“Jadi sudah tau kan kalau rezim jokowi anti islam
Menggerakan aparat bukanya menjaga pengajian tabligh akbar malah dengan berbagai cara menggagalkan”.
“Di Solo Jawa Tengah
Polisi Menghalang-halangi
Tabligh Akbar Ini Adalah
Bukti Rezim Jokowi Anti Islam”.
[SALAH] “Jadi sudah tau kan kalau rezim jokowi anti islam”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 16/01/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Panitia sudah dihimbau untuk mengajukan ijin tetapi tidak diindahkan, selain itu oleh Polri juga sudah diberikan kelonggaran. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[SALAH] “JAGAN KETAWA. KETAWANYA DALAM HATI AJA”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 16/01/2019
Berita
“Tonton Dululah Tapi Dengan Syarat ” JAGAN KETAWA. KETAWANYA DALAM HATI AJA ” Biyar Bisa Ambil Kesimpulan .
Hasil Cek Fakta
Video yang digunakan oleh post SUMBER adalah hasil suntingan pidato Jokowi di Hari Pers Nasional tahun 2015, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[salah] Salam Dua Jari Panglima TNI Terkait Pilpres
Sumber: facebook.comTanggal publish: 15/01/2019
Berita
narasi:
*TNI & POLRI yg anti komunis bersatu melawan kecurangan Pilpres*
Sebuah foto Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengacungkan jempol dan telunjuk yang identik dengan nomor pasangan calon presiden, menyebar di media sosial. Dalam foto itu, Panglima TNI bersama dengan Laksamana Madya Aan Kurnia (tengah) dan Letnan Jenderal Muhammad Herindra (kiri) yang sama-sama mengacungkan jempol dan telunjuk.
Foto itu menjadi viral setelah diunggah oleh akun Samsul Prime di Facebook pada 11 Januari 2019. Foto tersebut menjadi viral setelah dibagikan oleh 12 ribu kali akun dan mendapat komentar 896 kali..
*TNI & POLRI yg anti komunis bersatu melawan kecurangan Pilpres*
Sebuah foto Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengacungkan jempol dan telunjuk yang identik dengan nomor pasangan calon presiden, menyebar di media sosial. Dalam foto itu, Panglima TNI bersama dengan Laksamana Madya Aan Kurnia (tengah) dan Letnan Jenderal Muhammad Herindra (kiri) yang sama-sama mengacungkan jempol dan telunjuk.
Foto itu menjadi viral setelah diunggah oleh akun Samsul Prime di Facebook pada 11 Januari 2019. Foto tersebut menjadi viral setelah dibagikan oleh 12 ribu kali akun dan mendapat komentar 896 kali..
Hasil Cek Fakta
Panglima TNI mengatakan, bahwa kode dua jari itu tidak terkait dengan calon presiden.
Kode itu menandakan sinergitas dan solidaritas angkatan untuk mempersatukan, dan sudah digunakan oleh Hadi Tjahjanto sejak masih berpangkat Letnan Dua. Simbol dua jari, kata Hadi, merupakan simbol atau kode yang digunakan oleh oleh Akabri lefting 87, angkatan 92 dan Alumni Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX Lemhannas tahun 2015.
Kode itu menandakan sinergitas dan solidaritas angkatan untuk mempersatukan, dan sudah digunakan oleh Hadi Tjahjanto sejak masih berpangkat Letnan Dua. Simbol dua jari, kata Hadi, merupakan simbol atau kode yang digunakan oleh oleh Akabri lefting 87, angkatan 92 dan Alumni Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XX Lemhannas tahun 2015.
Rujukan
[SALAH] “Video Macan Kumbang Turun Gunung di Sekitar Jalan Kamojang, Kabupaten Garut”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 15/01/2019
Berita
NARASI:
“Hati2 yang mau ke Kamojang dari Arah Garut….. Macan Kumbang, Maung pada turun Gunung sudah dua hari ini….
huaduh pertanda alam apa ya ?,” tulis akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor), Jumat (20/4)
“Hati2 yang mau ke Kamojang dari Arah Garut….. Macan Kumbang, Maung pada turun Gunung sudah dua hari ini….
huaduh pertanda alam apa ya ?,” tulis akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor), Jumat (20/4)
Hasil Cek Fakta
Postingan video macan kumbang turun gunung ke arah Kamojang, Kabupaten Garut yang dibuat oleh akun Facebook Lusiana Muhammad Noor (@uchie.mnoor) pada Jumat, (20/4) telah dibantah pihak Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar) di waktu yang bersamaan.
Kepala BBKSDA Jabar, Sustyo Iriono menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemukan bahwa video tersebut memang telah diunggah ke saluran youtube oleh seseorang dengan nama akun caerole21. Video tersebut menurutnya telah diunggah pada 4 Februari 2011 lampau dan lokasinya bukan di Garut melainkan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jabar.
Kepala BBKSDA Jabar, Sustyo Iriono menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran dan menemukan bahwa video tersebut memang telah diunggah ke saluran youtube oleh seseorang dengan nama akun caerole21. Video tersebut menurutnya telah diunggah pada 4 Februari 2011 lampau dan lokasinya bukan di Garut melainkan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jabar.
Rujukan
Halaman: 7829/8401





