[SALAH] Foto Kader Perempuan PKS Menggunakan Atribut #2019TAMBAHISTRI
Sumber: Media Sosial FacebookTanggal publish: 27/03/2019
Berita
Kenapa wanita PKS setuju dengan poligami? doktrin kah?? (disertai foto kader PKS dengan atribut #2019TAMBAHISTRI)
Hasil Cek Fakta
Beredar foto sekelompok ibu-ibu tengah berkampanye untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Salah satu ibu-ibu itu menggunakan atribut yang bertuliskan #2019TAMBAHISTRI.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata diketahui bahwa foto tersebut merupakan hasil suntingan dari foto yang diambil pewarta foto antaranews.com bernama Arif Firmansyah. Foto aslinya merupakan Kader dan simpatisan PKS Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat pada 20 Januari 2019.
Keterangan kegiatan itu ada pada caption foto yang diambil oleh Arif. Berikut kutipan caption foto tersebut:
[…] Kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019). Sosialisasi Pemilu 2019 dengan menunjukkan gambar dan nomor urut PKS dalam Pemilu Legislatif serta calon Presiden dan Wakil Presiden pilihan PKS dalam Pemilu Presiden tersebut agar masyarakat mengetahui dan mengenali partai politik dan presiden pilihannya serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/ama.[…]
Lalu, foto aslinya, jumlah ibu-ibu yang ada tidak hanya dua orang, seperti pada pos sumber, melainkan ada empat ibu-ibu. Masing-masing ibu-ibu itu menggunakan atribut kampanye PKS. Adapun, ibu-ibu yang pada post sumber menggunakan atribut bertuliskan #2019TAMBAHISTRI ternyata menggunakan atribut dengan tulisan berbeda, yakni #2019PilihPKS.
Foto hasil jepretan Arif itu pun sudah digunakan oleh beberapa media lainnya, seperti pikiran-rakyat.com dan alinea.id sebagai foto ilustrasi pemberitaan terkait PKS. Dengan demikian, foto pada post sumber sudah jelas hasil suntingan yang mengubah tulisan #2019PilihPKS dengan #2019TAMBAHISTRI.
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata diketahui bahwa foto tersebut merupakan hasil suntingan dari foto yang diambil pewarta foto antaranews.com bernama Arif Firmansyah. Foto aslinya merupakan Kader dan simpatisan PKS Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat pada 20 Januari 2019.
Keterangan kegiatan itu ada pada caption foto yang diambil oleh Arif. Berikut kutipan caption foto tersebut:
[…] Kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bogor mengikuti sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di jalan Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/1/2019). Sosialisasi Pemilu 2019 dengan menunjukkan gambar dan nomor urut PKS dalam Pemilu Legislatif serta calon Presiden dan Wakil Presiden pilihan PKS dalam Pemilu Presiden tersebut agar masyarakat mengetahui dan mengenali partai politik dan presiden pilihannya serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu 2019. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/ama.[…]
Lalu, foto aslinya, jumlah ibu-ibu yang ada tidak hanya dua orang, seperti pada pos sumber, melainkan ada empat ibu-ibu. Masing-masing ibu-ibu itu menggunakan atribut kampanye PKS. Adapun, ibu-ibu yang pada post sumber menggunakan atribut bertuliskan #2019TAMBAHISTRI ternyata menggunakan atribut dengan tulisan berbeda, yakni #2019PilihPKS.
Foto hasil jepretan Arif itu pun sudah digunakan oleh beberapa media lainnya, seperti pikiran-rakyat.com dan alinea.id sebagai foto ilustrasi pemberitaan terkait PKS. Dengan demikian, foto pada post sumber sudah jelas hasil suntingan yang mengubah tulisan #2019PilihPKS dengan #2019TAMBAHISTRI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/862278677438002/
- https://turnbackhoax.id/2019/03/27/salah-foto-kader-perempuan-pks-menggunakan-atribut-2019tambahistri/
- https://www.antarafoto.com/peristiwa/v1547964615/sosialisasi-pemilu-pks
- https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/2019/02/08/optimistis-pks-sebut-elektabilitas-prabowo-sandiaga-uno-kuasai-jabar
- https://www.alinea.id/politik/tambahan-suara-pa-212-ke-pks-dinilai-tidak-signifikan-b1Xbi9h7r
[BERITA] Kotak Suara Kardus Ditemukan Rusak Dimakan Rayap di Kantor Camat Mampang
Sumber:Tanggal publish: 27/03/2019
Berita
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Kantor Kecamatan Mampang, Jakarta Selatan pada Selasa (26/3/2019). Dalam sidak itu ditemukan kotak suara yang rusak dimakan rayap. Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Achmad Yani mengatakan, kotak suara tersebut sebenarnya disusun rapi namun hama rayap tetap menyerang kotak kardus tersebut.
"Kami harapkan agar KPUD DKI dapat bertindak dengan cepat dalam menyelesaikan masalah kotak suara yang rusak tersebut karena ini berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilu,” jelasnya.
Achmad Yani juga mengimbau semua pihak, baik KPU Pusat maupun provinsi juga aparatur pemerintahan di tingkat daerah di DKI Jakarta agar memeriksa kembali semua perlengkapan pemilu agar hal serupa tidak terjadi di tempat lain.
"Kami harapkan agar KPUD DKI dapat bertindak dengan cepat dalam menyelesaikan masalah kotak suara yang rusak tersebut karena ini berpotensi mengganggu pelaksanaan pemilu,” jelasnya.
Achmad Yani juga mengimbau semua pihak, baik KPU Pusat maupun provinsi juga aparatur pemerintahan di tingkat daerah di DKI Jakarta agar memeriksa kembali semua perlengkapan pemilu agar hal serupa tidak terjadi di tempat lain.
Hasil Cek Fakta
Rujukan
[SALAH] “Prabowo mengeluarkan kalimat yang merendahkan kaum miskin di Indonesia”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/03/2019
Berita
“Lihat saja video ini.
Prabowo benar-benar mengeluarkan kalimat yang merendahkan kaum miskin di Indonesia.”
Prabowo benar-benar mengeluarkan kalimat yang merendahkan kaum miskin di Indonesia.”
Hasil Cek Fakta
Video yang diedarkan disunting menjadi lebih pendek sehingga tidak menyampaikan konteks yang utuh. Yang sedang dibicarakan Prabowo adalah tentang ulah kalangan elit, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
[BENAR] LIPI Tidak Mengeluarkan Hasil Survei Capres-Cawapres
Sumber:Tanggal publish: 26/03/2019
Hasil Cek Fakta
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebutkan bahwa lembaga tersebut sudah mengeluarkan survei elektabilitas Calon Presiden dan Wakil Presiden (Capres dan Cawapres) 2019. Kepala Pusat Penelitian Politik LIPI, Firman Noor, membantah keterlibatan peneliti LIPI dalam sebuah hasil survei. Firman mengatakan, lembaganya tidak pernah mengeluarkan hasil survei elektabilitas pasangan calon presiden-wakil presiden 2019.
“LIPI tidak pernah mengeluarkan hasil survei yang menyatakan elektabilitas Jokowi - Maruf 40,30 persen, Prabowo - Sandi 45, 45 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 14,25 persen,” kata Firman.
Firman menjelaskan, saat menjadi pembicara bersama peneliti LIPI, Aisah Putri Budiarti, survei yang menjadi rujukan adalah hasil survei Rumah Demokrasi yang disampaikan Ramdansyah, dalam acara diskusi bertajuk Migrasi Suara Pilpres 2019: Hasil Survei versus Realitas.
“LIPI tidak terlibat sama sekali di dalam proses dan penyampaian hasil survei tersebut,” ujarnya.
Menurut Firman, dirinya dan Aisah hadir selaku pembicara untuk mencermati secara umum peluang migrasi suara dalam Pemilu 2019, dengan melihat peluang migrasi dapat terjadi melalui perpindahan dari satu pasangan calon ke pasangan calon lain, atau dari swing voter ke salah satu pasangan calon.
Ia juga meminta semua pihak agar lebih cermat, berhati-hati, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan atau menyebarluaskan berita kepada publik agar tidak terjebak pada pemberitaan hoaks yang dapat merugikan kredibilitas sebuah lembaga, khususnya lembaga penelitian seperti LIPI.
“LIPI tidak pernah mengeluarkan hasil survei yang menyatakan elektabilitas Jokowi - Maruf 40,30 persen, Prabowo - Sandi 45, 45 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 14,25 persen,” kata Firman.
Firman menjelaskan, saat menjadi pembicara bersama peneliti LIPI, Aisah Putri Budiarti, survei yang menjadi rujukan adalah hasil survei Rumah Demokrasi yang disampaikan Ramdansyah, dalam acara diskusi bertajuk Migrasi Suara Pilpres 2019: Hasil Survei versus Realitas.
“LIPI tidak terlibat sama sekali di dalam proses dan penyampaian hasil survei tersebut,” ujarnya.
Menurut Firman, dirinya dan Aisah hadir selaku pembicara untuk mencermati secara umum peluang migrasi suara dalam Pemilu 2019, dengan melihat peluang migrasi dapat terjadi melalui perpindahan dari satu pasangan calon ke pasangan calon lain, atau dari swing voter ke salah satu pasangan calon.
Ia juga meminta semua pihak agar lebih cermat, berhati-hati, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan atau menyebarluaskan berita kepada publik agar tidak terjebak pada pemberitaan hoaks yang dapat merugikan kredibilitas sebuah lembaga, khususnya lembaga penelitian seperti LIPI.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/861613987504471/
- https://turnbackhoax.id/2019/03/26/benar-lipi-tidak-mengeluarkan-hasil-survei-capres-cawapres/
- https://nasional.tempo.co/read/1189207/lipi-tak-keluarkan-hasil-survei-yang-menyebut-prabowo-unggul
- https://kabar24.bisnis.com/read/20190326/15/904397/lipi-bantah-survei-elektabilitas-yang-menangkan-prabowo-sandi
- http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/7361/lipi_bantah_keluarkan_survei_soal_elektabilitas_paslon_di_pilpres_2019
Halaman: 7942/8574






