[BENAR] “Panen Bawang Berlimpah Ciptakan Krisis di India”
Sumber:Tanggal publish: 11/02/2019
Hasil Cek Fakta
Peristiwa di tahun 2016, unjuk rasa oleh petani di kota Indore karena jatuhnya harga bawang. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
- https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/835726520093218/
- https://kbr.id/indonesia/07-2016/panen_bawang_berlimpah_ciptakan_krisis_di_india/82799.html
- https://twitter.com/InsideErick/status/1094882577091981312
- https://web.facebook.com/groups/prabowofornkri/search/?query=ari%20pratama%20futra%20sableng
- http://worldnow.in/indore-farmers-protest-against-govt-strew-onions-outside-collectorate-8268712/
[SALAH] Foto Gajah Menolong Anak Singa Dengan Belalainya.
Sumber: facebook.comTanggal publish: 11/02/2019
Berita
Beredar foto yang diklaim sebagai “Foto terbaik abad ini.”
Foto ini diberi narasi;
“Seekor singa melintasi sabana bersama anak nya. Krn panas terik , anaknya nyaris tdk bisa berjalan.
Seekor gajah ,melihat dan menolong dg belalainya membawa anak singa ke genangan air, sementara induknya berjalan mendampingi.
Pelajaran utk umat manusia yg suka menyebut diri berbudaya ( tidak liar)….
Belajarlah dari binatang liar..”
Singa dan Gajah
Foto ini diberi narasi;
“Seekor singa melintasi sabana bersama anak nya. Krn panas terik , anaknya nyaris tdk bisa berjalan.
Seekor gajah ,melihat dan menolong dg belalainya membawa anak singa ke genangan air, sementara induknya berjalan mendampingi.
Pelajaran utk umat manusia yg suka menyebut diri berbudaya ( tidak liar)….
Belajarlah dari binatang liar..”
Singa dan Gajah
Hasil Cek Fakta
Gambar gajah yang membawa anak singa dengan belalainya diciptakan oleh Taman Nasional Kruger dan dibagikan ke akun Twitter resmi organisasi Afrika Selatan, Kruger Sightings, dalam rangka April Mop pada tahun 2018. Posting asli disertai dengan kata-kata “Sloof Lirpa ” atau “April Fools” jika dibaca secara terbalik.
Rujukan
[SALAH] Pulau Batam Dianggap Sebagai Wilayah Luar Negeri.
Sumber: facebook.comTanggal publish: 11/02/2019
Berita
Akun Twitter @iyjgybg (twitter.com/iyjgybg ) dan akun Facebook dengan nama Saini Saini ( facebook.com/husaini.jungge ) memposting sebuah gambar yang menampilkan surat pemberitahuan dari PT Pos Indonesia ( Persero ), Kantor Pos Batam 29400 tentang perubahan alur proses pengiriman paket atau barang yang keluar dari Batam.
Dalam gambar yang akun tersebut unggah, ada kalimat yang digaris bawahi dengan warna merah yaitu; “Pulau Batam dianggap sebagai wilayah Luar Negeri”
Dalam gambar yang akun tersebut unggah, ada kalimat yang digaris bawahi dengan warna merah yaitu; “Pulau Batam dianggap sebagai wilayah Luar Negeri”
Hasil Cek Fakta
Penggiringan opini dengan menggaris bawahi tulisan ‘Pulau Batam dianggap sebagai wilayah Luar Negeri’. Padahal di surat pemberitahuan tersebut sebenarnya sudah tertulis “karena status Pulau Batam sebagai FTZ (free Trade Zone)” dan “Secara kepabeanan”.
Rujukan
[SALAH] Kaesang Kenakan Kaus Oblong Hitam Berlogo Palu Arit
Sumber: Media SosialTanggal publish: 11/02/2019
Berita
“Anak siapakah ini? bebas gunakan T Shirt dan logo palu arit, kira” bakal dipenjara gak ya?,” postingan di media sosial dengan foto Kaesang Pangarep mengenakan kaos oblong hitam berlogo palu arit.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran melalui mesin pencari, foto Kaesang dan Gibran yang tersebar di media sosial adalah foto yang sudah dirubah atau diedit. Foto aslinya terdapat pada berita detik.com berjudul “Saat Anak-anak Jokowi Ikut Heboh Nurhadi-Aldo” yang ditayangkan pada Kamis 10 Januari 2019. Di foto asli, kaos yang dikenakan Kaesang, tidak ada logo palu arit yang biasa diasosiasikan dengan komunis atau PKI di Indonesia.
Jauh sebelumnya, Kaesang juga pernah dituding sebagai anak PKI dan pemuda yang mengibarkan bendera berlogo palu arit, yang juga disebarkan di media sosial. Namun Kaesang menanggapinya santai dengan menanyakan keadilan tudingan anak PKI, mengingat hanya ditujukan kepada dirinya, tapi tidak kepada kedua kakaknya juga yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Ayu. Dan tudingan kepada Kaesang yang disebut memegang bendera berlogo palu arit, Kaesang mengklarifikasinya dengan mengatakan mending jualan pisang.
Jauh sebelumnya, Kaesang juga pernah dituding sebagai anak PKI dan pemuda yang mengibarkan bendera berlogo palu arit, yang juga disebarkan di media sosial. Namun Kaesang menanggapinya santai dengan menanyakan keadilan tudingan anak PKI, mengingat hanya ditujukan kepada dirinya, tapi tidak kepada kedua kakaknya juga yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Ayu. Dan tudingan kepada Kaesang yang disebut memegang bendera berlogo palu arit, Kaesang mengklarifikasinya dengan mengatakan mending jualan pisang.
Rujukan
Halaman: 7996/8587





