• [SALAH] Situs tamsh-news.com

    Sumber: tamsh-news.com
    Tanggal publish: 23/10/2018

    Berita

    Situs https://tamsh-news.com/ menulis artikel dengan judul JOKOWI PAKAI DANA HAJI Rp 37.66 T

    Hasil Cek Fakta

    Selain menggunakan bahan disinformasi yang sudah diklarifikasi di tahun lalu, situs tersebut menyembunyikan informasi pendaftar domain di belakang layanan “Domain Data Guard” dan informasi yang terdapat di “whois” bukan informasi kontak yang sebenarnya. Nomor telepon dan kode pos yang ditampilkan adalah nomor telepon penyedia layanan hosting “Rumah Web” dan kode pos Kantor Pos Yogyakarta.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini

  • [KLARIFIKASI] Klarifikasi BKN Terkait Adanya Informasi Mengenai Tidak Perlu Ujian Bagi Peserta CPNS yang Lulus Administrasi

    Sumber:
    Tanggal publish: 22/10/2018

    Hasil Cek Fakta

    Terkait adanya informasi tentang tak perlunya mengikuti ujian bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus seleksi administrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) memberikan klarifikasi. Dilansir dari detik.com dan lampungpro.com, Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Sebab, lanjut Ridwan, setiap pelamar CPNS harus mengikuti seleksi. “Tidak benar. Setiap pelamar harus mengikuti seleksi,” kata Ridwan.

    Rujukan

    • Mafindo
    • Cara reschedule tiket pesawat Garuda Indonesia
    • 2 media telah memverifikasi klaim ini

  • [BENAR] Pernyataan GP Ansor Terkait Banser NU Garut yang Membakar Bendera Tauhid Bertuliskan La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 22/10/2018

    Berita

    Beredar luas video pembakaran bendera tauhid “La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah” di media sosial yang dilakukan oleh belasan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Ansor, Nahdlatul Ulama (NU) Garut, pada peringatan Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober 2018.

    Hasil Cek Fakta

    Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pembakaran bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan upaya untuk menjaga kalimat tauhid.

    Rujukan

    • Mafindo
    • 1 media telah memverifikasi klaim ini