• [SALAH] Bahlil Ajak PLN Naikkan Harga Token Listrik

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Pada Jum’at (26/12/2025), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “Anik Rahmatin” berisi narasi:

    “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat terus”

    Per Jum’at (23/1/2026), unggahan ditonton lebih dari 154.000 kali, dibagikan ulang 134 kali, menuai sekitar 2.700-an komentar, dan disukai lebih dari 1.400 akun.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik agar PLN tidak rugi” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia maupun dari Kementerian ESDM yang meminta atau memerintahkan PLN menaikkan harga token listrik. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Tarif Listrik Januari 2026”. Penelusuran teratas mengarah ke artikel web.pln.co.id yang dimuat Kamis (1/1/2026) berjudul “Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Dukungan dan Komitmen Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan”.

    Dilansir dari artikel tersebut, PLN (Persero) mendukung penuh keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan.

    Kebijakan resmi Kementerian ESDM terkait tarif listrik tersebut membantah klaim “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik agar PLN tidak rugi”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Foto "Bangkai Pesawat ATR yang Hilang Kontak"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Fhy Al Banthany” pada Minggu (12/1/2026) mengunggah foto [arsip] yang diklaim sebagai bangkai pesawat ATR yang hilang kontak dengan narasi sebagai berikut:

    “𝙋𝙚𝙣𝙖𝙢𝙥𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙨𝙖𝙬𝙖𝙩 𝙮𝙜 𝙝𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙖𝙠 🥲

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci "bangkai pesawat ATR yang hilang kontak" ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada artikel cnnindonesia.com berjudul "Fakta Terbaru Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung Sulsel".

    Artikel yang tayang Rabu (21/1/2026) tersebut memberitakan insiden pesawat ATR yang hilang kontak memang terjadi dan telah ditemukan oleh otoritas terkait. Namun, kondisi pesawat yang ditemukan dilaporkan dalam keadaan hancur dan tidak utuh, sehingga tidak sesuai dengan visual utuh seperti yang ditampilkan dalam foto yang diunggah oleh akun Facebook “Fhy Al Banthany”.

    Tim kemudian melakukan pemeriksaan terhadap foto yang beredar menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan, salah satunya zerogpt.com. Hasil analisis menunjukkan bahwa foto tersebut memiliki probabilitas sebesar 97% sebagai gambar yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI-generated image). Temuan ini mengindikasikan bahwa visual tersebut bukan merupakan dokumentasi asli dari peristiwa kecelakaan pesawat ATR yang dimaksud.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa foto tersebut merupakan hasil editan atau buatan kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas 97%. Foto dengan klaim “bangkai pesawat ATR yang hilang kontak” merupakan konten palsu (fabricated context).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [SALAH] Video "Detik-Detik Pesawat ATR Jatuh karena Power Bank Terbakar"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “berita.indonesia143” pada Senin (19/1/2025). isinya memperlihatkan adanya api di kabin pesawat. 

    Unggahan disertai narasi:

    “Gara-gara Powerbank Terbakar di Tengah Penerbangan

    DETIK DETIK JATUH NYA PESAWAT ATR 400 YANG MENEWASKAN 143 PENUMPANG DAN 4 ORANG PRAMUGARI”

    Hingga Jumat (23/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 20.500-an tanda suka, 383 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.110 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari  laman detik.com “video momen kepanikan penumpang pesawat air china saat kabin terbakar” yang diunggah Sabtu (18/10/2025).

    Konteks asli video adalah dokumentasi terbakarnya baterai lithium di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou, China, menuju Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan.

    Klaim dan dokumentasi seputar pesawat ATR kembali marak dan muncul ke publik usai adanya pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak pada Sabtu (17/1/2026) pukul 13.17 WITA saat melintas di perbatasan Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan.

    Dilansir dari pemberitaan bbc.com, pesawat yang terbang dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin itu membawa total 10 penumpang, terdiri dari tujuh kru serta tiga pekerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi terbakarnya baterai lithium di kabin pesawat China Air dalam penerbangan dari Hangzhou, China, menuju Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, pada Oktober 2025. Jadi, unggahan video berisi klaim “detik-detik jatuhnya pesawat ATR karena power bank yang terbakar di tengah penerbangan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • Cek Fakta: Hoaks Artikel Wali Kota Madiun Serahkan Uang Rp 800 Juta ke Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan uang Rp 800 juta pada mantan Presiden Jokowi. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Walikota Madiun Maidi Sebut Waktu Saya Serahkan Uang 800 Juta Ke Rumah Mantan Presiden Joko Widodo Di solo, Beliau Punya Bungker Penyimpanan Uang, Emas, Entahlah Uang Sebanyak Itu Hasil Darimana Jokowi Kalau Tidak Korupsi"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Serbu rumah nya n dobrak bangker uang jkw...ayoo rakyat indonesia..."
    Lalu benarkah postingan artikel  Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan uang Rp 800 juta pada mantan Presiden Jokowi?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Kesamaan terdapat pada foto yang dipakai dan tanggal artikel diunggah.
    Namun dalam artikel asli yang diunggah di situs Gelora.co berjudul:
    "Sudah Berompi Oranye, Maidi Masih Bantah Terima Fee Proyek"
    Artikel asli juga tidak membahas pernyataan Maidi terkait mantan Presiden Jokowi. Artikel asli hanya membahas bantahan Maidi yang melakukan pemerasan atau menerima uang seperti yang dituduhkan KPK.

    Kesimpulan


    Postingan artikel  Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan uang Rp 800 juta pada mantan Presiden Jokowi adalah hoaks.

    Rujukan

    • Liputan 6
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini