"Selamat tinggal sejarah islam kemegneg menghapus pendidikan agama"
“MASIH ADA PENDIDIKAN AGAMA DI SEKOLAH SAJA, BANYAK PELAJAR SEKOLAH TINGKAH LAKUNYA SUDAH MELAMPAUI BATAS,
APALAGI KALAU SAMPAI DI TIADAKAN, AKAN JADI APA ANAK ANAK KITA NANTI ???
**********SAVE
[DISINFORMASI] “Pendidikan Agama Akan Dihapus”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 01/09/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Disinformasi yang pernah beredar sebelumnya di tahun lalu. “Sangat tidak mungkin mata pelajaran agama dihapus, karena di UU dan konstitusi sudah jelas disebutkan kalau mata pelajaran agama adalah hal yang wajib.”,
Rujukan
[KLARIFIKASI] Foto Massa “Aksi 67”
Sumber: Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHHTanggal publish: 01/09/2018
Hasil Cek Fakta
Foto tersebut dimuat di Indopos: “Massa yang tergabung dalam Aksi 67 melakukan long march dari Masjid Istiqlal menuju gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/7).”, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
[BENAR] “Bappenas Bantah Tudingan Sandiaga Uno yang Sebut Pemerintah Mengintervensi Data BPS”
Sumber:Tanggal publish: 31/08/2018
Berita
Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga Uno menuding pemerintah telah mengontrol atau mengintervensi data yang dikeluarkan oleh BPS.
Hasil Cek Fakta
Menteri/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro membantah tudingan bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Uno yang menyatakan bahwa pemerintah melakukan intervensi atau menontrol data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistisk (BPS) terkait kemiskinan dan pengangguran. “Itu sama sekali tidak benar, mereka (BPS) punya undang-undang yang menunjukkan independensi mereka,” kata Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Jumat (31/8).
Rujukan
[KLARIFIKASI] "diteriakkan nama Prabowo"
Sumber: Post oleh akunTanggal publish: 31/08/2018
Berita
"Kok yang diteriakkan nama Prabowo??!!!
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan beberapa hal, misalnya respon dan gesture oleh orang-orang yang berada di lokasi (contohnya yang di tangkapan layar ke 3), tidak ada alasan untuk meragukan keaslian video dari post sumber. Mengenai narasi bernada provokatif yang digunakan oleh post sumber, kembali ke kita masing-masing apakah akan disikapi secara positif atau direspon dengan provokatif juga karena provokatif dibalas provokatif hanya akan menghabiskan waktu dan energi melakukan hal yang tidak ada manfaatnya. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
Halaman: 7946/8400






