut rincian gaji PNS tanpa pengalaman kerja (sebagai PNS) yang diatur PP Nomor 30 Tahun 2015.
I A : Rp 1.486.500
IIA : Rp 1.926.000
IIIA : Rp 2.456.700
IIIB : Rp 2.560.600
IIIC : Rp 2.668.900
IIID : Rp 2.781.800
IVA : Rp 2.899.500
IVB : Rp 3.022.100
IVC : Rp 3.149.900
IVD : Rp 3.283.200
IVE : Rp 3.422.100.
Kesimpulan
Pendapat yang disampaikan Prabowo tidak dilengkapi alat ukur terkait defini realistis tidaknya gaji PNS dan data yang diterima oleh Prabowo.
Rujukan
[BENAR] Penjelasan Mosaik Jalan di Depan Balaikota Surakarta Solo yang Disebut Mirip Salib
Sumber:Tanggal publish: 18/01/2019
Hasil Cek Fakta
Foto dan video yang menampilkan mosaik Jalan Jenderal Sudirman depan Balai Kota Surakarta di media sosial. Foto yang diambil menggunakan drone itu menjadi viral karena motifnya disebut-sebut mirip penampakan bentuk sebuah salib.
Banyak warganet yang mengecam bentuk mosaik tersebut.
Agar tidak menjadi fitnah dan kisruh di antara masyarakat, pihak-pihak yang berwenang dalam pembuatan mosaik jalan tersebut memberikan penjelasannya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Penataan Koridor Jenderal Sudirman tahap pertama, Taufan Basuki mengatakan, desain penataan di kawasan itu mengusung tema budaya dan kearifan lokal.
“Itu adalah konsep Jawa, delapan arah mata angin yang mengelilingi Tugu Pemandengan. Ini jelas tidak ada yang menggambarkan adanya salib,” tegas Taufan.
Banyak warganet yang mengecam bentuk mosaik tersebut.
Agar tidak menjadi fitnah dan kisruh di antara masyarakat, pihak-pihak yang berwenang dalam pembuatan mosaik jalan tersebut memberikan penjelasannya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Penataan Koridor Jenderal Sudirman tahap pertama, Taufan Basuki mengatakan, desain penataan di kawasan itu mengusung tema budaya dan kearifan lokal.
“Itu adalah konsep Jawa, delapan arah mata angin yang mengelilingi Tugu Pemandengan. Ini jelas tidak ada yang menggambarkan adanya salib,” tegas Taufan.
Rujukan
[SALAH] Ijazah SMA Presiden Joko Widodo Palsu.
Sumber: twitter.comTanggal publish: 17/01/2019
Berita
Akun twitter dengan nama Albert Panjaitan ( twitter.com/albertpanjaitn ) membuat tweet yang menyatakan bahwa ijazah SMA milik Presiden Joko Widodo palsu.
Berikut 3 tweet yang akun tersebut buat;
1. Baru masuk info dari tim investigasi di lapangan 1. Confirmed ijazah SMA Jokowi palsu 2. Oknum2 elit Cina Katolik Radikal (CSIS) berada di balik pemalsuan ijazah Jokowi.
2. Ijazah SMA Negeri 6 Surakarta atas nama Joko Widodo Terbukti adalah Palsu. Mengaku Lulus SMA Tahun 1980 Padahal SMA N 6 Surakarta Berdiri Tahun 1986. Kenapa @KPU_RITidak Verifikasi?” By@IreneViena- Chirpstory (link: https://chirpstory.com/li/415381) chirpstory.com/li/415381 lewat @chirpstory.
3. Siapa bisa buktikan ijazah SMA 6 Jokowi adalah asli, saya beri hadiah Rp. 100 juta ! Cash ga pake ngutang.
Berikut 3 tweet yang akun tersebut buat;
1. Baru masuk info dari tim investigasi di lapangan 1. Confirmed ijazah SMA Jokowi palsu 2. Oknum2 elit Cina Katolik Radikal (CSIS) berada di balik pemalsuan ijazah Jokowi.
2. Ijazah SMA Negeri 6 Surakarta atas nama Joko Widodo Terbukti adalah Palsu. Mengaku Lulus SMA Tahun 1980 Padahal SMA N 6 Surakarta Berdiri Tahun 1986. Kenapa @KPU_RITidak Verifikasi?” By@IreneViena- Chirpstory (link: https://chirpstory.com/li/415381) chirpstory.com/li/415381 lewat @chirpstory.
3. Siapa bisa buktikan ijazah SMA 6 Jokowi adalah asli, saya beri hadiah Rp. 100 juta ! Cash ga pake ngutang.
Hasil Cek Fakta
Menyikapi hal tersebut, Kepala SMA Negeri 6 Solo, Agung Wijayanto menjelaskan bahwa ijazah Jokowi merupakan ijazah asli. Dan dia merupakan lulusan dari SMA Negeri 6 Solo.
“Memang dulu namanya bukan SMA Negeri 6, melainkan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan atau SMPP,” terang Agung saat ditemui JawaPos.com di ruang kerjanya, Rabu (16/1).
Agung melanjutkan, SMPP ini berdiri pada 26 November 1975. Selain di Solo, pendirian SMPP ini juga dilakukan di beberapa daerah lain. Seperti di Purwodadi dan juga Wonosobo. Hal ini sesuai dengan surat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 025.b/0/1975 tentang pembukaan beberapa SMPP di Jawa Tengah.
Sedangkan untuk SMPP di Solo baru menerima peserta didik pada 1976. Mengingat, sejak didirikan perlu dilakukan penataan dan persiapan untuk penerimaan peserta didik pertama.
“Pak Jokowi merupakan siswa angkatan pertama saat SMPP berdiri. Untuk kurikulum yang diajarkan di SMPP juga sama dengan SMA, mengingat pengajarnya dulu juga dari SMA Negeri 5 Solo,” urainya.
“Memang dulu namanya bukan SMA Negeri 6, melainkan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan atau SMPP,” terang Agung saat ditemui JawaPos.com di ruang kerjanya, Rabu (16/1).
Agung melanjutkan, SMPP ini berdiri pada 26 November 1975. Selain di Solo, pendirian SMPP ini juga dilakukan di beberapa daerah lain. Seperti di Purwodadi dan juga Wonosobo. Hal ini sesuai dengan surat dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 025.b/0/1975 tentang pembukaan beberapa SMPP di Jawa Tengah.
Sedangkan untuk SMPP di Solo baru menerima peserta didik pada 1976. Mengingat, sejak didirikan perlu dilakukan penataan dan persiapan untuk penerimaan peserta didik pertama.
“Pak Jokowi merupakan siswa angkatan pertama saat SMPP berdiri. Untuk kurikulum yang diajarkan di SMPP juga sama dengan SMA, mengingat pengajarnya dulu juga dari SMA Negeri 5 Solo,” urainya.
Rujukan
[SALAH] Usai Pidato Kebangsaan, Hasil Survei Prabowo – Sandi 67,8%
Sumber: facebook.comTanggal publish: 17/01/2019
Berita
Akun Facebook Dan Ahmad (@ahmadwildan.aii) membuat postingan yang mencatut nama lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), yang isinya menyebutkan usai Prabowo memberikan Pidato Kebangsaan, hasil surveinya dimenangkan Prabowo – Sandi sebesar 67,8%, sedangkan pasangan Capres – Cawapres, Joko Widodo (Jokowi) – Ma’ruf Amin mendapatkan presentase sebesar 32,2%.
Postingan @ahmadwildan.aii yang dibagikan pada Fan Page Gerakan 2019 Ganti President, telah mendapatkan 4,1 ribu respon, kemudian seribuan komentar dan 568 kali dibagikan.
Postingan @ahmadwildan.aii yang dibagikan pada Fan Page Gerakan 2019 Ganti President, telah mendapatkan 4,1 ribu respon, kemudian seribuan komentar dan 568 kali dibagikan.
Hasil Cek Fakta
Direktur SMRC, Saiful Mujani menyatakan kabar yang disebarkan akun Facebook Dan Ahmad (@ahmadwildan.aii) yang mencatut nama lembaganya dengan keterangan hasil survei Prabowo – Sandi mendapatkan presentase tertinggi yakni 67,8% usai Pidato Kebangsaan, adalah tidak benar adanya. “Kenapa ga dibuat jokowi-ma’ruf 1%, prabowo-sandi 99% aja? hoax ga lucu,” cuit @saiful_muzani, Rabu (16/1).
Rujukan
Halaman: 7826/8401


